Pengalaman Praktisi

Dengan Keyakinan Terhadap Dafa

(Minghui.org) Saya adalah seorang praktisi dari daerah pedesaan di Provinsi Liaoning. Saya mulai berlatih Falun Gong pada bulan Januari 1999. Sebelum berlatih, saya mempunyai berbagai macam penyakit, seperti rematik dan infeksi batang tenggorokan. Juga, mata dan perut saya sering sakit. Setelah berlatih hanya dua minggu, semua penyakit tersebut hilang. Dafa benar-benar menakjubkan.

Ketika saya pertama kali mulai, suatu hari ketika saya tiba di rumah sehabis berlatih, saya ingin sekali membaca Zhuan Falun. Akan tetapi, sebagai orang buta huruf, saya bahkan tidak bisa membaca kata “Buddha,” meskipun saya sedang berlatih aliran Buddha. Walaupun demikian, saya mulai membaca. Ketika sedang membaca, saya yakin bahwa saya ketiduran, tetapi saya dengan jelas telah melihat Fashen Guru datang. Guru berkata kepada saya “bacalah Zhuan Falun lebih banyak.” Beliau mengulangi kalimat ini lima atau enam kali. Beberapa hari kemudian, setibanya saya di rumah sehabis berlatih, saya sungguh-sungguh merasa bahwa saya masih belum bisa membaca Zhuan Falun. Ketika membaca buku, saya yakin saya ketiduran lagi. Pada saat itu, Fashen Guru datang lagi. Guru membantu saya untuk membacanya kata demi kata. Hari berikutnya, ketika membaca bersama dengan rekan-rekan praktisi, saya membaca sebuah paragraf dari Zhuan Falun saat tiba giliran saya. Mereka mengatakan bahwa saya telah melakukannya lumayan baik. Sebelumnya, saya bahkan tidak dapat mengikuti yang lainnya ketika mereka membaca. Setelah itu, dengan bantuan Guru dan rekan-rekan praktisi selama dua minggu, saya dapat membaca hampir keseluruhan buku. Saya tahu bahwa ini belas kasih Guru. Memperoleh dorongan Guru, saya harus belajar Fa dengan rajin, tahu bahwa saya harus berkultivasi lebih gigih.

Setelah berlatih selama hanya tujuh hari, saya telah membuang semua altar rubah dan serigala yang pernah saya puja sebelumnya. Setelah itu, mereka semua datang untuk mengganggu saya. Tepat seperti yang Guru uraikan,

“Ada yang berurai rambut kusut masai, ada yang sekuat usaha ingin membunuh anda, bahkan melakukan berbagai macam gerakan, sangat menakutkan. Kadang-kadang ketika berlatih Gong terlihat yang menempel di luar jendela adalah semua ini, sangat menakutkan.” (dari “Ceramah VI” Zhuan Falun)

Saya melihat dua hantu yang bermaksud membunuh saya dengan sebilah pisau. Sangat menakutkan. Ketika saya merasa takut untuk berlatih pada malam hari, saya berlatih pada siang hari. Tetapi, bahkan di siang hari pun, kedua hantu itu masih datang menakut-nakuti saya. Apa pun yang mereka lakukan, hati saya tetap teguh terhadap Dafa dan tidak tergerak. Setelah itu, Fashen Guru membawa saya ke sebuah lembah di kaki sebuah pegunungan tinggi. Sejak saat itu hantu-hantu itu tidak lagi mengganggu saya.

Setelah itu, saya tiada hentinya belajar Fa dan telah memahami banyak hal. Saya mengerti mengapa orang-orang mengalami kesulitan di dunia ini, mengapa manusia hidup, mengapa kita harus melewati penderitaan-penderitaan, dan lain-lain. Bagi seorang manusia yang punya kesempatan memperoleh Dafa, dia harus telah berkultivasi ribuan tahun. Oleh karena itu, saya tidak punya pilihan lain selain berkultivasi dengan rajin dan menjadi praktisi sejati.

Dengan Keyakinan Terhadap Dafa
Pada tanggal 20 Juli 1999, ketika penganiayaan dimulai, suami saya telah mempercayai propaganda TV, maka ia tidak lagi menginginkan saya berlatih. Dua saudara ipar dan mertua perempuan saya juga tidak menginginkan saya berlatih. Mereka juga mencari paman kedua saya, yang adalah seorang pejabat, untuk datang dan mencoba membujuk saya untuk berhenti berlatih. Saya kemudian mengklarifikasi fakta kepada mereka dan mengatakan bahwa televisi telah menyiarkan kebohongan. Tetapi mereka tidak mau mendengarkan saya. Semua penyakit saya telah hilang setelah saya berlatih hanya dua minggu, dan saya dapat melakukan segala macam pekerjaan di rumah. Keluarga saya menjadi harmonis. Guru mengajari saya untuk menjadi sejati, berbelas kasih dan bersikap sabar, untuk menjadi orang yang baik. Adakah yang salah dengan semua itu? Melihat bahwa saya masih tidak terbujuk, anggota keluarga memutuskan untuk mengijinkan saya berlatih di rumah, tapi tidak boleh keluar. Suami saya, bagaimanapun juga, masih tidak mengijinkan saya berlatih.

Saya akan berlatih ketika tak seorang pun ada di rumah atau ketika mereka semua sudah tertidur. Saya tidak berani memutar musik latihan karena jika mereka mendengarnya, suami saya akan marah-marah atau memukuli saya. Setelah itu, saya berlatih dan belajar Fa di dalam sebuah rumah kecil yang dibangun keluarga saya untuk menyimpan padi. Rumah kosong tersebut sangat dingin, dan suami saya tidak mengijinkan saya menggunakan listrik. Saya harus menggunakan lilin. Kemudian ia mengatakan bahwa kami menghabiskan terlalu banyak uang untuk lilin, dan ia mulai mengomeli dan memukuli saya. Meskipun demikian, saya masih tidak berhenti berlatih. Saya memberi tahu suami saya, “Jika kamu terus memperlakukan saya seperti ini, saya akan meninggalkan kamu. Sejak saya mulai berlatih Falun Gong, saya telah mengambil alih seluruh pekerjaan pertanian kita untuk keempat anggota keluarga kita. Saya juga menghormati ipar-ipar saya dan melayani mereka dengan baik. Ketika anda memukuli saya, saya tidak balas memukul anda. Ketika anda mengomeli saya, saya tidak balas mengomeli anda. Saya telah mengikuti ajaran Guru dan telah mendisiplinkan diri saya menurut ‘Sejati, Baik, Sabar.’ Mengapa anda masih memperlakukan saya seperti ini?” Setelah itu, ia berubah sedikit.

Memandang Kehilangan Secara Berbeda Dengan Manusia Biasa
Setelah keadaan agak mereda sedikit, putri saya harus mulai sekolah. Karena kami tidak punya uang untuk membayar pendidikannya, saya menjual jagung kami seharga 270 Yuan. Saya telah berencana menggunakan uang itu untuk membayar sekolahnya. Akan tetapi, suatu hari, bibi putri saya (istri saudara kandung suami saya) telah masuk ke rumah kami dan mengambil uang tersebut. Meskipun ibu mertua saya melihatnya, ia tidak berani menghentikannya, dan dia sangat menyesal. Ketika ibu mertua saya memberi tahu saya hal itu, si bibi itu mendengarnya. Sebelum saya dapat berkata apa pun kepadanya, ia datang masuk dan mulai mencaci maki dan memukuli saya. Dia merobek pakaian saya dan menggunakan batu untuk memukuli saya. Dia terus menerus berlaku kasar secara lisan kepada saya selama tiga hari. Kemudian saya berkata kepadanya, “Meskipun anda terus-terusan berlaku kasar kepada saya selama tujuh hari berturut-turut, saya tidak akan pernah melakukan hal yang sama terhadap anda, karena saya adalah seorang praktisi Dafa dan saya berlatih ‘Sejati, Baik, Sabar.’” Beberapa orang mengatakan bahwa saya penakut dan bahwa menurut mereka lebih baik melepaskan Dafa untuk balas memukulinya. Manusia biasa hidup demi nama, tetapi saya adalah seorang praktisi. Saya sangat tenang dan positif. Saya selalu mendisiplinkan diri sendiri sesuai dengan ajaran-ajaran Dafa.

Pada bulan Januari 2004, saya pergi ke rumah seorang teman untuk membawakannya beberapa kue kacang merah. Saya tidak melihat ada satu pun mobil di jalan, sehingga saya mulai menyeberang. Baru saja saya melangkah ke jalan, sebuah sepeda motor roda tiga tiba-tiba menabrak dan menjatuhkan saya. Kue-kue kacang merah itu berhamburan ke mana-mana. Secepatnya saya berdiri dari tanah, pengendara itu keluar dari motor roda tiganya dan menyalahkan saya, “Mengapa kamu tidak melihat-lihat kemana kamu akan pergi.” Saya dengan tenang menjawab, “Saya adalah praktisi Falun Gong. Saya baik-baik saja. Anda boleh pergi sekarang. Seandainya saya tidak berlatih Dafa hari ini, saya tidak akan memperlakukan anda seperti ini.”

Satu Orang Berlatih, Seluruh Keluarga Memperoleh Manfaat
Pada musim dingin tahun 2003, saya pergi untuk menggiling bijih padi dengan ayah mertua saya. Cuaca sedang bersalju berat. Dalam perjalanan pulang ke rumah, sebuah mobil menabrak kereta yang ditarik kuda milik kami. Kuda tersebut tertabrak dan mengangkat kedua kaki depannya. Remnya patah. Bagian depan mobil itu juga rusak, akan tetapi, hanya salah satu kaki ayah mertua saya yang lecet. Yang lainnya sama sekali tidak terluka. Tanpa perlindungan Guru, akibatnya mungkin akan lebih buruk. Setelah kecelakaan ini, saya mulai memberitahu mereka manfaat-manfaat dari Dafa dan berkata, “Satu orang berlatih, seluruh keluarga memperoleh manfaat.”

Suami saya bekerja pada sebuah tambang bijih molibdenum (suatu elemen logam yang menyerupai khrom; biasanya untuk menguatkan baja). Ia telah menjumpai banyak bahaya namun telah dilindungi oleh Guru setiap kalinya. Setiap hari sebelum ia pergi bekerja, saya mengingatkannya, “Jangan membawa pulang bijih molibdenum. Kamu akan memperoleh balasan yang baik.” Suatu hari, ketika sedang bekerja, tiba-tiba suami saya menarik secara mendadak dua rekan kerjanya dan mulai bergegas ke luar. Sesaat setelah mereka keluar, mereka melihat banyak benda berjatuhan ke dalam. Rekan-rekan kerjanya bertanya kepadanya, “Bagaimana anda bisa punya kekuatan sedemikian besar hari ini hingga anda dapat menyeret keluar kami berdua? Apakah anda melihat sesuatu?” Ia berkata, “Saya dengan jelas melihat istri saya memberitahu untuk menyelamatkan kalian berdua.” Kejadian misterius semacam ini telah terjadi padanya beberapa kali.

Mengikuti Guru Meluruskan Fa – Menolong Semua Makhluk Keluar Dari PKC Dan Organisasi-Organisasi Terkaitnya

Pada musim semi tahun 2004, seorang gembala tua di desa saya dapat memahami bahwa Dafa adalah baik setelah saya mengklarifikasi fakta kepadanya. Suatu hari, ia pergi ke salah satu rumah keluarganya dan seorang berandal muda menanyainya, “Apakah ada praktisi Falun Gong di desamu? Jika kamu melaporkan satu orang, kamu bisa mendapatkan hadiah 2000 Yuan. Saya telah mendapatkan banyak uang dengan melakukan hal itu. Upah itu lebih baik daripada bekerja di tambang bijih molibdenum.” Orang tua itu berkata, “Saya mendengar bahwa semua praktisi Falun Gong itu adalah orang baik. Mereka belajar menjadi sejati, belas kasih dan sabar. Anda mendapatkan 2000 Yuan karena melaporkan para praktisi itu. Mengapa anda melakukan hal-hal buruk semacam itu.” Berandal muda itu tidak mau mendengarkannya, maka ia pergi. Orang tua itu biasanya memerlukan tongkat untuk berjalan. Akan tetapi, setelah ia mengatakan hal itu, kedua kakinya terasa lebih baik, dan ia tidak lagi memerlukan tongkat untuk berjalan. Sekarang ia dapat melakukan segala macam pekerjaan. Belakangan saya mendapat kabar bahwa berandal muda itu telah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, dan istrinya telah pergi meninggalkan keluarganya.

Di tahun 2003 pada hari ke-15 bulan pertama (hari terakhir dari Tahun Baru Imlek dalam Kalender Lunar Tiongkok), saya kembali ke rumah orang tua saya. Saya membawa 200 brosur klarifikasi fakta, CD, dan kartu-kartu kecil. Setelah memancarkan pikiran lurus, saya berangkat. Beberapa rekan praktisi juga membantu dengan memancarkan pikiran lurus di rumah. Tidak ada seorangpun di rumah orang tua saya yang berlatih Falun Gong. Pada hari ketiga, setelah memancarkan pikiran lurus, adik laki-laki saya mengatakan bahwa ia akan membantu saya menyebarkan beberapa materi klarifikasi fakta. Karena tidak satupun orang di desa orang tua saya pernah melihat materi-materi ini sebelumnya, saya dan adik saya membagi-bagikan brosur tersebut ke dalam empat kelompok sehingga orang-orang di kampung halaman saya semuanya mengetahui kebenaran Dafa. Setelah itu, salah satu tetangga orang tua saya memberitahu, “Cepatlah dan pulanglah besok pagi. Bibi keempat telah melaporkanmu karena paman keempatmu adalah seorang anggota PKC. Besok, polisi akan datang dan menahan kamu.” Saya tahu bahwa Guru telah mengirimnya untuk memberitahu saya pergi secepatnya. Sesampainya di rumah, adik saya menelepon dan mengatakan bahwa beberapa polisi telah datang dan menggeledah dari rumah ke rumah.

Beberapa dari kami para praktisi sering melangkah keluar untuk mengklarifikasi fakta kepada orang-orang. Karena kami tidak punya cukup brosur cetakan, kami menyalinnya dengan tangan. Setelah desa-desa terdekat telah memperoleh materi klarifikasi beberapa kali, kami pergi ke beberapa tempat yang lebih jauh. Suatu malam, dalam perjalanan pulang dari desa yang jauh sekitar jam 3.00 pagi, saat itu gelap gulita, dan kami dengan bersusah payah menyeberangi sungai di depan karena kami tidak dapat melihat apa pun. Pada saat itu, di depan telah menjadi terang benderang. Kami mengira ada beberapa mobil tengah melintas. Akan tetapi, kami tidak melihat mobil satu pun. Kami memahami bahwa adalah Guru yang telah membantu kami.

Suatu malam kami pergi keluar untuk menyebarkan materi-materi klarifikasi fakta. Begitu kami selesai, seekor anjing mulai menggonggong dengan keras. Kemudian pemiliknya keluar, namun kami tidak takut. Sebaliknya, kami mulai mengklarifikasi fakta kepadanya. Saya berkata, “Kami kemari untuk menyelamatkan anda.” Saya memberitahu dirinya tentang keluar dari PKC dan organisasi-organisasi terkaitnya demi keselamatan diri sendiri. Ia setuju dengan kami dan juga telah menolong seluruh keluarganya untuk mengundurkan diri. Ia juga berkata, “Teruskan dan lanjutkanlah menyebarkan materi-materi itu. Anda dapat melakukan apa pun di sini. Selama saya tinggal di sini, tidak ada seorang pun yang akan berbuat macam-macam terhadap anda.” Sepanjang hari itu, apa pun yang telah saya lakukan—menambal sepatu, menumpang bus, berbelanja, memotong rambut, dan sebagainya.—saya selalu mengklarifikasi fakta kepada orang-orang. Sebagai tambahan, saya juga memberi mereka brosur-brosur kecil dan memberitahu mereka bahwa Falun Dafa baik. Mereka semua berterima kasih kepada saya. Suatu ketika seseorang mengatakan bahwa saya memiliki buku yang begitu bagus, dan ia ingin memperoleh lebih banyak lagi salinan buku.

Suatu ketika seorang pemilik toko telah melakukan kesalahan. Saya menemukannya setelah kembali ke rumah, dimana ia telah memberi harga kurang 12 Yuan dari harga barang yang sebenarnya. Beberapa hari kemudian, saya balik untuk mengembalikan kekurangan tersebut kepadanya. Ia tercenung. Setelah saya memberitahu apa yang telah terjadi, ia terkejut, “Saya tidak percaya bahwa masih ada beberapa orang baik seperti anda di dunia ini!” Saya menjawab, “Saya berlatih Dafa. Saya tidak boleh mengambil uang anda.” Ia berkata, “Saya benar-benar berterima kasih kepada anda.” Saya berkata, “Jika anda benar-benar ingin berterima kasih kepada seseorang, berterima kasihlah kepada Guru kami. Adalah Guru saya yang mengajarkan saya untuk berbuat baik seperti ini.”

Saya juga secara aktif membantu orang-orang untuk keluar dari PKC dan organisasi-organisasi terkaitnya. Saya datang dari rumah ke rumah di desa untuk mengklarifikasi fakta kepada mereka. Kecuali beberapa keluarga, semua keluarga yang lainnya di desa saya telah mengundurkan diri. Pada bulan Juni 2006, ibu saya meninggal. Saya merasa cemas dan khawatir, tapi saya masih tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengklarifikasi fakta kepada orang-orang di sana. Setelah memancarkan pikiran lurus di rumah, saya pergi ke desa orang tua saya. Setelah penguburan, saya mulai memberitahu sanak keluarga saya mengenai gelombang pemunduran dari PKC dan organisasi-organisasi terkaitnya. Seorang sanak keluarga telah menentang saya berlatih Falun Gong pada bulan Juli 1999. Tetapi ketika saya memberitahunya, “Keluarlah dari Liga Pemuda. Itu dapat melindungi anda.” Ia berkata, “Jika kamu bisa, bantu saya keluar dari PKC.” Saya tidak tahu bahwa dia adalah anggota PKC, maka saya berkata, “Mengapa anda berbeda kali ini?” Dia berkata, “Kamu baru saja mengatakan jika saya mengundurkan diri, saya akan terlindungi. Sekarang ini siapa yang tidak menginginkan keselamatan!” Karena itu, kakak perempuan saya, yang adalah seorang pejabat PKC; ipar saya, dan 30 sanak keluarga lainnya semuanya meminta saya membantu mereka mengundurkan diri.

Saya tahu bahwa tanpa perlindungan dan belas kasih Guru, saya tidak akan dapat hidup seperti ini sekarang. Guru, percayalah kepada saya. Saya akan melakukan tiga hal dengan baik sampai tiba hari Fa meluruskan dunia manusia.

Jika ada hal yang kurang tepat, mohon dengan belas kasih menunjukkannya kepada saya. Heshi!
Chinese: http://www.minghui.org/mh/articles/2007/3/9/150453.html
English: http://www.clearwisdom.net/emh/articles/2007/3/27/83959.html