Bahkan sebelum suami mulai berkultivasi, dia adalah orang yang ulet bekerja, cakap dalam tugas serta baik hati. Akan tetapi dia lekas marah. Dia hanya tahu mendidik anak-anaknya dengan cara keras. Hobi berat suami saya adalah bermain mahyong. Dia bisa bermain semalam suntuk bersama teman-temannya. Sambil bermain dia mampu menghabiskan lebih dari tiga bungkus rokok. Ketika pulang ke rumah di pagi hari,  air mukanya sering terlihat biru dan ungu. Oleh karena itulah, hampir setiap hari saya bertengkar dengannya. Untuk menghentikan kebiasaan buruknya, saya bahkan meminta kerabat kami agar menasehatinya, namun tidak ada hasilnya.

(Minghui.org) Berkenaan dengan perjalanan kultivasi saya selama 14 tahun terakhir, akan memerlukan waktu berhari-hari untuk menceritakannya kembali. Andaikata saya mempunyai kemampuan menulis, tentu saya akan menulis sebuah buku. Saya telah membantu  belasan orang memulai latihan Falun Gong dan mereka pun telah berkultivasi sejak saat itu. Berikut saya ingin menyampaikan dua kisah untuk menunjukkan keagungan yang Dafa berikan kepada manusia.

Kisah suami saya

Ada delapan orang di keluarga saya, lima diantaranya telah berlatih Falun Gong. Kami saling mempedulikan serta hidup rukun bersama. Semua orang hidup sehat.  Cucu-cucu saya pun cerdas, menyenangkan dan memikat hati. Saya orang yang pertama kali mendapat Fa di keluarga, dan dua tahun kemudian suami menyusul.



Pada bulan Agustus 1994, saya merasa cukup beruntung bertemu dengan Falun Gong. Ketika pertama kali saya menemukan tempat latihan praktisi Falun Gong, saya berkata,   “Akhirnya, saya menemukannya (Falun Gong)!” Telah menemukan harta yang tidak ternilai di dalam hidup saya, saya sepenuhnya melupakan tentang kegemaran bermain Mahjong suami saya. Dia tetap saja bermain dan saya pergi  berlatih pada pagi dan malam hari bersama praktisi-praktisi lainnya. Setelah jangka waktu tertentu, suami berkata, “Saya memenangkan sejumlah uang hari ini (bermain mahyong). Setiap bulan gaji saya serahkan padamu dan saya tidak pernah minta uang darimu.” Dengan santai saya menjawab, “Saya tidak peduli seberapa banyak uang yang telah kamu menangkan. Jika kesehatanmu memburuk, bisakah kamu membeli kesehatan dengan uang itu?” Beberapa hari kemudian dia kembali lagi memberi tahu saya bahwa dia telah memenangkan sejumlah uang. Saya berkata kepadanya, “Sejak sekarang tolong jangan beri tahu saya lagi berapa banyak kamu menang, saya lebih suka kamu beri tahu berapa banyak kamu telah menghabiskan uang. Saya akan berkata, jika kamu menang lagi di kemudian hari, kembalikan semua uang itu kepada teman-temanmu. Jika kamu kalah, jangan sedih.”

Saya telah menyadari mendapatkan uang dengan bermain Mahyong akan berakibat kehilangan De (kebajikan, sejenis materi), sehingga dalam hati saya berharap agar suami saya kalah dalam permainan itu. Yang mengejutkan, sejak saat itu suami saya hampir selalu kalah setiap kali dia bermain. Dia menceritakan kekalahannya kepada saya pada saat itu juga atau pada kesempatan lainnya. Kenyataannya, kami perlu menyisihkan uang untuk pernikahan kedua putra kami. Tetapi saya selalu menghibur suami ketika dia kalah. Dia pun segera berubah, tidak lagi pergi keluar setiap malam untuk bermain mahyong. Dia hanya sekali-kali saja pergi setelah beberapa hari.

Pada 1996 ketika dia tinggal di rumah, dia melihat salinan buku Zhuan Falun yang saya taruh di atas meja. Dia mengambil buku itu dan mulai membacanya. Dia sangat tersentuh dengan apa yang dibacanya. Pada hari kedua dia mengikuti saya ke tempat latihan. Dia memberi tahu teman-temannya agar tidak mengajak dirinya bermain mahyong lagi. Sejak saat itu dia benar-benar pergi berlatih perangkat gerakan setiap hari. Seminggu kemudian dia berhenti merokok. Rekan-rekan kerjanya tidak percaya bahwa dia benar-benar berhenti merokok dan mereka pun mencoba merayunya dengan rokok terbaik. Dia memberi tahu mereka bahwa  merokok rasanya sudah tidak enak lagi. Keajaiban Dafa sungguh-sungguh terwujud pada suami saya. Dia mampu berhenti bermain mahyong seketika itu juga dan berhenti merokok satu minggu setelah berkultivasi. Sekarang 12 tahun telah berlalu, orang dapat membayangkan betapa banyak lagi perubahan yang dialami oleh suami saya.

Cerita mantan teman kelas saya

Saya mempunyai teman sekelas yang  memperoleh Fa pada 2004. Sebelum berlatih Falun Gong, dia harus menjalani operasi besar untuk mengangkat payudara dan rahimnya. Sayang sekali, setelah pembedahan dia mendapat tekanan darah tinggi dan masalah dengan lambungnya. Dia tidak dapat makan dan menjadi sangat kurus. Dia mencoba berbagai terapi namun tidak menolong. Suaminya menderita penyakit jantung dan harus membawa obat-obatan  sepanjang waktu. Bahkan hanya berjalan-jalan dekat rumah pun, harus ada orang yang mengawasi suaminya. Menantu perempuannya berupaya mencarikan pembantu sehingga ada orang yang akan merawat mereka berdua.

Dalam kondisi yang demikian dia teringat dengan apa yang saya telah beritahu sebelumnya dan datang menemui saya untuk belajar Falun Gong. Saya memberi tahu dia untuk membaca buku Zhuan Falun setiap hari dan mengikuti buku tersebut menjadi orang baik. Setelah beberapa waktu dia datang lagi, menanyakan, “Bagaimana saya bisa menjadi orang baik? Ketika anda mulai berkultivasi, anda punya banyak teman untuk berbagi pengalaman bersama. Saya tidak mempunyai lingkungan yang demikian sekarang, dan saya tidak yakin apakah saya dapat mengerjakan segala sesuatu dengan benar?” kemudian saya menceritakan padanya sejumlah kisah yang saya ketahui tentang peningkatan xinxing (kualitas moral) dan bagaimana menjadi orang baik. Setelah itu, saya sekali-kali menemuinya untuk berbagi pengalaman. Dia segera menjadi kembali sehat dan tampak jauh lebih muda. Dia dapat menjaga cucu perempuannya yang baru lahir. Dia juga mampu membereskan pekerjaan rumah tangganya. Dia sangat bahagia atas perubahan pada dirinya. Kemudian dia datang membawa hadiah sebagai ucapan terima kasihnya kepada saya. Saya berkata, “Tidak perlu datang memberi saya hadiah. Ini karena anda mempunyai takdir pertemuan dengan Dafa, dan Guru telah membantumu. Guru meminta kita membantu orang-orang tanpa syarat. Kita berkultivasi Sejati-Baik-Sabar, dengan demikian kita harus berbelas kasih.”

Tahun pertama kultivasinya berlangsung sangat cepat. Akan tetapi pada awal tahun kedua, tekanan darahnya tiba-tiba kambuh. Dia menjadi ketakutan dan pergi ke rumah sakit melakukan pemeriksaan. Pada saat yang sama, dia meminta putri pertamanya mengembalikan buku Dafa kepada saya. Dia meminta saya menyimpan buku tersebut untuk sementara waktu. Saya dalam hati berpikir bahwa buku itu akan diambilnya segera. Tiga hari kemudian dia menelepon dari rumah sakit, dia berkata, “Mengapa tekanan darah saya tidak mau turun?” Saya meminta dia untuk memikirkannya sendiri. Dia berkata bahwa dia mungkin harus keluar dari rumah sakit. Kemudian dia berkata dengan terkejut, “Tekanan darah saya turun seketika saya keluar dari rumah sakit.” Dia segera mengambil bukunya.

Pada bulan Mei 2005, saya mendirikan pusat pembuatan materi klarifikasi di rumah saya dengan bantuan rekan-rekan praktisi. Saya sering memberikan dia materi bacaan yang berlainan, termasuk artikel-artikel berbagi pengalaman yang ditulis oleh para praktisi. Dia mulai meningkatkan xinxing dalam kultivasinya. Kemudian dia menceritakan hal-hal yang dialami berikut ini.

Belum lama ini, putranya pergi ke luar kota bersama wanita simpanannya, dan meninggalkan istrinya di rumah bersama dirinya. Putranya meminta cerai dengan istrinya. Istrinya sangat marah dan sering mengamuk di sekitar rumah. Namun dia tidak pernah terpancing kemarahannya tetapi sebaliknya, dia bahkan memperlakukan menantunya ini dengan lebih berbelas kasih. Pada saat bersamaan, dia terus mengirim sms ke putra dan kekasih barunya itu. Setelah sejumlah sms, putranya meninggalkan kekasihnya dan pulang ke rumah untuk rujuk kembali dengan istrinya.

Dia menyebarkan Dafa kepada rekan-rekan sekerjanya, dan beberapa di antara mereka telah mulai berkultivasi. Dia juga membujuk suaminya untuk keluar dari PKC. Setelah mengundurkan diri, kondisi jantung suaminya membaik dengan pesat dan dia dapat mengurus dirinya sendiri. Sekarang keluarganya hidup bahagia.

Dia memberi tahu saya bahwa dia sekarang telah benar-benar memasuki pintu kultivasi.

Cerita di atas adalah kisah sesungguhnya, yang benar-benar merupakan perwujudan Dafa pada tingkat paling rendah dari alam semesta. Saya tidak dapat sepenuhnya menjelaskan apa yang dimaksud “Falun Dafa baik.” Tetapi saya dapat yakinkan anda bahwa kultivasi hati  akan memberikan berkah keberuntungan.

Chinese: http://www.minghui.ca/mh/articles/2009/4/23/199485.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2009/5/5/107077.html