(Minghui.org) Saya telah berkultivasi Falun Dafa (dikenal sebagai Falun Gong) selama lebih dari 20 tahun yang lalu. Saya ingin berbagi kisah perjalanan kultivasi saya dan mengucapkan rasa syukur pada Guru Li Hongzhi, pendiri Falun Dafa, atas belas kasihnya.

Memanfaatkan Waktu Berlatih

Saya beruntung bisa mempelajari Falun Dafa di luar Tiongkok dan menghentikan kebiasaan merokok dan minum-minuman setelah latihan Dafa. Guru memurnikan tubuh saya--Dafa memberikan saya energi dan kebijaksanaan, yang membuat saya mencapai prestasi tinggi dan menyelesaikan gelar Master dan Doktor dalam waktu empat tahun. Saya juga merilis dua monografi dan sejumlah tesis.

Saya belajar Fa dan latihan Gong setiap hari bersama praktisi lain. Kami membawa peralatan audio dan mengubah asrama menjadi tempat belajar Fa. Tidak ada kegiatan yang bisa menghentikan jadwal belajar Fa bersama setiap hari, bahkan saat ujian.

Setelah lulus, saya melanjutkan penelitian pasca sarjana dan terus tinggal di asrama mahasiswa internasional di kampus. Kami berlatih Gong bersama dan belajar Fa setiap hari. Kami juga pergi ke taman-taman untuk berlatih dan mengajar perangkat latihan. Setiap hari selalu saja ada praktisi baru yang berlatih.

Suatu hari ketika kami mengajar latihan Gong di sebuah toko buku, seorang pengunjung berkata, “Kalian tampak berbeda dengan yang lain. Anda memancarkan sinar yang sangat kuat dari tubuh anda.”

Suatu kali, seorang remaja wanita yang sedang belajar meditasi Falun Dafa di depan saya di taman berkata, “Anda memiliki sebuah Falun yang berputar di antara telapak anda.”

Terkadang, ada begitu banyak praktisi sehingga kami harus mengajar latihan Gong di atas panggung agar semua praktisi baru bisa melihat seluruh perangkat gerakan. Bahkan surat kabar setempat dan stasiun TV juga datang untuk mengetahui apa yang terjadi. Guru berkata,

“Dafa disebarkan secara luas, yang mendengar mencarinya, yang memperoleh merasa gembira, yang berkultivasi kian hari kian banyak, tidak terhitung jumlahnya.” (“Mengangkat Guru” dari Petunjuk Penting Gigih Maju)

Menjadi Seorang yang Baik

Guru mengajarkan bahwa semua praktisi seharusnya berperilaku baik dalam segala situasi. Dalam interaksi saya sehari-hari dengan orang-orang, saya mencoba untuk selalu mengikuti prinsip Dafa Sejati-Baik-Sabar.

Ketika Partai Komunis Tiongkok (PKT) mulai melancarkan penganiayaan Falun Dafa pada tanggal 20 Juli 1999, saya mengambil cuti dari pekerjaan untuk berpartisipasi pada kegiatan di luar Gedung Capitol Amerika, mengajukan petisi untuk mengakhiri penganiayaan.

Saya baru saja lulus saat itu, dan memulai pekerjaan paruh waktu di laboratorium atasan saya. Dua minggu setelah saya pergi, atasan memberi saya kenaikan gaji, dan saya menerima gelar pasca sarjana doktoral setelah kembali ke sekolah.

Saya memiliki banyak atasan, dan mereka semua tahu saya berlatih Falun Dafa. Mereka semua mendukung saya untuk mengambil cuti agar bisa menghadiri konferensi Fa, kegiatan Dafa, dan proyek Shen Yun.

Agar terus mendapatkan dukungan dari atasan, saya mulai menunjukkan sikap sebagai praktisi Falun Dafa. Beberapa atasan mengatakan bahwa saya berbeda dari kebanyakan orang Tionghoa umumnya. Suatu hari saat reuni sekolah, salah satu teman sekelas saya berkata di depan orang banyak, “Saya adalah orang pertama yang tidak setuju jika ada yang mengatakan sesuatu yang buruk tentang Falun Dafa. Orang ini adalah praktisi Falun Dafa, dan kalian semua tidak bisa dibandingkan dengannya.”

Saya telah ikut ambil bagian dalam banyak acara Dafa dan kegiatan Dafa selama bertahun-tahun, namun atasan saya tidak pernah khawatir terhadap kualitas pekerjaan saya. Prinsip Dafa mengajarkan saya untuk selalu mengutamakan orang lain terlebih dahulu. Saya selalu mempertimbangkan apakah pihak lain dapat menangani beban kerja sebelum menerima tugas, dan saya masih menyimpan pekerjaan yang berat untuk diri saya sendiri. Dafa telah memberikan saya kecerdasan yang luar biasa, yang terbukti melalui keefisienan dan inovatif pekerjaan saya. Saya sering terpilih sebagai pekerja teladan, pemberi kontribusi, dan inovator dari perusahaan.

Selama 20 tahun berkultivasi, saya menyadari bahwa meski kita hanya mampu memberi sedikit kontribusi, Guru akan memberikan berkah yang melimpah. Saya terus mendapatkan kenaikan gaji, beasiswa dan bonus, baik dari pekerjaan akademik maupun dari kinerja pekerjaan saya. Di samping itu, ini merupakan bentuk dorongan dari Guru, ini semua juga merupakan sumber Dafa yang digunakan untuk pekerjaan klarifikasi fakta.

Berkah dari Berkultivasi Dafa

Falun Dafa tidak hanya memurnikan jiwa dan tubuh seseorang, namun juga menghemat biaya pengobatan di masyarakat.

Contohnya saya sendiri. Saya telah berkultivasi Dafa selama lebih dari 20 tahun, dan saya tidak pernah mengambil cuti sehari pun untuk sakit. Menurut statistik yang disediakan oleh Departemen Tenaga Kerja Amerika, rata-rata orang di Amerika Serikat mengambil tujuh atau delapan hari cuti pada tahun 2015; dengan cuti sakit rata-rata empat hari, termasuk 1,3 hari cuti yang disebabkan anggota keluarga yang sakit.

Jika satu miliar orang dapat menurunkan rata-rata cuti sakit empat hari karena berlatih Falun Dafa, berapa banyak manfaatnya bagi masyarakat? Praktisi Dafa umumnya memiliki kesehatan, penuh vitalitas dan efisen. Berapa banyak manfaatnya bagi masyarakat bila ditambah satu miliar praktisi secara keseluruhan?

Kenaikan yang terjadi secara terus menerus atas biaya perawatan dan pengobatan medis menjadi beban yang memberatkan bagi setiap negara. Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, ada kenaikan 5,8% pada biaya pengobatan di Amerika pada tahun 2015, yang angkanya mencapai 3,2 miliar dolar. Jumlah ini mewakili 17,8% total Produk Nasional Bruto (GNP) Amerika atau rata-rata 9990 dolar per orang.

Sebelum saya berlatih Falun Dafa, saya juga mencari pengobatan medis saat mengalami sakit dan bahkan dirawat ke rumah sakit selama dua bulan karena menderita TBC dan radang selaput dada. Kecuali pembersihan gigi tahunan, saya tidak perlu lagi untuk mengunjungi dokter, melakukan pemeriksaan, pengobatan, injeksi atau rawat inap, sejak saya mulai berlatih Dafa.

Jika satu miliar penduduk di Amerika berlatih Falun Dafa setiap orang akan menghemat hingga 9000 dolar untuk pengobatan per tahun, jumlah keseluruhan akan mencapai 900 miliar dolar hanya di negara ini saja! Ini suatu jumlah yang besar bagi masyarakat mana pun!

Fakta membuktikan bahwa berkultivasi Falun Dafa “…hanya akan membawa banyak manfaat tanpa kerugian satupun. “ (“Sekelumit Kesan dari Saya” dari Petunjuk Penting Gigih Maju II)

Guru juga berkata,

“Jika umat manusia dapat menampilkan ketulusan dan penghormatan yang sepatutnya terhadap manifestasi Dafa di dunia, maka itu akan menghantarkan kebahagiaan atau kemuliaan bagi manusia, bagi bangsa atau negara.” (“Lunyu” dari Zhuan Falun)

Dafa telah memberikan berkah yang besar bagi sejumlah negara maupun wilayah yang memiliki praktisi Dafa. Kebahagiaan sejati yang sesungguhnya adalah berkultivasi Dafa.

Mempromosikan Shen Yun di Tempat Kerja

Dengan kebijaksanaan yang diberikan Dafa kepada saya, saya berbicara tentang Dafa dan penganiayaan, serta mempromosikan Shen Yun di tempat kerja saya. Banyak kolega saya setuju bahwa Dafa baik, dan menentang penganiayaan. Beberapa orang telah mempelajari latihan Gong, sebagian lagi baru mulai berkultivasi.

Sering kali perusahaan saya meminta setiap karyawannya untuk menulis pengenalan diri singkat agar bisa ditambahkan ke kolase video untuk presentasi pada rapat umum tahunan.

Saya selalu menulis: “Hobi: Meditasi dan menjadi sukarelawan. Sharing: Sebuah Meditasi khusus yang membuat saya sehat dan tidak memiliki catatan medis selama bertahun-tahun.”

Hasilnya, banyak orang yang datang kepada saya untuk meminta informasi lebih jauh tentang meditasi khusus ini. Dari sana, saya menyadari bahwa banyak dari kolega saya masih percaya pada kebohongan PKT yang memfitnah Falun Dafa, jadi saya mengklarifikasi fakta dalam suasana santai, pada saat mereka cenderung menerima apa yang dipelajari. Ketika kolega saya yang bukan orang Tionghoa, menanyakan tentang pengalaman sukarelawan, saya memperkenalkan mereka pada Shen Yun.

Saya selalu menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk mempromosikan Shen Yun di perusahaan saya selama bertahun-tahun, melalui berbagai media seperti papan pengumuman makan siang, situs web internal, dan buletin elektronik.

Papan pengumuman makan siang terletak di sepanjang koridor menuju kantin, jadi kami menyiapkan papan informasi, video, dan brosur mengenai Shen Yun di atas meja yang disediakan oleh perusahaan. Perusahaan memiliki tujuh atau delapan kantin dan kami mempromosikan Shen Yun selama satu atau dua hari di setiap kantin. Hasilnya, banyak pengawas maupun karyawan mengetahui tentang Shen Yun.

Karena perusahaan juga mengizinkan karyawannya untuk menciptakan halaman situs pribadi di website perusahaan, untuk halaman situs saya, saya masukan informasi tentang pertunjukan Shen Yun di tempat-tempat terdekat, pengenalan, foto-foto serta tiket tahunan. Saya juga meminta editor dari perusahaan buletin elektronik untuk memasukkan tautan tentang Shen Yun di kolom iklan, yang akan menghubungkan si pengguna langsung ke halaman web internal saya. Dari situ banyak kolega yang telah melihat halaman situs pribadi, langsung mengontak saya untuk memesan tiket. CEO maupun sejumlah supervisor dari perusahaan juga telah menyaksikan Shen Yun.

Menyingkirkan Kebencian, Melepaskan Diri dan Bekerja Sama dengan Tenang

Pada bulan Agustus 2010, saya dikirim oleh perusahaan untuk menghadiri Konferensi Psikiater Dunia yang diadakan di Tiongkok, jadi saya menggunakan kesempatan tersebut untuk mengunjungi kerabat saya. Pada tahun 2013, saya berangkat kembali ke Tiongkok untuk pemakaman ibu saya

Saya tidak benar-benar menyadari dampak dari kedua perjalanan tersebut terhadap kultivasi pribadi dan juga pada lingkungan Xiulian saya. Saya merasa bahwa saya pasti aman di Tiongkok selama memiliki kepercayaan pada Guru. Dan memang benar, saya pulang dengan selamat, dan bahkan merasa senang dan lega karena pikiran lurus saya sangat kuat.

Pada ceramah Fa sebelumnya, Guru telah memperingatkan agar praktisi di luar negeri tidak kembali ke Daratan Tiongkok. Saya tidak mendengarkan kata-kata Guru dan kini merasa amat menyesal.

Meski saya berusaha tidak menarik perhatian saat berada di Tiongkok dan terus memancarkan pikiran lurus, sekaligus menolak pengaruh kebudayaan partai, saya masih tidak tahu seberapa banyak dari kedua perjalanan tersebut mempengaruhi kultivasi saya. Saya hanya dapat terus belajar Fa dan gigih berkultivasi membersihkan diri sendiri.

Sewaktu berkoordinasi dan bekerja sama dengan praktisi lain, saya tahu pasti konflik akan muncul, namun saya tidak bisa mempertahankan secara konsisten pola pikir pengikut Dafa dalam menghadapi konflik. Saya sering menggunakan Fa untuk menghakimi orang dan tidak mencari ke dalam. Ketika melihat beberapa praktisi menjadi pasif, saya menahan kebencian terhadap mereka. Ketika diperlakukan tidak adil atau dikritik oleh praktisi lain, saya akan marah meski di permukaan tampak tenang. Ketika saya diragukan oleh praktisi lain yang menolak bekerja sama dengan saya, saya merasa diperlakukan tidak adil.

Sewaktu terlibat dalam proyek Dafa, saya berkata kepada diri sendiri untuk menyingkirkan kepentingan pribadi dan bekerja sama dengan yang lain. Namun, hal itu sangat sulit dicapai. Terkadang, para praktisi datang kepada saya untuk bertanya, dan saya memiliki keterikatan pada fanatik, merasa bahwa saya tahu lebih banyak karena sudah berpengalaman. Karena itu saya juga mengambil alih dalam memberi arahan dan perencanaan, dan melakukan proses sesuai yang saya inginkan sewaktu terjadi ketidak-sepakatan dengan koordinator.

Guru berkata:

“….Saya beri tahu anda sekalian, penanggung jawab utama, yaitu penanggung jawab pertama dari berbagai proyek, dia adalah wakil dari proyek itu. Termasuk penanggung jawab pertama dari Himpunan Dafa di berbagai tempat, dia adalah wakil dari proyek tersebut. Terhadap apa yang dia lakukan, hal apa yang dia minta, keputusan apa yang dia buat, laksanakan dengan tanpa syarat, (tepuk tangan) mulai sekarang.” (“Semakin Gigih Maju” dari Ceramah Fa di Berbagai Tempat X)
Sejak saat itu saya mendengarkan kata-kata Guru dan bekerja sama dengan yang lain untuk mencapai apa yang Guru inginkan.

“Jadi bagaimana semestinya dilakukan? Sesungguhnya pandangan pribadi siapapun juga tidak mungkin sempurna, pemikiran siapa pun juga tidak mungkin paling hebat. Menyangkut hal yang krusial asalkan kita merasa orang yang mengemukakan masalah, orang yang menyelesaikan masalah, atau orang di antara kita yang mengusulkan saran rasionalisasi, titik tolaknya baik, hal yang dilakukan secara garis besar tidak salah, maka kita harus mendukungnya secara aktif.” (“Semakin Gigih Maju” dari Ceramah Fa di Berbagai Tempat X)
Ketika saya mulai memahami makna Fa yang lebih mendalam, saya secara bertahap melepaskan “ego” dalam diri saya dan menyingkirkan pikiran negatif. Terlepas dari tugas apa yang diberikan pada saya, entah itu menempelkan poster, menjual tiket, atau menyerahkan laporan statistik, saya akan berusaha semaksimal mungkin, tidak peduli apakah tugas tersebut biasa-biasa saja.

Saya akan datang ke tempat lebih awal untuk mendirikan loket tiket dan memancarkan pikiran lurus untuk membantu praktisi lain, dan memaksimalkan kekuatan dari setiap iklan. Saya juga melakukan semuanya sesuai yang diminta oleh koordinator.

Dengan pikiran murni dan desakan untuk menyelamatkan manusia, saya merasa sangat tenang. Tugas Dafa dengan mudah dapat diselesaikan. Ketika praktisi lain menghadapi kesulitan dalam tugas mereka, saya akan mencoba membantu menyelesaikannya. Jika konflik muncul, saya akan mundur selangkah dan membantu praktisi lain.

Mencari Ke Dalam

Saya terkadang mengalami nyeri sendi, lecet pada kulit, migrain, dan bisul. Rasa nyeri dan lecet membuat saya sulit bergerak bahkan untuk gerakan sederhana. Saya akan merasa pusing saat mencoba makanan apa pun dan bahkan sedikit sentuhan di tangan akan menyebabkan rasa nyeri. Lecet pada kulit semakin meluas di pinggang saya, hingga terasa sangat gatal.

Ketika mencari ke dalam, saya menyadari bahwa semua ini berasal dari keterikatan saya dan karma. Tekad saya dalam berkultivasi telah mengendur, dan saya menunjukkan banyak keterikatan seperti ingin tidur nyenyak, mentalitas bersaing, ketenaran, nafsu berahi dan keuntungan pribadi.

Guru berkata:

“Saya beri tahu anda sebuah prinsip sejati, proses Xiulian seutuhnya yang dialami seseorang adalah suatu proses yang terus-menerus menyingkirkan keterikatan hatinya. “ (Zhuan Falun)

Beberapa keterikatan mudah disingkirkan, sebagian lagi sulit disingkirkan meski sudah lama menyadarinya.

Dalam beberapa tahun terakhir, saya menyadari adanya desakan untuk mencari ke dalam dan menghilangkan keterikatan saya yang terakhir. Saya memanfaatkan waktu untuk mengingat kembali dan berusaha menghafal Fa, serta memancarkan pikiran lurus untuk menyingkirkan segala unsur-unsur buruk, pikiran buruk serta karma. Saya tidak memikirkan keburukan dari praktisi lain, dan tanpa ragu bekerja sama dengan mereka demi peningkatan bersama.

Saya sangat bersyukur atas belas kasih Guru. Karena saya begitu beruntung bisa menjadi seorang praktisi Dafa, saya harus melakukan tiga hal dengan baik dan menjadi lebih gigih.