(Minghui.org) Pada pagi hari, 10 Desember 2008, praktisi Falun Gong di Sydney berkumpul di lapangan Town Hill untuk menyingkap kekejaman genosida PKC terhadap praktisi Falun Gong. Pada malam hari, mereka mengadakan nyala lilin malam untuk mengenang rekan-rekan praktisi yang telah disiksa sampai mati oleh PKC.

Tempat kegiatan

Tempat kegiatan

Orang-orang menyaksikan foto-foto yang menyingkap penyiksaan PKC terhadap praktisi

Menandatangani petisi untuk mendukung Falun Gong

Menandatangani petisi

Di tempat kegiatan, praktisi memperkenalkan Falun Gong, menjelaskan mengapa PKC menganiaya Falun Gong di China, dan memberikan informasi detil tentang kekejaman penindasan tersebut, termasuk pengambilan organ praktisi Falun Gong secara hidup-hidup untuk mengeruk keuntungan.

Zeng Lin (wanita), koordinator kegiatan berkata, “Hari in adalah Hari HAM Sedunia. Praktisi Falun Gong berkumpul di sini untuk memberi tahu rakyat Australia tentang penindasan PKC yang masih berlangsung. PKC telah membunuh rakyat China sejak memegang kekuasaannya. Dibawah kontrolnya, orang-orang tidak mendapat kebebasan berkeyakinan. Sejak 1999, PKC telah menganiaya Falun Gong. Bahkan mengambil organ vital praktisi yang masih hidup demi mengeruk keuntungan. Ini bukan saja melanggar hak asasi manusia, tetapi juga merusak nilai dan hati nurani umat manusia. Kami ada di sini untuk memberi tahu fakta kebenaran kepada masyarakat dan menyerukan untuk membantu mengakhiri penindasan ini.”

Selama kegiatan, papan poster yang menyingkap penindasan PKC mendapat perhatian dari para pejalan kaki. Beberapa orang bahkan menandatangani petisi.

Saat melihat poster-poster tentang jenis penganiayaan yang digunakan oleh PKC, Arthur Nobinson, 50-an, bertanya kepada praktisi Nina, “Bagaimana hal ini bisa terjadi? Pada peradaban masyarakat hari ini, bagaimana bisa orang-orang dianiaya secara brutal karena berkeyakinan pada Sejati-Baik-Sabar?” Ia tidak bisa memahami karena di Australia adalah negara bebas berkeyakinan. Nina menjelaskan kepadanya bahwa rezim PKC adalah totaliter dan tidak membolehkan orang-orang memiliki keyakinan sendiri. Akhirnya Nobinson memahami dan menandatangani petisi untuk mengakhiri penindasan.

Gary, seorang ahli bahasa, 60-an, bisa berbicara bahasa Mandarin karena dia mengajar bahasa Inggris di sebuah sekolah di Nanjing selama enam tahun. Ia berkata bahwa setiap orang China harus mendukung Falun Gong karena prinsip Falun Gong adalah Sejati-Baik-Sabar. Ia menandatangani petisi.

Seorang mahasiswa terkejut setelah mengetahui kekejaman PKC dan tidak percaya hal semacam itu sedang terjadi sekarang. Ia berkata tidak pernah mendengar penindasan sekejam seperti itu. Ia bertanya bagaimana ia dapat membantu. Ia berkata akan memberi tahu teman-teman kuliahnya sehingga mereka dapat membantu menghentikan penindasan. Ia meminta sebuah buku Sembilan Komentar mengenai Partai Komunis dan beberapa brosur informasi untuk diberikan kepada teman-teman kuliahnya.

Dimalam hari, praktisi mengadakan nyala lilin untuk mengenang rekan-rekan praktisi yang disiksa sampai mati oleh PKC dan menyerukan untuk mengakhiri penindasan.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2008/12/11/191465.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2008/12/13/102969.html