(Minghui.org) Saya adalah seorang praktisi Falun Dafa dari Provinsi Guangdong. Saya mulai berlatih Falun Gong empat tahun yang lalu. Sebelum berlatih, hidup saya sangat mengerikan. Ketika berusia 25 tahun, saya datang ke Kota Shenzhen, Provinsi Guandong. Kota yang tumbuh dengan pesat, tetapi orang-orang hanya tertarik untuk mencari uang. Tergoda oleh materi, saya pikir apa saja yang dapat saya lakukan untuk mencari uang adalah sah-sah saja, termasuk berbuat sesuatu yang ilegal dan tidak bermoral. Jalan yang termudah bagi gadis muda untuk mendapatkan uang cepat adalah bekerja sebagai gadis penghibur di kelab malam, bergaul dengan orang-orang kaya dan perlahan-lahan naik ke atas. Maka saya mengembara di antara kelab malam, tanpa rasa malu menemani bermacam jenis pria untuk minum dan bersenang-senang. Saya juga tidur dengan pelanggan-pelanggan demi mendapatkan banyak uang pada dua kesempatan yang berbeda.

Dua bulan kemudian, saya berkenalan dengan pemimpin geng setempat. Saya menjadi perempuan simpanannya dan memulai gaya hidup baru. Saya sering membawa beberapa ratus ribu hingga sejuta yuan uang tunai sambil berkeliling negeri bersama kelompok preman itu, membuka kasino-kasino gelap. Selama masa itu, saya telah melihat  semua sisi gelap dunia manusia, termasuk kolusi para pejabat pemerintah dengan para bandit, menyogok uang untuk kekuasaan, melakukan tindak kekerasan, kejahatan, seks, dan narkoba, seperti yang Shifu katakan, "Dafa diajarkan ketika sepuluh iblis meracuni dunia” ("Hati Jernih," Hong Yin). Semakin tinggi jabatan seorang pejabat, semakin gelap, semakin tamak dan jahat dirinya.

Selama lebih dari dua tahun, saya menjalani hidup yang korup dan kotor ini. Banyak orang yang iri karena saya memakai gaun dan jam bermerek, mengendarai berbagai mobil mewah, berkeliling dunia, dan dikelilingi oleh pengawal pribadi. Saya juga berpikir telah mencapai tujuan akhir hidup saya.

Karena saya  tidak menemukan seorang pria pun yang sungguh saya cintai, saya berhubungan intim dengan pria lain demi uang. Sebagian dari mereka bahkan seusia ayah saya. Kesehatan saya memburuk. Saya terkena penyakit kelamin dan penyakit perempuan lainnya. Periode menstruasi saya berlangsung sampai setengah bulan. Saya harus mengeluarkan banyak uang untuk mencoba mengatasi keadaan.

Tahun 2001, secara kebetulan saya berjumpa suami saya. Ia sangat lucu, ceria, dan mempunyai standar moral yang baik. Saya tiba-tiba mengerti ada jalan hidup yang sama sekali berbeda. Saya  memutuskan untuk mengambil peluang yang langka ini untuk memulai hidup saya yang baru. Maka saya meninggalkan kepala bandit dan menikah dengan suami saya. Kami menetap di suatu tempat dan perlahan-lahan melupakan bayangan dan jalan kelam yang telah saya jalani sebelumnya.

Pada akhir 2004, seorang teman memperkenalkan saya buku Zhuan Falun. Saya baca sekali. Tetapi karena xinxing (kualitas moral) saya waktu itu terlalu rendah, saya tidak memahami apa Dafa ini sebenarnya. Keluarga saya waktu itu melarang saya mempelajari Falun Gong, maka saya terpaksa menyerah. Saya menyia-nyiakan waktu satu setengah tahun sebelum saya kembali ke Dafa lagi.

Selama satu setengah tahun itu, saya selalu merasa ada suara di dalam benak saya, terus-menerus memanggil saya untuk berkultivasi. Kapan saja saya mempunyai masalah xinxing dan hampir berbuat yang tidak baik, Dafa akan datang pada saya. Apakah seseorang datang mengklarifikasi fakta Dafa pada saya, atau memberikan saya buku-buku Dafa. Itulah yang membuat saya ingin berkultivasi lagi. Akhirnya, pada bulan Mei 2006, saya mulai berkultivasi dan menjadi seorang pengikut Dafa.

Ketika saya  pertama mulai berkultivasi, saya  mengalami perubahan yang  besar di dalam  tubuh saya. Ketika tubuh saya sedang dibersihkan, seperti yang Guru katakan, tulang-tulang saya semua hitam. Saya dengan jelas dapat melihat bahwa setiap tulang sendi memancarkan substansi hitam. Kaki saya luar biasa  sakit  dari tumit hingga ke lutut, mengakibatkan tidak dapat tidur diwaktu malam. Sakitnya  reda hanya waktu duduk bermeditasi, tetapi kaki saya masih mati rasa dan menyakitkan disamping saya juga mempunyai sakit punggung. Empat hari kemudian, rasa sakit tersebut berkurang. Setelah setengah bulan kemudian, semua substansi hitam dari persendian tulang saya telah hilang dan tulang-tulang saya sudah tidak lagi menyakitkan. Saya merasa tubuh menjadi ringan seperti seekor burung. Selama banyak tahun, ini adalah pertama kali saya merasakan suatu perasaan tidak memiliki penyakit. Saya sangat bersemangat dan bahagia.

Pada suatu malam di musim panas, saya mulai gatal-gatal di tangan kemudian meluas ke seluruh tubuh. Ketika bangun pagi, saya melihat bengkak merah-merah di sekujur tubuh dan terasa gatal sekali. Saya tahu itu adalah masa penghapusan karma lain yang diatur oleh Guru. Sore hari, kepala saya juga tumbuh bilur-bilur. dan memenuhi wajah saya, bahkan telinga dan mata saya juga gatal-gatal. Setiap helai rambut saya rasakan berat, penuh dengan karma. Kedua mata saya merah, bahkan kelopak mata saya juga bengkak. Kaki dan alat kelamin juga bengkak. Seluruh  tubuh panas, seperti menderita demam tinggi. Tapi saya mempunyai pikiran lurus yang kuat. Saya tahu itu adalah untuk menghapus karma, jadi saya tak takut sedikit pun. Sore berikutnya, keadaannya membaik dan hanya ada beberapa bagian kecil tubuh yang masih bengkak. Dan sembuh sepenuhnya pada hari ketiga.

Suami dan saya sangatlah akur. Kami tidak pernah mengucapkan satupun kata kasar yang dapat menyakiti satu sama lain. Jadi perasaan saya terhadap suami merupakan titik lemah. Saya merasa saya mampu melepas segalanya, kecuali suami saya. Suami saya sering melakukan perjalanan bisnis, biasanya  dua minggu atau sebulan. Tapi tahun lalu ia pergi selama sembilan bulan. Saya hanya tinggal di rumah  sendirian. Pada bulan-bulan pertama saya merasa tidak menyenangkan. Tidak ada yang diajak bicara. Satu-satunya suara adalah TV. Lantas saya berpikir jika itu pengaturan Guru seharusnya ada sesuatu bagi saya untuk disadari. Saya tersadarkan untuk menaruh perhatian pada belajar Fa  dengan sepenuh hati dan semuanya terpecahkan. Orang lain bahkan tidak bisa bermimpi untuk mendapatkan lingkungan seperti ini untuk belajar Fa.

Dengan demikian saya menggunakan waktu untuk belajar Fa. Sekarang menoleh ke belakang, saya  tiba-tiba paham. Selama masa itu, saya melepas keterikatan hati akan uang, nama dan kepentingan pribadi, menginginkan barang bermerek dan mewah (Saya tak perlu dandan selama tinggal di rumah), melepas ketidaksabaran dalam kesepian, nafsu seks, dan yang paling penting, ketergantungan emosional pada suami. Sekarang ketika ia melakukan perjalanan bisnis, tak masalah berapa pun lamanya, saya tak lagi merindukan dia agar cepat kembali seperti sebelumnya. Sebaliknya, saya merasa senang mempunyai lingkungan belajar Fa tanpa ada yang mengganggu saya.

Juga ada banyak keajaiban di dalam kultivasi saya. Saya pikir itu tidak kebetulan bagi setiap orang yang berkultivasi dalam Fa. Bahkan waktu kapan mereka mulai juga tidak kebetulan. Mungkin ada alasan bagi saya  berkutivasi dalam Fa setelah melakukan banyak kejahatan dalam hidup ini. Bukanlah Guru terus memperpanjang waktu pelurusan Fa untuk memungkinkan saya memenuhi janji prasejarah kita? Ketika saya berpikir tentang  kejahatan yang saya lakukan pada masa lalu, dan tidak melakukan tiga hal dengan baik, karena keterikatan hati manusia yang kuat, saya merasa malu untuk berhadapan dengan Guru.

Saya sangat berterima kasih atas belas kasih Guru, telah menyelamatkan saya dari neraka dan membersihkan diri saya. Walaupun saya masih banyak keterikatan dan konsep manusia biasa, dan bahkan beberapa diantaranya saya belum menyadarinya, satu hal yang saya hendak kerjakan sekarang adalah mengabdikan diri kepada Guru dan Fa, meluruskan  diri  sambil melakukan tiga hal, berjalan pada jalur yang telah diatur oleh Guru dan ikut pulang bersama Guru, itulah yang saya inginkan dari hati yang paling tulus.

Heshi!

Chinese version click here
English version click here