Film Dokumenter “The Persecution of Falun Gong” Memenangkan Juara Pertama di Festival Film Orang Muda
Oleh Wang Ying


Isabelle Kitze meraih juara pertama dengan film dokumenternya “The Persecution of Falun Gong”

(Minghui.org) -- Film dokumenter “The Persecution of Falun Gong” Isabelle Kitze, seorang siswi berusia dua belas tahun memenangkan tempat pertama dalam kategori usia 10 sampai 13 tahun di Festival Film Lark Theater Youth yang ketiga di Larkspur, California pada tanggal 27 April 2008

Keseluruhan ada 20 film di antara peserta yang terpilih untuk ambil bagian dalam festival film. Film-film yang terpilih berdurasi kurang dari 15 menit dan diproduksi oleh anak-anak muda berusia antara 10 sampai 18 tahun. Film-film itu masuk ke dalam katagori musik, dokumenter, feature story dan lingkungan, dibagi menjadi dua kelompok umur dari 10 sampai 13 dan 14 sampai 18. Semua peserta dievaluasi oleh juri pada mutu teknis, topik dan isi yang menarik. Pemenangnya diumumkan dan dianugerahkan penghargaan selama festival berlangsung.

Juri pada festival film tahun ini mencakup penulis panggung pertunjukkan Daniel Handler, kritikus film Samantha Creath, produser film dan penulis James Hirsch, produser Film Jordan Livingston dan Alexandra Pelosi.

Isabelle Kitze meraih tempat pertama dengan sebuah film humor "Over Easy" dua tahun yang lalu. Sekarang, ketika dia mendengar orang-orang ditangkap dan disiksa bahkan dibunuh karena keteguhan mereka terhadap Falun Gong, dia ingin mengetahui lebih banyak tentang itu.

"Saya ingin membantu penonton untuk mengetahui apakah Falun Gong itu dan mengapa praktisi-praktisi Falun Gong tetap berlatih dengan keyakinan mereka meskipun mengalami penyiksaan," kata Isabelle Kitze.

Untuk membuat film ini, Isabelle mewawancarai tiga praktisi Falun Gong di Pecinan San Francisco. Ketika film itu di putar tanggal 27 April, orang-orang terkejut oleh penganiayaan yang berlangsung di China.

Film ini mendokumentasikan tiga praktisi Falun Gong yang disiksa oleh rezim Komunis China. Praktisi Falun Gong Chen Ruilan dipenjarakan tiga kali di China. Dia dipaksa berdiri dalam jangka waktu lama, berlutut dalam jangka waktu lama, tidur di lantai semen tanpa alas, dan kepalanya dibenturkan keras-keras ke sebuah tembok batu. Sipir membantingnya ke tanah sampai tubuhnya penuh dengan luka. Bahkan setelah dia dibebaskan polisi masih mengganggu dan mengawasinyanya.

Praktisi lain bernama Ms. Chen berbicara tentang pengalamannya di China. Beberapa tahun yang lalu, Ms. Chen kembali ke China. Ketika dia berjumpa dengan dua praktisi Falun Gong lokal, polisi China menahannya. Polisi mengatakan kepadanya bahwa pertemuan tiga orang bersama-sama tidak sah. Karena dia warganegara Amerika dengan sebuah paspor Amerika, dia dibebaskan setelah satu minggu. Polisi mengancamnya untuk tidak mengatakan kepada siapapun. Ms. Chen berkata Rezim komunis China masih sedang menganiaya Falun Gong, meskipun membuat sebuah janji palsu untuk memperbaiki hak azasi manusia untuk memenangkan hak menjadi tuan rumah, Olimpiade 2008. Ms. Chen berkata, ini menunjukkan bahwa satupun kata-kata dari penguasa komunis tidak pernah dapat dipercaya .

Shen Shuming dan suaminya dianiaya di China dan kemudian ditolong ke Amerika. Ms. Shen berkata, mereka dianiaya karena berlatih Falun Gong. Sejak tahun 1999 ketika Falun Gong secara tidak syah dilarang, telepon mereka disadap. Polisi local sering kali menerobos rumah mereka dan mengganggu mereka. Selama musim dingin yang sangat dingin, polisi memecahkan jendela mereka dan mengepung rumah selama tujuh hari. Hak-Hak dan kebebasan mereka yang mendasar benar-benar telah dilanggar.

Ms. Shen berkata, bahkan setelah mereka melarikan diri ke Thailand, Rezim Komunis China tetap menganiaya mereka dengan membuntuti, mengambil foto secara rahasia bahkan merekrut penjahat untuk menerobos apartemen untuk mengancam mereka.

Film dokumenter ini akan ambil bagian dalam festival film yang lain di Amerika Serikat.

Chinese version: http://minghui.ca/mh/articles/2008/4/30/177560.html
English version: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2008/5/4/97020.html