(Minghui.org) Tiba-tiba suatu hari, saya mulai muntah darah dan dibawa ke rumah sakit. Peristiwa ini adalah tiga tahun yang lalu, pada bulan November 2011. Saya baru berusia 45 tahun saat itu. Dokter mendiagnosa saya dengan asites dan sirosis hati, dan mengatakan jika pendarahan tidak berhenti dalam beberapa hari, hanya ada sedikit harapan untuk kelangsungan hidup saya. Saya segera koma dan tetap seperti itu selama beberapa hari.

Adik saya menelepon kakak sulung kami untuk mendiskusikan situasi. Transplantasi hati akan memakan biaya besar – antara 300.000 sampai 400.000 yuan. Setiap orang dalam keluarga saya sangat miskin, dan bahkan jika kami mengumpulkan uang semua orang, tidak akan mencukupi. Kakak tertua saya tidak tahu harus berbuat apa, dan ia membahasnya dengan istrinya – kakak ipar saya.

Kakak ipar saya adalah seorang praktisi Falun Dafa. Di masa lalu dia telah bicara kepada saya tentang penganiayaan dan efek penyembuhan ajaib Falun Dafa. Tapi waktu itu saya sehat-sehat saja, jadi tidak banyak menaruh perhatian.

Dia mengatakan pada kakak bahwa dia percaya Dafa bisa menyelamatkan hidup saya. Dia memberitahukan kepada adik perempuan saya, yang hendak menjemput saya dari rumah sakit, untuk membawa saya ke rumah kakak ipar ini. Dia juga memintanya untuk menyuruh mengucapkan “Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik.”

Saya tiba di rumah kakak ipar pada 1 Desember. Warna kulit wajah saya sangat kuning, saya sama sekali tidak menstruasi. Kakak ipar saya menemani saya ke rumah sakit lain untuk mengambil beberapa obat. Setelah melihat laporan sakit saya, dokter di sana segera meminta untuk menempatkan saya di rumah sakit, percaya bahwa saya masih belum keluar dari bahaya.

Kakak ipar dengan ramah mengatakan padanya, “Tolong berikan saja obatnya. Ini sudah hampir Tahun Baru Tionghoa, dan putrinya hendak menikah. Dia benar-benar tidak bisa tinggal di rumah sakit.” Dokter bertanya, “Bagaimana mungkin dia masih berpikir seperti itu? Dengan keadaannya sekarang, dia seharusnya hanya makan makanan cair dan tidak boleh melakukan pekerjaan apa pun. Bahkan jika dia hanya makan sayuran, batangnya mungkin bisa menyebabkan pendarahan, dan dia tidak akan bisa menghadapi pendarahan apa pun. “Dokter itu sangat serius. Kedua putri saya berada di sana, mereka ketakutan dengan kata-katanya.

Setelah meninggalkan rumah sakit, kakak ipar menghibur saya dan berkata, “Jangan khawatir terlalu banyak. Selama kamu percaya pada Guru dan Dafa, belajar Fa, melakukan latihan, dan meningkatkan Xinxing mengikuti prinsip Sejati-Baik-Sabar, kamu akan sembuh lebih cepat.” Putri saya setuju, “Bibi berjalan seolah-olah dia berlari, Ibu, jika kamu mengikuti bibi berlatih Falun Dafa, suatu hari kamu akan seperti itu juga.”

Malam itu saya mulai berlatih Falun Dafa dengan kakak ipar.

Di bulan berikutnya, saya membaca satu ceramah Zhuan Falun hampir setiap hari. Saya juga membaca buku ceramah-ceramah awal Guru. Saya melakukan latihan Falun Dafa dan bersikeras melakukan meditasi selama satu jam dalam posisi lotus tunggal. Saya mencoba untuk meningkatkan Xinxing dan secara bertahap menyingkirkan banyak kebiasaan buruk. Saya bisa melihat hal-hal dengan pikiran jauh lebih ringan.

Hanya dalam bulan pertama, warna kulit di wajah saya kembali normal. Setelah hampir satu tahun, saya kembali ke kampung halaman saya untuk merayakan ulang tahun ayah. Saya sanggup naik sampai ke lantai lima sambil menggendong cucu laki-laki. Minggu itu saya tidak makan obat apa pun karena saya tidak membawanya, dan saya sepenuhnya sehat-sehat saja. Saya sangat senang dan lebih percaya lagi pada kekuatan Falun Dafa.

Sejak saat itu saya sepenuhnya berhenti minum obat. Saya menjadi lebih dan lebih energik. Sama seperti harapan putri saya sebelumnya, sekarang saya berjalan seolah-olah saya sedang berlari. Suatu kali saya pergi ke rumah kakak ipar sambil menggendong cucu di punggung dan menenteng sebuah tas besar berisi baju. Saya tidak merasa lelah dan seperti orang normal biasa saja.

Ketika saya pertama kali keluar dari rumah sakit, kakak tertua saya sangat khawatir. Tapi kemudian ia melihat bahwa saya secara bertahap menjadi lebih baik dan lebih baik, dan dia sangat senang. Di masa lalu, ia tidak benar-benar percaya pada kekuatan Dafa karena, meskipun setelah berlatih Dafa kakak ipar saya sangat sehat, dia tidak pernah memiliki penyakit besar. Tapi sekarang setelah melihat saya, dia benar-benar percaya. Dia bahkan meminta kakak ipar saya untuk berbicara dengan rekan-rekan kerja lamanya tentang pengalaman saya. Juga, ia melihat bagaimana kakak ipar saya memperlakukan saya, dan dia tahu bahwa dia tidak akan memperlakukan saya seperti itu jika dia adalah seorang biasa. Oleh karena itu, ia kini benar-benar percaya bahwa Falun Dafa adalah baik.

Hebatnya, saya merasa bahwa perubahan keyakinan terhadap Dafa juga telah menguntungkan dirinya.

Dulu dia mengidap hepatitis B. Tahun ketika semua ini terjadi, hasil pemeriksaan fisik tahunan menunjukkan ia hanya memiliki dua antibodi positif. Kakak ipar mengatakan, "Kamu menerima berkah karena sekarang kamu mengerti bahwa Dafa adalah baik." Tahun berikutnya, pemeriksaan itu menunjukkan bahwa ia hanya punya satu antibodi positif, dan tahun ketiga benar-benar hilang.

Dia menelepon adik laki-laki dan mengatakan padanya bahwa hepatitis B nya telah disembuhkan. Adik saya tidak percaya, bersikeras agar dia pergi ke rumah sakit melakukan pengecekan menyeluruh. Mereka pergi dan setelah melakukan pemeriksaan, dokter berkata, “Dulu kamu memiliki hepatitis B, tapi sekarang sudah hilang.”

Saya ingin mengatakan dari dasar hati yang paling dalam, “Falun Dafa baik!”

Chinese version click here

English version click here