Falun Dafa Minghui.org www.minghui.org CETAK

Falun Dafa Menyebar Luas di Bagian Timur Tiongkok – Beberapa Kisah Kultivasi di Kota Jixi (1994-2022) (Bagian 4)

24 Juli 2023 |   Oleh koresponden Minghui di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok

(Minghui.org) (Lanjutan dari Bagian 3)

Tinjauan Penganiayaan di Kota Jixi

Selama 24 tahun penganiayaan, beberapa praktisi di Jixi menjadi cacat karena disiksa atau diambil organnya. Banyak barang-barang pribadi mereka disita dan beberapa dipaksa tinggal jauh dari rumah untuk menghindari penganiayaan lebih lanjut. Ada yang dipaksa cerai dan ada yang ditembak oleh polisi. Beberapa hilang dan tidak ada yang tahu keberadaan mereka.

Statistik Praktisi yang Ditahan dari 1999 hingga 2022

Kota Jixi: 98 orang

Bao Wanming, Chang Guangjun, Chen Lichun, Chen Weiquan, Cheng Peiming, Cheng Peiying, Cheng Wenting, Fang Qicai, Feng Guojun, Ge Lijuan, Gong Zhijun, Gu Shurong, Gu Aimin, Guo Meisong, Guo Renxiu, Huang Xinmei, Jiang Fengrong, Jiang Yabin, Li Baochen, Li Chengyi, Li Haiyan, Li Huiyue, Li Xiuqin, Li Yongsheng, Li Yuanlin, Li Yueqin, Li Zhenying, Li Xiang’e, Lian (first name unknown), Liang Shiqing, Liu Dan, Liu Yu, Liu Shulan, Liu Shuyun, Liu Xincheng, Liu Xuegang, Ma Cuizhi, Ma Guizhen, Ma Lichun, Mao Shufen, Men Xiumei, Pan Xihua, Qiu Xuezhi, Sui Guilan, Sun Dianbin, Sun Jinkui, Tang Hengfen, Tang Guirong, Teng Shuli, Wang Mi, Wang Qing, Wang Chuanyun, Wang Fengzhi, Wang Lansheng, Wang Lianqin, Wang Shugui, Wang Shuzhi, Wang Xinchun, Wang Yali, Wang Yumei, Wang Kejun, Wang Yuhua, Wang Fengxia, Wu Baoku, Xiang Bin, Xiang Hongfu, Xu Shujun, Xue Fuchun, Yang Lijun, Yang Hailing, Zhang Chuansheng, Zhang Zhili, Zhang Haitao, Zhang Huiling, Zhang Peizeng, Zhang Shili, Zhang Zuojun, Zhang Cuiqing, Zhang Yanjun, Zhao Bin, Zhao Baoshan, Zhao Chunyan, Zhao Guiqin, Zhao Shufeng, Zhao Shudan, Zhao Xikui, Zhao (nama marga tidak diketahui), Zheng Jinping, Zheng Shumei, Zhong Li, Zhou Keming, Fu Meilin, Huang Xiubin, Huang Yingjie, Tan Zhifang, Cui Zhaotao, He Meifang, dan Yu Shuqin.

Kabupaten Jidong: 52 orang

Cai Guirong, Guan Fengying, Guo Jishu, Guo Zhangyu, Huo Fengqi, Ji Hongbo, Jia (marga tidak), Xie Yunhuan, Kong Lingzhi, Kong Xiangping, Li Chongjun, Li Jinping, Li Shufen, Li Yulan, Li Yuzhen, Li (marga tidak diketahui), Liang Yugui, Lin Guihua, Liu Lixiang, Liu Qiliang, Liu Shuyun, Lu Zhengyi, Luo Wei, Meng Dehui, Meng Qingrong, Gong Zhijun, Mou Defu, Qu Dehong, Ren Shouzhi, Shi Xiaochun, Wang Zhi, Wang Aifang, Wang Lianqin, Wang Shuxian, Wang Wencheng, Wang Xiuzhen, Wang Xueshi, Wang Yulan, Xu Yunling, Yu Chunyou, Yu Chunzhen, Yu Guorong, Yu Jiuxian, Yuan Liqin, Zhang Minghui, Zhang Xiuying, Zhang Yuezeng, Zhang Yunlong, Zhang Zhijie, Zheng Shuemi, Yang Fenglian, dan Xu Yunling.

Kota Mishan: 58 orang

Ba Fenglian, Ba Lijiang, Chen Guoqing, Dai Jun, Fan Mingsheng, Gao Yunxiang, Gu Qiaoling, He Jiang, Ji Hongbo, Jiang Honglu, Jiang Yuhui, Jiang Yuying, Lei Chuanqing, Li Rongqin, Liu Hui, Liu Dequan, Liu Guihua, Liu Guixiang, Liu Hongmei, Liu Jinglu, Liu Qiliang, Liu Guihua, Liu Guiying, Luo Libin, Quan Hongli, Shao Ying, Shen Guizhen, Song Wentao, Sui Yuhua, Sun Lixiang, Sun Yishan, Sun Yushan, Wang Yan, Wang Yufeng, Wang Aifeng, Wei Xiaodong, Xin Lilian, Xing Defu, Xu Peiyan, Xue Yanrong, Yang Dianjun, Yang Xiaoguang, Yang Xiaolin, Yu Fengying, Yu Tianyong, Yu Yongzhen, Yu Xiuxiang, Zhang Jian, Zhang Chenghua, Zhang Chengyu, Zhang Chuanfu, Zhang Chuanxi, Zhang Xiuying, Zhang Yutang, Zhang Zuobin, Zhang Yulan, Zhao Bo, dan Zhong Guoquan.

Kota Hulin: 36 orang

Zeng Jianjiang, Dai Yajun, Feng Shujie, Gong Hongyan, Guan Yanfeng, Hou Jingtao, Hu Lanxiang, Li Minzhi, Li Rongqin, Liu Guixiang, Liu Hongmei, Liu Jiangli, Liu Qinju, Liu Xiangli, Luo Jingshan, Ma Cuizhi, Ma Guizhen, Mao Dexing, Mao Shufen, Ou Weizhi, Ouyang Huizhi, Tan Chunyi, Tan Shuyuan, Teng Jinggui, Wang Qiang, Wang Suying, Wang Zhongxin, Ye Zhenghui, Zhao Bixu, Zhou Xiuqiong, Zou Jixiu, Zou Yucai, Yu Xiaocheng, Xia Debao, Xu Tianxiang, dan putra Wang Suying.

Jumlah: 244 orang

Kasus Hukuman

Fang Qicai

Fang Qicai, 50 tahun, pergi ke rumah praktisi lain di Distrik Hengshan pada 7 Februari 2002. Ketika dia mengetuk pintu, dia curiga ada orang yang bersembunyi di dalam rumah dan segera lari menuruni tangga. Polisi menembaknya dari belakang dan membawanya ke Kantor Polisi Yongchanglu. Dia disiksa dan dipukuli.

Dia ditahan di pusat penahanan selama satu tahun delapan bulan, dan diadili tiga kali sebelum dijatuhi hukuman 15 tahun. Dia kemudian dipenjarakan di Penjara Mudanjiang.

Jiang Hong Lu

Jiang Honglu, 65 tahun, adalah mantan pekerja Bagian Taiping, Administrasi Jalan Kota Mishan. Dia keluar pada hari pertama Tahun Baru Imlek 2002, 12 Februari, untuk memasang materi Falun Gong dan ditemukan oleh petugas Meng Qingqi. Meng menembaknya di kaki kiri, dan mematahkan tulang di kaki bagian bawahnya.

Jiang Honglu

Ketika jatuh setelah ditembak, petugas Meng dan Du Yongshan berlari ke arahnya dan menendang kepalanya. Jiang pingsan. Akibat pemukulan yang ganas itu, dia mengalami luka sepanjang dua inci di kepalanya, wajahnya rusak, mata kirinya bengkak, dan matanya merah. Dia ditahan selama sembilan bulan dan kemudian dijatuhi hukuman 14 tahun. Ketika keluarganya menanyai pihak berwenang tentang Luka Jiang, mereka menjawab itu karena perintah dari atas.

Jiang Honglu

Cheng Peiming

Cheng Peiming, yang tinggal di Kota Jixi, dijatuhi hukuman delapan tahun pada 18 Februari 2002, oleh Pengadilan Jixi, dan ditahan di Penjara Kota Harbin. Dia dipindahkan ke Penjara Daqing pada 1 Juli 2004.

Dia melarikan diri dari Rumah Sakit Longnan pada 3 Maret 2006. Sangat ingin menangkap Cheng, pejabat Departemen Kepolisian Daqing mengeluarkan surat perintah pencarian di Baidu, sebuah situs Tiongkok, yang menyatakan bahwa siapa pun yang melihat Cheng bisa menembaknya.

Statistik Kasus Kematian

Foto beberapa praktisi di Kota Jixi yang dianiaya hingga meninggal

Sedikitnya 43 praktisi dianiaya hingga meninggal di wilayah Jixi.

Kota Jixi: 17 orang

Zhao Dong, Zhao Chunying, Zhao Guiqin, Zhao Chunyan, Yao Guoxiu, Jiang Rongzhen, Guo Meisong, Bai Lixia, Wang Lianqing, Wang Jiji, Wang Lizhang, Shi Guiying, Yang Yumin, Liu Sijuan, Sun Xiuzhi, Li Xiuqin, dan Yang Hailing.

Kabupaten Jidong: 6 orang

Liu Guihua, Liu Yanchen, Lin Baocai, Zhang Shiqing, Yang Fenglian, dan Xu Caitian.

Kota Mishan: 11 orang

Zhang Hong, Zhang Jian, Zhang Yulan, Zhang Chenghua, Zhong Guoquan, Yao Chengda, Liu Meizhang, Liu Guiying, Yu Tianyong, Wei Xiaodong, dan Dai Jun.

Kota Hulin: 9 orang

Ma Rongqing, Wang Zhongxin, Xia Debao, Liu Guixiang, Zhao Bixu, Gao Xizhen, Lin Shiying, Guo Haitang, dan Luo Jingshan.

Zhao Chunying

Zhao Chunying dari Distrik Hengshan, Kota Jixi, dianiaya hingga meninggal saat ditahan di pusat penahanan. Dia berusia 54 tahun.

Zhao Chunying

Zhao ditangkap pada 17 April 2003 oleh polisi dari Kantor Polisi Hengshanjie. Dia melakukan mogok makan untuk memprotes penahanannya dan dicekok paksa makan pada 7 Mei, pada 10 Mei, belasan polisi mengikat tubuh Zhao ke tandu dan membawanya pergi.

Dua jam kemudian, Suami Zhao diberitahu tentang kematiannya. Dia meminta otopsi untuk menentukan penyebab kematiannya dan menemukan bahwa tiga organ dalamnya telah diangkat. Setelah dua otopsi, hasilnya mengkonfirmasi bahwa empat tulang rusuk Zhao patah, memar ungu ditemukan di sekujur tubuhnya, dan ada luka berdarah di kepalanya.

Tuntutan Pidana Terhadap Jiang Zemin

Lebih dari 3.000 orang di Kota Jixi telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Jiang Zemin, mantan ketua Partai Komunis Tiongkok (PKT), karena melancarkan penganiayaan brutal terhadap Falun Gong. Diantaranya adalah kader, guru, buruh, petani, dan wiraswasta. Banyak orang baik hati juga telah menandatangani petisi untuk menunjukkan dukungan mereka.

Lebih dari 3.000 orang mengajukan tuntutan pidana terhadap Jiang Zemin.

Seorang pendukung berkata, “Jiang Zemin adalah orang yang sangat jahat. Dia harus dituntut.”

Orang lain yang dianiaya berkata, "Saya sudah lama ingin menuntut dia!"

Seorang petani berkata, “Orang-orang terlalu menderita di bawah Jiang Zemin. Dia seharusnya sudah dituntut sejak lama.”

Seorang usia lanjut, yang telah menandatangani namanya, memberi tahu putranya yang tinggal di kota lain tentang hal itu. Putranya memintanya untuk menuliskan namanya.

Kerabat praktisi Falun Gong juga berbagi pengalaman penganiayaan yang mereka alami.

“Saya baru berusia delapan tahun ketika penganiayaan dimulai”

Keluarga dan saya mendengar tentang Falun Gong pada Mei 1998. Setelah berlatih Falun Gong, saya tidak pernah masuk angin bahkan selama musim flu. Saya baru berusia delapan tahun ketika penganiayaan dimulai setahun kemudian. Keluarga saya dikirim ke kamp kerja paksa dan penjara berkali-kali. Ibu saya dikirim ke kamp kerja paksa. Saya merawat nenek di rumah tetapi polisi mengawasi dan menelepon sekolah saya. Saya terpaksa putus sekolah dan harus meninggalkan rumah untuk menghindari penganiayaan lebih lanjut.

Paman saya menderita penyakit ketika dia dalam perjalanan mengunjungi ayah di kamp kerja paksa. Dia meninggal tak lama setelah itu. Nenek juga meninggal pada tahun 2012. Meski usia masih muda, saya sudah mengalami banyak duka. Sulit mengungkapkan penderitaan keluarga kami.

Istri Meninggal di Penjara

Zhao Bixu dianiaya sampai mati di penjara setelah diberi obat yang tidak diketahui. Suaminya mengajukan tuntutan pidana, menuntut jawaban dari kejaksaan.

Wanita Mengajukan Tuntutan Pidana Setelah Kematian Suami

Xia Debao dibawa ke kamp kerja paksa selama satu tahun pada bulan Desember 2002. Ketika dia dibebaskan, dia menderita edema di sekujur tubuhnya dan bisul menutupi anggota tubuhnya. Kesehatan Xia terus memburuk selama beberapa tahun berikutnya, dan dia meninggal pada 23 Desember 2008. Istrinya mengajukan tuntutan pidana terhadap Jiang Zemin.

Ibu Mengajukan Tuntutan Pidana Setelah Kematian Putrinya

Setelah Yang Hailing dianiaya sampai meninggal, ibunya, Dou Yanfen, mengajukan tuntutan pidana terhadap Jiang Zemin, menuntut agar reputasinya dipulihkan dan hukuman 12 tahunnya dicabut. Dou juga meminta ganti rugi atas kematian putrinya.

Suami Mengajukan Tuntutan Pidana untuk Istri

Xue Chengyu dan istrinya mulai berlatih Falun Gong pada 1998. Dia tidak tahan dengan ancaman dan intimidasi dan berhenti berlatih setelah latihan tersebut dilarang pada 1999. Ketika pasangan itu ditangkap pada 2000, Xue disiksa dan diancam. Dia menderita penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Pejabat memeras lebih dari 2.000 yuan, dan mobil mereka senilai lebih dari 25.000 yuan, disita. Istrinya dihukum kerja paksa selama dua tahun, dan dia terpaksa meninggalkan rumah untuk bekerja di kota lain.

(Tamat)