(Minghui.org) Berita hari ini dari Tiongkok mencakup insiden penganiayaan yang terjadi di 6 kota atau kabupaten di 4 provinsi, di mana setidaknya 13 praktisi baru-baru ini dianiaya karena keyakinan mereka.
1. [Kota Chengdu, Provinsi Sichuan] Deng Weijian Ditangkap
Deng Weijian [pria] dari Distrik Qingbaijiang ditangkap pada tanggal 26 November 2024.
2. [Kabupaten Xishui, Provinsi Hubei] Hua Li dan Zhou Yuerong Ditahan
Hua Li [wanita] dan Zhou Yuerong [wanita] dari Kota Qingquan membagikan kalender desktop yang memuat informasi tentang Falun Gong di pinggiran Kabupaten Xishui pada tanggal 14 November 2024 dan dilaporkan ke polisi. Mereka segera ditangkap oleh petugas dari Kantor Polisi Caihe dan Kantor Polisi Qingquan. Petugas mengumpulkan sidik jari, telapak tangan, dan gambar iris mata mereka.
Hua dijatuhi hukuman lima hari di Pusat Penahanan Kabupaten Jichun dan telah dibebaskan.
Zhou ditahan sebagai tahanan kriminal. Awalnya, ia ditahan di Pusat Penahanan Huangzhou dan kemudian dipindahkan ke Pusat Penahanan Wuxue. Keluarganya tidak diizinkan untuk mengunjunginya.
3. [Tianjin] Nyonya Dou dan Nyonya Duan Ditangkap
Dou [wanita] dan Duan [wanita] dari Distrik Dongli ditangkap di rumah sekitar pukul 8:30 pagi pada tanggal 20 November 2024 oleh petugas Divisi Kasus Distrik Hedong. Rumah mereka digeledah. Mereka dibebaskan sekitar pukul 5 sore hari itu.
4. [Kota Jiujiang, Provinsi Jiangxi] Li Yilong dan Luo Meilin Dimasukkan ke Penjara
Li Yilong [pria] ditangkap di tempat kerjanya, di sebuah pabrik, pada tanggal 9 Agustus 2024. Keluarganya baru-baru ini mengonfirmasi bahwa ia telah dimasukkan ke Penjara Nanchang. Rincian tentang dakwaan, persidangan, dan hukumannya tidak jelas. Istrinya pergi ke penjara untuk mengunjunginya, tetapi ditolak.
Luo Meilin [wanita] ditangkap dan dimasukkan ke Pusat Penahanan Kota Jiujiang pada tanggal 20 Juli 2023 oleh petugas Divisi Keamanan Dalam Negeri Distrik Chaisang. Ia dijatuhi hukuman 18 bulan penjara dan telah dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Jiangxi.
5. [Kota Jiujiang, Provinsi Jiangxi] Tian Haiying Menghadapi Dakwaan
Tian Haiying [wanita] ditangkap di jalan pada tanggal 20 Agustus 2024 oleh petugas Kantor Polisi Jalan Shahe. Sejak saat itu, ia ditahan di Pusat Penahanan Kota Jiujiang. Kini, ia menghadapi tuntutan hukum setelah Kejaksaan Distrik Chaisang melimpahkan kasusnya ke Kejaksaan Kabupaten Yongxiu. Kejaksaan ini ditunjuk untuk menangani semua kasus Falun Gong di wilayah Jiujiang.
6. [Kota Shenyang, Provinsi Liaoning] Yin Baoxiang Ditahan
Yin Baoxiang [wanita] ditangkap di luar gedung apartemennya pada sore hari tanggal 9 September 2024 oleh beberapa petugas dari Kantor Polisi Liaohe. Para petugas menggeledah rumahnya, menyita buku-buku Falun Gong, laptop, dan printer.
Yin sebelumnya ditangkap karena menyebarkan brosur Falun Gong pada tanggal 10 Agustus dan ditahan selama enam hari di Pusat Penahanan Pertama Kota Shenyang. Seorang petugas mengambil kunci rumahnya saat menggerebek rumahnya dan tidak mengembalikannya sampai sembilan hari kemudian.
7. [Kota Donggang, Provinsi Liaoning] Pan Guizhen Ditahan
Pan Guizhen [wanita], warga Kota Beijing, ditangkap di Pasar Jalan Majiadian pada tanggal 4 November 2024, setelah seseorang melaporkannya karena berbicara kepada orang-orang tentang penganiayaan terhadap Falun Gong. Ia ditahan selama 15 hari dan dibebaskan pada tanggal 19 November 2024.
8. [Kota Chengdu, Provinsi Sichuan] Xie Yingxiu dan Lai Xianhui Ditangkap
Xie Yingxiu, wanita berusia 85 tahun, berbicara kepada tiga siswa sekolah menengah tentang penganiayaan terhadap Falun Gong pada suatu Jumat sore di bulan April 2024. Para siswa tersebut mengambil fotonya dan melaporkannya ke polisi. Petugas dari Kantor Polisi Guihu menangkapnya. Mereka menginterogasinya dan menjadikan ketiga siswa tersebut sebagai saksi. Mereka menggeledah rumahnya, menyita buku-buku Falun Gong dan foto pencipta Falun Gong. Mereka menahannya selama sekitar delapan jam, mencaci-makinya, memfitnah Falun Gong, dan memaksanya menandatangani catatan interogasi sebelum melepaskannya.
Lai Xianhui, wanita, 74 tahun, berbicara kepada seorang siswa sekolah menengah tentang penganiayaan terhadap Falun Gong setelah pukul 4 sore pada tanggal 4 September 2024. Siswa tersebut mengambil fotonya secara diam-diam, menelepon polisi, dan membuat petugas Kantor Polisi Chengdong menangkapnya. Setelah membawanya ke kantor polisi, polisi menggeledah tasnya, menyita tujuh kenang-kenangan berisi pesan-pesan Falun Gong dan salinan artikel, “Mengapa Ada Umat Manusia,” yang ditulis oleh pencipta Falun Gong. Mereka menelepon putranya untuk menjemputnya pulang sekitar tengah malam.
Pada pagi hari tanggal 19 September, Lai, suaminya, dan putranya dipanggil ke kantor lingkungan. Mereka memerintahkannya untuk menandatangani pernyataan untuk melepaskan Falun Gong. Ia menolak. Mereka kemudian mengancam putranya dan memerintahkannya untuk memaksanya melakukannya. Ia tetap menolak untuk mematuhinya.
Sekitar waktu yang sama, delapan petugas keamanan menggeledah rumahnya dua kali. Namun, mereka tidak menemukan materi terkait Falun Gong.
9. [Kota Chengdu, Provinsi Sichuan] Kasus Zhong Fangqiong Dikembalikan ke Polisi
Zhong Fangqiong, 59 tahun, ditangkap pada 7 Juli 2024 oleh petugas dari Kantor Polisi Dafengnan. Jaksa baru-baru ini mengembalikan kasus tersebut ke polisi. Tidak jelas apakah karena kurangnya bukti atau alasan lain.
Zhong sebelumnya dijatuhi hukuman dua kali dengan total 11 tahun penjara karena berlatih Falun Gong. Ia mengalami penyiksaan tanpa henti di pusat penahanan dan penjara. Polisi terus mengganggunya setelah ia dibebaskan.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2025 Minghui.org
