(Minghui.org) Seorang penduduk Kota Daqing, Provinsi Heilongjiang diadili pada 10 Juni 2022 karena keyakinannya pada Falun Gong, sebuah disiplin spiritual yang telah dianiaya oleh rezim komunis Tiongkok sejak 1999. Pengacaranya tidak diberitahu tentang sidang. Saat bersaksi membela diri, dia sering disela oleh hakim.

Sun Wenzhong ditangkap di rumahnya pada sore hari tanggal 8 Januari 2022. Penangkapannya terjadi beberapa jam setelah dua praktisi Falun Gong setempat lainnya pada hari itu, termasuk teman sekamarnya, Sun Deguo, dan Dai Zhidong.

Tanpa menunjukkan identitas atau surat perintah penggeledahan, polisi menerobos masuk ke apartemen sewa Sun Wenzhong dan Sun Deguo dan menyita buku-buku Falun Gong, kartu debit, sejumlah uang tunai, dan komputer. Polisi meminum dua belas kaleng air kelapa tanpa meminta dan juga mengambil dua belas pasang sarung tangan Sun Deguo yang dia beli untuk memuat barang di tempat kerja.

Praktisi keempat, Zhang Liguo, yang juga berbagi apartemen dengan Sun Wenzhong dan Sun Deguo, juga ditangkap.

Sementara Dai, Sun Deguo, dan Zhang kemudian dibebaskan dengan jaminan setelah membayar denda 10.000 yuan (Rp 22.000.000), Sun Wenzhong ditahan di Pusat Penahanan Taikang, dengan tuduhan “merusak penegakan hukum dengan organisasi sesat” dalih standar yang digunakan oleh rezim komunis untuk menjebak praktisi Falun Gong.

Penangkapan dan pemerasan keuangan merupakan pukulan berat bagi Dai, yang masih berduka atas kematian istrinya karena penganiayaan. Kesehatannya dengan cepat memburuk setelah kembali ke rumah dan dia meninggal sebulan kemudian, pada 11 Februari. Dia berusia 60 tahun.

Ketika keluarga Sun Wenzhong pergi ke Departemen Kepolisian Kabupaten Lindian untuk menanyakan kasusnya, petugas Wei Fang berteriak kepada mereka: "Jika kamu terus berbicara tentang hukum dengan saya, saya akan menangkap kalian semua!"

Sun Wenzhong kemudian dipindahkan ke Pusat Penahanan No. 2 Kota Daqing dan didakwa oleh Kejaksaan Distrik Ranghulu.

Pengadilan Distrik Ranghulu tidak memberi tahu pengacara atau keluarganya tentang persidangan pada 10 Juni. Sun bertindak membela diri sendiri dan mengajukan pembelaan tidak bersalah. Hakim Zhang Xinle sering menyela dia dan menunda sidang dalam waktu kurang dari 30 menit.

Pengacara Sun mengunjunginya pada 16 Juni.

Hakim jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit tak lama setelah sidang. Menurut orang dalam, beberapa rekannya percaya ini adalah pembalasan karma atas keterlibatannya dalam menganiaya praktisi Falun Gong.

Informasi kontak pelaku:

Zhang Xinle (张欣乐), hakim ketua Pengadilan Distrik Ranghulu: +86-13359596629, +86-459-6585010
Liu Zhenkui (刘振魁), kepala Kejaksaan Distrik Ranghulu: +86-459-5974999, +86- 13359590901
Bai Jingquan (白景权), ketua Pengadilan Distrik Ranghulu: +86-459-5509009

Seluruh artikel, grafik, dan konten yang dipublikasikan Minghui.org dilindungi oleh Hak Cipta. Publikasi/cetak ulang yang bersifat non-komersial diizinkan tetapi harus mencantumkan judul artikel, link sumber artikel dan dibuat jelas bahwa itu berasal dari website Minghui.org

Kategori: Laporan Penganiayaan