(Minghui.org) Dalam 22 tahun terakhir penganiayaan terhadap Falun Gong, banyak praktisi Falun Gong telah dibawa ke pusat pencucian otak dan diperintahkan untuk melepaskan keyakinan mereka.

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah latihan meditasi yang mengajarkan Sejati, Baik, Sabar. Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menganiaya latihan ini sejak bulan Juli 1999.

Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, telah memainkan peran utama dalam mengadakan sesi cuci otak di mana para praktisi ditekan untuk melepaskan Falun Gong. Saat ini, ada sekitar 70 pusat pencucian otak yang terdokumentasi di Wuhan.

Sering dikenal sebagai “Pusat Pendidikan Hukum” atau “Pusat Pembelajaran Transformasi,” pusat pencucian otak berlokasi di kantor-kantor pemerintah di setiap tingkat pemerintahan, perguruan tinggi dan universitas, perusahaan negara, dan perusahaan swasta dan tempat tinggal. Tempat-tempat seperti panti jompo, rumah sakit, rumah, tempat peristirahatan tamu, dan hotel juga digunakan untuk mengadakan sesi cuci otak.

Mulai tahun 2021, pihak berwenang di Wuhan memberi pusat pencucian otak nama baru, seperti “rumah perawatan” atau “pusat perawatan,” untuk menghindari meningkatnya pengawasan internasional terhadap kejahatan tersembunyi yang terjadi di fasilitas ini.

Menurut informasi terbaru yang dikumpulkan oleh Minghui, antara bulan Januari dan 20 Juni 2021, 43 praktisi dan seorang anggota keluarga di Kota Wuhan telah ditahan di 13 pusat pencucian otak, 9 di antaranya baru-baru ini didirikan.

Pada bulan Maret dan April 2021, 18 praktisi ditangkap dan dibawa ke berbagai pusat pencucian otak. Di antara 21 praktisi yang dibawa ke pusat pencucian otak antara tanggal 18 Mei dan 20 Juni, 16 praktisi dikirim ke Pusat Cuci Otak Jiang'an.

Tindakan yang Digunakan di Pusat Pencucian Otak untuk Memaksa Praktisi Agar Melepaskan Keyakinannya

1. Penyiksaan Fisik

Di dalam pusat pencucian otak di Distrik Wuchang, para penjaga melarang praktisi menggunakan toilet, tidur, mencuci, atau minum air, kecuali mereka mau melepaskan keyakinannya. Para praktisi hanya diberi sedikit makanan. Pihak berwenang berbohong kepada keluarga praktisi dengan mengatakan bahwa mereka hidup dengan baik di pusat pencucian otak.

2. Cuci Otak

Empat praktisi dari Distrik Qiaokou menjadi sasaran cuci otak di Pusat Pencucian Otak E'touwan. Praktisi ditempatkan di sel terpisah. Setiap praktisi diawasi dengan ketat oleh dua orang pembantu dan seorang yang disebut guru.

Praktisi harus pergi ke sesi cuci otak dua kali sehari, di mana mereka dipaksa menonton video yang memfitnah Falun Gong. Mereka tidak diizinkan untuk menutup mata atau menundukkan kepala saat video ditayangkan, juga tidak diperbolehkan melihat ke luar jendela saat berjalan melewati lorong.

3. Menggunakan Mantan Praktisi untuk Menipu Praktisi

Zhang Quanhao adalah mantan praktisi Falun Gong yang berhenti berlatih di bawah tekanan. Zhang bekerja dengan otoritas pusat pencucian otak untuk menipu praktisi lain agar berhenti berlatih. Dia saat ini bekerja di pusat pencucian otak di Distrik Jiang'an. Dia juga pergi ke rumah praktisi dengan pejabat setempat untuk mengganggu mereka.

Mantan praktisi Suo Hanhua juga bekerja di pusat pencucian otak di Distrik Jiang'an untuk mencuci otak para praktisi yang teguh.

Gong Lianghan adalah anggota Komite Urusan Politik dan Hukum Wuhan, sebuah badan di luar kerangka hukum yang bertugas menganiaya Falun Gong. Dia menyiksa beberapa praktisi pada tanggal 19 Maret dan mengancam akan menempatkan mereka di pusat pencucian otak jika mereka tidak menandatangani pernyataan untuk melepaskan Falun Gong.

4. Ancaman untuk Merampas Pensiun, Rumah, dan Pekerjaan

Fang Wanggui, seorang praktisi berusia 90 tahun yang tinggal di Distrik Wuchang, dipaksa oleh pihak berwenang untuk pergi ke pusat pencucian otak. Pada bulan Januari 2021, Li Jie, kepala Kantor Polisi Zhonghualu, dan tiga orang lainnya masuk ke rumahnya. Mereka menyeretnya ke Pusat Pencucian Otak Nanhu dan membebaskannya di malam hari. Ini terjadi tiga hari berturut-turut.

Di dalam pusat pencucian otak, para pejabat memerintahkan Fang untuk membubuhkan sidik jarinya pada pernyataan-pernyataan yang melepaskan keyakinannya. Setelah dia menolak, mereka mengancam akan menangguhkan pensiunnya, menyita rumah, dan menghancurkan bisnis putra dan menantunya. Fang masih menolak. Pada hari ketiga penyiksaan yang berkelanjutan ini, tiga pejabat dari komunitas Dufuti membawanya ke pusat pencucian otak, meraih tangannya dan memaksanya untuk membubuhkan sidik jari pada dokumen-dokumen tersebut. Pejabat berkata, "Kamu melakukannya sendiri!"

Tiga Belas Pusat Pencucian Otak Masih Aktif di Wuhan

Dua Pusat Pencucian Otak di Distrik Wuchang (satu baru dibuka)

1. Pusat Pencucian Otak Nanhu: terletak di belakang sebuah restoran dekat Rumah Sakit Nanhu. 2. Ada pusat cuci otak di dalam hotel di dekatnya, yang dioperasikan oleh Departemen Kepolisian Wuchang.

Dua Pusat Pencucian Otak di Distrik Jiang'an (keduanya baru saja dibuka)

1. Salah satunya terletak di daerah miskin terpencil di Jalan Wangjiahe di Distrik Haungpi. Orang yang bertanggung jawab atas pusat pencucian otak ini adalah Yan Dingguo, kepala Kantor Komisi Disiplin di Distrik Jiang'an.

2. Pusat Pencucian Otak Shiqiao terletak di dalam Stasiun Manajemen Konstruksi Distrik Jiang'an (No. 7 di Gang Shiqiao).

Dua Pusat Pencucian Otak di Distrik Qingshan (keduanya baru saja dibuka)

1. Salah satunya terletak di No. 12-3 di Gongye 2nd Road. Tempat ini disediakan oleh Design and Research Institute of Wuhan Iron & Steel Group. Komite Urusan Politik dan Hukum Distrik Qingshan menjalankannya.

2. Yang lainnya terletak di Yangang 2nd Road di Honggangcheng.

Dua Pusat Pencucian Otak di Distrik Hanyang (keduanya baru saja dibuka)

1. Pusat Pencucian Otak Fengbi terletak di Jalan Qinduankou dekat pasar baja tua.

2. Pusat Pencucian Otak Hanyang (alamat tidak diketahui).

Pusat Pencucian Otak Qingling di Distrik Hongshan (baru-baru ini dibuka)

Pusat cuci otak ini dijalankan oleh Komite Urusan Politik dan Hukum, Kantor 610 Distrik Hongshan. Itu terletak di dalam Sekolah Menengah Yuanshizui di Kecamatan Qingling. Disana merupakan tanah kosong dan penduduk terdekat telah pindah. Pemerintah menghabiskan enam juta yuan untuk membangun pusat pencucian otak dan sistem pengawasan khusus untuk menganiaya praktisi Falun Gong dan pembangkang politik.

Pusat pencucian otak lainnya termasuk Pusat Pencucian Otak Area Pengembangan Teknologi Donghu (baru-baru ini dibuka), Pusat Pencucian Otak E'touwan di Distrik Qiaokou, Pusat Pencucian Otak Yusunshan di Distrik Jianghan dan Pusat Pencucian Otak Liuji di Distrik Xinzhou.

21 Praktisi Dibawa ke Pusat Pencucian Otak Antara Bulan Mei dan Juni 2021

1. Han Kai, seorang insinyur senior dari Institut Umum Penelitian Desain Zhongnan, ditangkap di tempat kerja pada tanggal 15 Juni. Wang Qiang dari Kantor Keamanan Umum memerintahkan penangkapan, dan anggota Komite Urusan Politik dan Hukum Distrik Jiang'an dan kepala lingkungan Baibuting melakukan penangkapan.

2. Petugas dari Kantor Polisi Siweilu mencari Liu Li di rumah pada malam tanggal 7 Juni. Tidak ada yang membukakan pintu. Petugas memutuskan aliran air dan listrik ke rumah Liu dan mereka di luar pintunya semalaman. Di pagi hari (tanggal 8 Juni), petugas menyewa tukang kunci untuk membuka pintu Liu dan mereka membawanya ke Pusat Pencucian Otak Houhu.

3. Petugas dari Kantor Polisi Zongguanjie di Distrik Qiaokou dan petugas dari komunitas Yimei menggeledah rumah Deng Xiuqin. Petugas menangkap dan membawanya ke Pusat Pencucian Otak E'touwan pada tanggal 8 Juni.

4. Pejabat dari komunitas Changjiang dan anggota staf pusat pencucian otak menangkap Shi Xuan yang berusia 70 tahun pada tanggal 3 Juni.

5. Pihak berwenang menangkap Guo Ping dari Distrik Qingshan pada tanggal 2 Juni. Menurut pejabat komunitasnya, dia dibawa ke pusat pencucian otak di Distrik Huangpi.

6. Zhang Ke dari Distrik Jiang'an dibawa ke pusat pencucian otak sekitar tanggal 1 Juni.

7. Pihak berwenang di Distrik Jiang'an menempatkan 12 praktisi di pusat pencucian otak antara tanggal 18 dan 31 Mei. Para praktisi adalah Yang Jiamin, Chen Hanzhen, Feng Xiaoyuan, Bao Julian, Zhang Changming, Ling Li, Chen Guangzhen, Lu Jin, Tian Yinghui, Chen Wenjuan, Jin Qiuzhen, dan Tian Huifang.

8. Xi Guoxiu dari Distrik Hanyang tidak pernah kembali setelah dia meninggalkan rumahnya pada tanggal 24 Mei. Keluarganya khawatir, mengetahui dia dibawa ke pusat pencucian otak.

9. Liu Tao dari Area Pengembangan Teknologi Donghu ditangkap pada tanggal 16 Mei.

10. Sekelompok petugas masuk ke rumah Xia Yulan di Distrik Wuchang dan membawanya ke pusat pencucian otak pada tanggal 4 Mei.

Daftar Lengkap 43 Praktisi Falun Gong Dibawa ke Pusat Pencucian Otak Sejak Bulan Januari 2021

Distrik Jiang'an (16 praktisi): Yang Jiamin, Chen Hanzhen, Feng Xiaoyuan, Bao Julian, Zhang Changming, Ling Li, Chen Guangzhen, Lu Jin, Tian Yinghui, Chen Wenjuan, Jin Qiuzhen, dan Tian Huifang, Zhang Ke, Shi Xuan, Han Kai, dan Liu Li

Distrik Qingshan (8 praktisi +1 non-praktisi): Xiang Changqing (dua kali), Dr. Tang, Liu Meili, Zheng Xinlian, Shao Zhaodi, Zhou Huifang, Guo Ping, Zhang Wei, dan putra Li Yuzhen, non-praktisi yang mengalami cuci otak karena ibunya menolak untuk melepaskan Falun Gong

Distrik Qiaokou (5 praktisi): Xiong Lihua, Li Jianqun, Yin Guixiang, Huang Yongmei, dan Deng Xiuqin

Distrik Hongshan (4 praktisi): Zou Liyu, Wang Aiqun, Wang Xianqiu, Li Chunlian, Zhang Wei

Distrik Wuhan (5 praktisi): Fang Wanggui, Xia Yulan, Xiong Hanlian, Zhou, dan Liu

Distrik Hanyang (2 praktisi): Feng Jiwu dan Xi Guoxiu

Area Pengembangan Teknologi Donghu (2 orang): Zhang Hongzhen dan Liu Tao

Distrik Jianghan (1 praktisi): Zhou Yuqin

Seluruh artikel, grafik, dan konten yang dipublikasikan Minghui.org dilindungi oleh Hak Cipta. Publikasi/cetak ulang yang bersifat non-komersial diizinkan tetapi harus mencantumkan judul artikel, link sumber artikel dan dibuat jelas bahwa itu berasal dari website Minghui.org

Kategori: Ulasan Penganiayaan