Nama: Dong Shaotai (董绍太)
Jenis Kelamin: Pria
Umur: Tidak diketahui, Usia lanjut
Alamat: Tidak diketahui
Pekerjaan: Pensiuan the Pipeline Coatings Company di bawah Sichuan Petroleum and Natural Gas Ltd., Inc.
Tanggal Terakhir Ditangkap: 20 September 2009
Tempat Terakhir Ditahan: Pusat Penahanan Wilayah Shuangliu (双流县看守所)
Kota: Chongqing
Provinsi: Sichuan
Jenis Penganiayaan: Kerja Paksa, Penggeledahan Rumah, Penahanan
Penganiaya Utama: Wang Fenghua (万凤华), Kantor 610 Kota Jiangjin; Li Hongxia (李红霞) dan Direktur Yang (杨所长), Kator Polisi Kota Degan; Ren Jie (任杰), Zhu Yuanzheng (朱远正), Wu Shenghe (吴胜和) dan Chen Zhuang (陈壮) dari the Pipeline Coatings Company; Zhang Hao (张皓) dan Li Zhongquan (李忠全), Kantor 610 Wilayah Shuangliu; Zhang Bin (张兵) dan Wang Xin (王鑫), Kantor Polisi Kota Wan'an

(Minghui.org) (Koresponden dari Chongqin) Tn. Dong Shaotai mulai berlatih Falun Gong di bulan Agustus 1996. Berhenti merokok dan minum-minum dalam waktu satu minggu. Pembekuan darah otak dan penyakit jantungnya sembuh dengan cepat. Tn. Dong mengikuti ajaran Falun Gong dan hidup sesuai dengan prinsip Sejati-Baik-Sabar. Hasilnya, sifat jelek menghilang dan lingkungan keluarga menjadi harmonis.

Setelah penganiayaan Falun Gong dimulai bulan Juli 1999, Tn. Dong bersama banyak praktisi lain pergi ke Kantor Pengajuan Surat dan Permohonan pemerintah Kotamadya Chongqing untuk mengajukan permohonan bagi Falun Gong. Akan tetapi, mereka dipukuli oleh polisi dan dilempar ke atas truk. Polisi membawa mereka ke daerah terpencil dan meninggalkan mereka di sana tanpa kendaraan. Tn. Dong dan teman-teman praktisinya kembali ke kota dengan berjalan kaki berjam-jam di tengah malam. Mereka terus mengajukan permohonan bagi Falun Gong.

Akhir February 2000, Tn. Dong pergi ke Beijing untuk memohon bagi Falun Gong. Dia dikawal pulang oleh petugas pemerintah Degan dan petugas keamanan dari tempat kerjanya di bulan maret 2000. Penguasa menggeledah rumahnya tetapi tidak menemukan apa yang mereka cari. Kemudian Tn. Dong dibawa ke Kantor Polisi Dongmen di Kota Jiangjin, dan ditahan satu malam. Keesokan hari, dia dibawa ke Pusat Pencucian Otak Beigumen di Kota Jiangjin, dan ditahan hingga Mei 2000. Selama bulan maret hingga juli 2000 uang pensiunnya ditahan. Setelah pulang, dia ditempatkan di bawah pengawasan tempat kerjanya.

Di bulan November 2001, Tn. Dong menulis surat kepada sekertaris komite PKC di tempat kerjanya yang berisikan pernyataan bahwa dia tidak akan berhenti berlatih Falun Gong. Sekertaris partai melapor ke Kantor Polisi Degan. Dia, bersama Yang, direktur kantor polisi, petugas Li Hongxia dan Pan menggeledah rumah Tn. Dong. Tanpa dokumen legal, mereka menyita buku-buku dan materi Falun Gong Tn. Dong serta membawa Tn. Dong ke Pusat Pencucian Otak di Kota Jiangjin. Akhir bulan Desember 2001, keluarga Tn. Dong diberitahu bahwa ia dihukum 2 tahun kerja paksa dan ditahan di Kamp Kerja Paksa Xishanping di Kota Chongqing. Ketika keluarganya diberi tahu untuk mengirimkan selimut ke kamp kerja paksa, petugas keamanan tempat kerja Tn. Dong membawa orang dan mengeledah kembali rumahnya, tanpa menemukan apapun.

Di bulan September 2002, tekanan darah Tn. Dong meningkat hingga 230 mm Hg akibat penyiksaan. Kamp kerja paksa takut akan akibatnya, memberitahukan keluarganya untuk membawanya pulang dengan pembebasan bersyarat demi perawatan medis. Akan tetapi uang pensiun dan asuransi kesehatannya ditangguhkan hingga tahun 2005

Tahun 2005, Mr. Dong dipaksa meninggalkan rumah dan berpindah-pindah tempat di antara teman dan familinya menghindari gangguan yang terus-menerus dilakukan oleh Kantor Polisi Degan.

Pada 20 September 2009, seseorang menjebak Mr. Dong. Dia ditahan oleh Kantor Polisi Kota Wan’an, Wilayah Shuangliu, rumahnya digeledah. Menurut polisi, mereka menemukan beberapa ratus DVD berkaitan dengan Falun Gong, buku-buku dan materi Falun Gong.

Tn. Dong ditahan di Pusat Penahanan Wilayah Shuangliu tanpa hak kunjungan. Menurut narasumber, keluarganya juga dalam pengawasan ketat.

Chinese: http://minghui.ca/mh/articles/2009/10/10/210109.html
English: http://www.clearwisdom.net/html/articles/2009/10/19/111709.html