(Minghui.org) Telah dikonfirmasi oleh Minghui.org pada akhir November 2024 bahwa dua penduduk Kota Neijiang, Provinsi Sichuan telah dijatuhi hukuman penjara karena keyakinan mereka yang sama pada Falun Gong, sebuah disiplin spiritual yang telah dianiaya oleh rezim komunis Tiongkok sejak 1999.
Chen Darong, 74 tahun, dan Huang Daihua ditangkap pada 12 September 2023, bersama dengan lima praktisi lainnya saat mempelajari buku-buku Falun Gong di sebuah rumah pribadi. Polisi menggerebek sebagian besar rumah praktisi dan menyita buku-buku Falun Gong serta barang-barang pribadi lainnya. Mereka semua dibawa ke Kantor Polisi Dongxing untuk diinterogasi.
Chen, Huang, dan empat praktisi wanita lainnya, termasuk Mo Qun, Long Qilin, Chen Shuqin, dan Zhu Dianqun, yang semuanya berusia lebih dari 70 tahun, dibebaskan dengan jaminan setelah diinterogasi selama beberapa hari. Praktisi ketujuh, Tan Shuncheng, berusia sekitar 50 tahun, masih ditahan.
Ketujuh praktisi tersebut hadir di Pengadilan Distrik Dongxing pada tanggal 29 April 2024. Pada akhir November 2024, dipastikan bahwa Chen Darong dan Huang dijatuhi hukuman penjara, masing-masing selama 2 tahun dan 1,5 tahun. Keduanya diizinkan untuk menjalani hukuman di luar penjara. Chen, yang saat ini dirawat di rumah sakit karena kondisi medis yang tidak diketahui, juga didenda 6.000 yuan. Tidak jelas apakah kelima praktisi lainnya dijatuhi hukuman.
Ini adalah kedua kalinya Chen dijatuhi hukuman karena keyakinannya pada Falun Gong. Sebelumnya, ia pernah ditangkap pada tanggal 26 Juli 2009 dan ditahan di Pusat Penahanan Distrik Dongxing. Pengadilan Distrik Dongxing menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara pada tanggal 18 Desember 2009. Ia dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Sichuan pada tanggal 14 Januari 2010 dan dibebaskan pada tanggal 25 Juli 2012.
Laporan Terkait :
Neijiang, Provinsi Sichuan: Tujuh Orang Diadili karena Berlatih Falun Gong
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2025 Minghui.org