(Minghui.org) NTD Tv menyelenggarakan Kompetisi Internasional Tarian Klasik China yang ke 5 dari tanggal 25 Oktober hingga 27 Oktober di BMCC Pusat Performing Arts Tribeca di New York City.

Pemenang di acara penyerahan hadiah Kompetisi Internasional Tarian Klasik China

Pemenang Emas kategori pria dewasa Rocky Liao mempersembahkan “Meditasi di Medan Perang Kuno Chibi (Red Cliff)”


Pemenang emas kategori pria dewasa Tony Xue mempersembahkan “Pelancong Bahagia”


Pemenang emas kategori wanita dewasa Angelia Wang mempersembahkan “Mu Guiying Menerima Perintah”


Pemenang emas kategori wanita dewasa Chelsea Cai mempersembahkan “Wen Ji Gui Han (Selir Wenji Kembali ke Dinasti Han)”


Melody Qin, pemenang emas kategori wanita dewasa mempersembahkan “Si cantik Dekat Perairan Musim Gugur”


Pemenang emas kategori wanita remaja Hsiao-Hung Lin mempersembahkan “Diseberang Perairan”


Pemenang emas kategori pria remaja Hou Jon Chen mempersembahkan “Menikmati Minuman Seorang Diri Di Bawah Sinar Rembulan”

Kompetisi ini diikuti oleh 69 kontestan dari seluruh dunia, antara lain Perancis, Jerman, Jepang, Taiwan, Australia, Kanada, New Zealand, dan berbagai negara bagian di Amerika Serikat. Untuk pertama kalinya lima kontestan dipilih dari kompetisi pendahuluan tingkat Asia yang diadakan di Hong Kong.

Kompetisi ditutup pada malam 27 Oktober dengan jumlah piala lebih banyak dari yang diperkirakan. Upacara penyerahan hadian di adakan di Teater Negara Bagian New Jersey pukul 22:30. Juri menyerahkan hadiah dengan total 31 medali yang terbagi empat kategori yaitu, wanita remaja, pria remaja, wanita dewasa, dan pria dewasa.

Daftar ke 31 pemenang:

Pemenang Emas Kategori Wanita Remaja: Hsiao-Hung Lin
Pemenang Emas Kategori Pria Remaja: Hou Jon Chen

Pemenang Emas Kategori Wanita Dewasa: Melody Qin, Angelia Wang, Chelsea Cai
Pemenang Emas Kategori Pria Dewasa: Rocky Liao, Tony Xue

Pemenang Perak Kategori Wanita Remaja: Alison Chen, Kai Di Wu
Pemenang Perak Kategori Pria Remaja: Chun Cheng Chen, Kenji Kobyasliu

Pemenang Perak Kategori Wanita Dewasa: Miranda Zhou-Gelati, Chia-Ling Chen, Tao-Yung Cheng
Pemenang Perak Kategori Pria Dewasa: William Li, Yong Xin Cao, Zan Sun

Pemenang Perunggu Kategori Wanita Remaja: Junzhu Wang, Sichu Lin, Caroline Sercombe, Yiran Wang, Diana Teng
Pemenang Perunggu Kategori Pria Remaja: Albert Yang, Danny Li, Jingzhou Huang

Pemenang Perunggu Kategori Wanita Dewasa: Madeline Lobjois, Tai Wei Wang, Kexin Li
Pemenang Perunggu Kategori Pria Dewasa: Yuan Ming, Qian Lao, Alvin Song

Pemenang Hadiah Hiburan:

Kategori Wanita Remaja: Guiyu Lin, Xizhi Zhou

Kategori Pria Remaja: Yingqing Li, Bokuan Du, Wuchuan Zhong, Sam Pu

Kategori Wanita Dewasa: Nancy Wang, Qianyu Ren

Kategori Pria Dewasa: Mingye Liu, Rick Li

Juri: Mengintepretasikan Tarian Klasik China Otentik dengan Teknik Bertingkat Kesulitan Tinggi

“Para kontestan mempunyai standar yang sangat tinggi. Sangat sulit menentukan pemenangnya,” kata salah seorang juri, Vina Lee, di konferensi press seusai upacara penyerahan hadiah, “Disaat tingkat teknik yang dimiliki para kontestan seimbang, kami harus melihat kekuatan ekspresi artistik mereka dan menilai tingkat mereka dari cara mereka menggambarkan kebudayaan tradisioanl China dan melihat siapa yang paling dapat mewujudkan arti mendalamnya. Hal ini tidak dapat dicapai hanya dalam waktu satu atau dua hari. Ini menunjukan efek yang sudah tepupuk sedikit demi sedikit.”

Vina Lee mengatakan bahwa, walaupun para kontestan ini besar di luar negeri, mereka telah mewarisi saripati tarian klasik China. “Tarian mereka mencerminkan sifat alami manusia. Beberapa gerakan yang tampaknya sederhana mencerminkan pelatihan moral dan kualitas yang mereka miliki,” katanya.

Juri Chen Yongjia mengomentari perbedaan tema yang dipilih oleh para kontestan untuk tiga menit gerakan wajib tarian mereka dan betapa sulitnya memerankan tokoh sejarah, seperti Mulan, atau suasana hati tertentu, seperti bangkitnya msuim semi. “Untuk memerankan sebuah karakter, latar belakang sejarah dan kepribadian karakter tersebut harus diperankan dengan benar oleh si penari; untuk menggambarkan suasana hati, [si penari] harus bisa membuat penonton memahami sauasana hati yang bagaimana yang sedang digambarkan dan tarian ini harus benar sesuai dengan judulnya,” katanya. “Seorang penari yang dewasa dapat dengan tepat memerankan setiap karakter atau menggambarkan setiap suasana hati.”

Kontestan: Mempertunjukan Kemampuan Teknik yang Otentik dan Arti yang Mendalam dari Tarian Klasik China

Rocky Liao, pemenang emas kategori pria dewasa, memerankan penyair terkenal Su Shi (1037-1101) dari Dinasti Song Utara ketika si mengunjungi red cliffs, medan perang di jaman Tiga Negara sekitar 2.000 tahun yang lalu.

“Mata adalah bagian penting dari pemeranan ini karena ia seorang penyair yang sedang mencoba menggambarkan perang tersebut: Matanya harus memperlihatkan bahwa ia sedang berpikir. Gerakannya bersemangat dan penuh energy. Ada ayunan yang besar untuk memperlihatkan semangat seorang pejuang di medan perang. Adegan dibuat agar terlihat lembut dan indah, begitulah apa yang digambarkan dalam puisi,” kata Liao, yang melakukan penelitian mendalam sebelum menciptakan gerakan wajibnya.

Kaidi Wu, yang menyabet perak untuk kategori wanita remaja, memerankan bidadari yang sedang menari dengan sehelai selendang sutera. Ia melemparkan selendang tinggi-tinggi beberapa kali dan menariknya kembali sambil melakukan lompatan dan bersalto. Semua gerakannya tersambung dengan halus dan sempurna.

Memperhatikan Pelatihan Moral dalam Kehidupan Sehari-hari dan Menyebarkan Kebudayaan Tradisional

Angelia Wang, pemenang emas di kategori wanita dewasa, memerankan Mu Guiying, tokoh terkemu dalam legenda Jenderal Keluarga Yang. Dengan penguasaan teknik artistik, Wang dengan penuh perasaan mengekspresikan transformasi mendalam dari keadaan emosi Mu Guiying, ketika mengetahui bahwa suaminya telah berkorban untuk memimpin pasukan melawan musuh di medan perang, memperlihatkan seorang wanita tabah yang berani, teguh dan setia.

Wang menemukan bahwa hal yang terpenting dalam menguasai tarian klasik China adalah memperhatikan pelatihan moral dalam kehidupan sehari-hari, belajar lima kebajikan orang-orang kuno, dan memahami kebudayaan tradisional dan sejarah.

Di samping itu, manfaat terbesar dari kompetisi ini, menurut Wang adalah bertambahnya pengalaman.

Ia mengatakan, “Setiap kali saya mengikuti kompetisi ini, kontestannya selalu berbeda, mereka semua mempunyai keahlian khususnya masing-masing, banyak hal yang dapat saya pelajari. Karena banyak area yang masih dapat saya tingkatkan, melalui bertahun-tahun kerja keras dan menambah pengalaman, saya ingin menyempurnakan tarian saya.”

Hsiao-Hung Lin, pemenang emas kategori wanita remaja, juga berbagi perasaannya, “Semua orang membawa semangat tarian China, namun setiap orang berbeda. Saya rasa yang terpenting adalah menemukan perasaan sendiri untuk diekspresikan, kamu membutuhkan sesuatu yang paling istimewa dari diri kamu sendiri-itu adalah sesuatu yang tidak dapat kamu peroleh melalui belajar.”

Tarian Klasik China

Tarian klasik China adalah salah satu sistem tarian yang paling kuno dan lengkap di dunia. Ini mencakup pelatihan yang sistematis dalam postur, gerakan dan teknik yang berbeda.

Ada dua konsep utama dalam tarian klasik China: bentuk dan bawaan. Bentuk mengacu pada koordinasi gerakan tari yang rumit, seperti keseimbangan yang baik antara arah pandangan mata, pose dari ujung jari, dan tubuh. Bawaan adalah ekspresi melalui gerakan tari yang berasal dari warisan budaya yang terbentuk dalam dinasti kuno.

Teknik-teknik berjungkir balik sering digunakan untuk mempertunjukkan komponen utama dari bentuk dan bawaan, tetapi mereka hanya dianggap sebagai tambahan untuk tarian klasik China.

Sayangnya, harta budaya ini nyaris musnah oleh komunis selama Revolusi Kebudayaan, ketika para penari hanya diijinkan untuk mengagungkan-agungkan tokoh-tokoh dan ideology komunis di atas panggung.

Dengan keberhasilan tur global Shen Yun Performing Arts berbasis di New York, banyak komunitas tari di seluruh dunia memiliki kesempatan menyaksikan kedalaman dan keindahan tarian klasik China dalam beberapa tahun terakhir ini.

Chinese version click here
English version click here