(Minghui.org) Festival pertukaran internasional Peace and Love Hiroshima ke 33 diadakan di taman pusat kota pada tanggal 28 Oktober 2018. Praktisi Falun Gong diundang untuk ambil bagian dalam acara tahun ini sebagai wakil dari budaya tradisional Tiongkok. Belasan kelompok lain yang mewakili budaya yang berbeda juga hadir, termasuk kelompok-kelompok dari Hungaria, India, Mongolia dan negara-negara lain.

Praktisi ambil bagian dalam Festival Peace and Love ke-33 di Hiroshima

Praktisi memperagakan lima perangkat latihan Falun Gong di atas panggung

Praktisi menampilkan tarian genderang pinggang Tiongkok

Foto 4-7: Orang-orang belajar tentang Falun Gong di stan informasi.

Anggota organisasi setempat membaca informasi tentang Falun Gong

Pasangan muda dari Mongolia Dalam di Tiongkok mundur dari Partai Komunis Tiongkok

Sepasang suami istri dari Indonesia mendengarkan pengenalan Falun Gong

Festival ini menampilkan pertunjukan panggung, berbagai pajangan dan hiburan langsung lainnya. Praktisi Falun Gong menampilkan genderang pinggang tradisional Tiongkok dan memperagakan gerakan latihan Falun Gong di atas panggung. Seorang guru dari Tiongkok yang mengunjungi kerabat mengatakan dia mengenal beberapa praktisi di Tiongkok dari tempat kerjanya. Mereka dipecat dari pekerjaannya dan gaji mereka dipotong hanya karena mereka berlatih Falun Gong. Dia menyatakan simpati kepada praktisi yang dianiaya di Tiongkok.

Praktisi Falun Gong memiliki stan yang memajang informasi, mengajari pengunjung cara melipat bunga lotus kertas dan menyajikan teh Tiongkok. Banyak penonton festival menyatakan minatnya untuk mempelajari Falun Gong. Sepasang suami-istri muda dari Mongolia Dalam di Tiongkok memutuskan untuk mundur dari Liga Pemuda Komunis setelah mengetahui tentang penganiayaan brutal terhadap praktisi Falun Gong di Tiongkok.