(Minghui.org) Pada 21 Maret 2012 pagi, banyak organisasi dan perkumpulan di Afrika Selatan menyelenggarakan beragam kegiatan untuk menarik perhatian khalayak akan  hak-hak asasi manusia. Praktisi Falun Gong memeragakan perangkat latihan di depan Gedung Balai Kota Durban sebagai pengenalan bagi para pejalan kaki yang lewat, dan menyingkap penganiayaan terhadap Falun Gong oleh Partai Komunis China (PKC) yang telah berlangsung selama lebih dari 12 tahun.

Tanggal 21 Maret adalah Hari Hak Asasi Manusia Afrika Selatan, untuk memeringati pembantaian massal di Sharpeville yang terjadi pada 21 Maret 1960. Pembantaian massal itu terjadi akibat protes terhadap rejim Apartheid di Afrika Selatan.

Beberapa spanduk dan poster mengungkap kekejaman rejim PKC dalam penganiayaan. Para praktisi membagi-bagikan brosur kepada yang lewat, sambil menjelaskan fakta penganiayaan. Banyak warga berhenti untuk melihat-lihat poster serta menanyakan tentang Falun Gong.

English: http://en.minghui.org/html/articles/2012/3/25/132381.html