(Minghui.org) Salam kepada Guru! Salam kepada rekan praktisi!

Situs web Minghui telah mengadakan Fahui Tiongkok tahunan bagi praktisi Falun Dafa di Tiongkok selama 22 kali. Di tahap akhir pelurusan Fa ini, saya ingin melaporkan pada Guru dan berbagi dengan praktisi sebagian pengalaman saya dalam membantu warga setempat memahami fakta penganiayaan terhadap Falun Dafa.

Mulai Berkultivasi

Saya tinggal di sebuah kabupaten luar Kota Changchun, Provinsi Jilin. Saya dulunya adalah sopir bus. Suatu hari di tahun 1997, saat mengemudikan bus ke alun-alun stasiun kereta Changchun, saya melihat lingkaran besar berputar di langit, benar-benar mengaburkan matahari. Saya tertegun dan tidak tahu itu apa. Kemudian, saya menyadari bahwa itu adalah Falun (roda hukum). Ini adalah pertemuan pertama saya dengan Falun Dafa. Istri saya yang lebih dulu berlatih Falun Dafa. Suatu kali, saya mengambil buku Zhuan Falun II dan membaca sebagian. Guru membicarakan tentang Buddha, Tao, dan Dewa di buku itu dan menunjukkan kekurangan dari beberapa agama. Saya rasa penulisnya terdengar lancang, jadi saya memiliki keraguan dan tidak langsung berlatih. Ini adalah kesan pertama saya tentang Fa Guru.

Tahun 1998, saya membaca buku utama dari Falun Dafa, Zhuan Falun. Sebuah karakter Mandarin, “像”(xiàng, yang berarti gambar), menjadi foto seorang pria menggunakan jas, memandang saya dan tersenyum. Itu adalah foto Guru yang sangat jelas. Saya terus membaca. Saat hampir mencapai halaman terakhir, saya memandang karakter itu lagi dan melihat fotonya berangsur-angsur memudar. Saya menyadari bahwa buku ini berasal dari langit, dan saya selalu ingin membaca buku langit!

Sesudah itu, saya tidak bisa berhenti membaca buku Zhuan Falun. Ketika ada waktu luang di saat bekerja, saya membacanya. Buku ini sering bersinar dengan cahaya keemasan; semakin banyak cahaya emas yang terpancar, semakin ingin saya membacanya. Terkadang saya melihat karakter di dalam buku berputar. Semakin banyak karakter yang berputar, semakin ingin saya membacanya.

Menghadapi Penganiayaan

Selama beberapa hari sebelum penganiayaan dimulai tanggal 20 Juli 1999, saya terus melihat pemandangan banyak orang naik ke bus yang penuh. Kemudian saya mendengar bahwa pemerintah melarang latihan ini dan akan menangkap praktisi. Selama latihan bersama pagi tanggal 20 Juli, saya melihat pemandangan berbagai macam makhluk surgawi di langit. Mereka terbang di dekat saya, mencakupkan tangan di depan dada, lalu terbang pergi–sungguh pemandangan yang luar biasa. Ini memperkuat ketetapan hati saya untuk membuktikan kebenaran Fa.

Keesokan harinya, saya menaiki bus ke Changchun, ibu kota provinsi, untuk memohon secara damai bagi Dafa. Namun petugas polisi berjaga di stasiun bus setempat, tidak membiarkan praktisi Falun Dafa menaiki bus. Salah satu pengemudi bus, yang adalah teman kerja, memanggil nama saya di luar stasiun bus dan menawarkan diri mengantar saya dan beberapa praktisi ke Changchun secara gratis.

Saat saya tiba di gedung pemerintahan provinsi, banyak praktisi sudah ada di sana. Kemudian, saya pergi ke Alun-Alun Rakyat, dan banyak praktisi juga berkumpul di sana. Banyak praktisi melihat Falun di tempat tersebut. Polisi mengepung kami dan menyeret praktisi ke dalam bus, serta mengirim kami ke sebuah stadium. Pada malam hari, saya diantar ke kantor polisi daerah saya, lalu dibebaskan.

Pada saat itu, tidak ada praktisi setempat kami yang mempunyai akses ke situs web Minghui. Saya menaiki kereta dua kali ke Kota Jinzhou, Provinsi Liaoning, untuk mengambil terbitan Minghui yang kami bagikan di antara praktisi setempat. Kemudian kami belajar cara mengakses Minghui dan menghubungkan diri kami dengan keseluruhan proses pelurusan Fa.

Saya mendedikasikan diri sepenuhnya untuk pelurusan Fa. Saya tidur dengan pakaian lengkap, siap untuk belajar Fa atau melakukan latihan kapan pun saya bisa. Saat ada proyek baru muncul, saya dengan semangat membantu. Suatu kali, setelah saya menyelesaikan pekerjaan Dafa dan pulang ke rumah, Guru menyemangati saya dengan menunjukkan bahwa ruangan itu penuh dengan Falun, bahkan di semua pori-pori saya.

Guru memberi saya petunjuk dengan berbagai cara tentang pergi ke Beijing untuk membuktikan kebenaran Fa. Suatu kali dalam mimpi, saya melihat kapal besar dengan Guru berdiri di haluan kapal mengenakan jas hitam. Ada Dewa yang mendesak saya cepat naik ke kapal. Di lain waktu, saya melihat pemandangan dengan mata terbuka, bahwa seseorang di depan saya mendesak saya pergi ke Beijing. Di lain waktu, seseorang membuka peta di atas kasur. Kemudian peta itu berubah menjadi gambar Lapangan Tiananmen. Sebuah suara memberi saya arahan untuk pergi ke Lapangan Tiananmen menggunakan kereta.

Saya membagikan petunjuk ini dengan praktisi setempat, namun tidak ada satu pun yang mau pergi bersama saya, jadi saya memutuskan untuk pergi sendiri. Namun, di malam yang sama, saat saya dan istri duduk di atas tempat tidur, tubuh istri saya berubah menjadi sebuah gunung, dan kepala banteng menyembul dari jantungnya, menatap saya. Lalu gunung itu jatuh ke belakang, dan tubuh istri saya muncul lagi. Saat itu dia sedang merasa tidak enak badan, yang saya tahu kondisi ini mencoba menghentikan saya pergi ke Beijing. Namun istri menyemangati saya untuk pergi.

Jadi saya membawa buku Zhuan Falun, mengenakan lencana Falun, dan menaiki kereta ke Beijing. Saya selesai membaca keseluruhan buku pada saat kereta sampai di Beijing. Saya tiba di Lapangan Tiananmen dan memasuki gerbang. Saat polisi bertanya apakah saya berlatih Falun Dafa. Saya menjawab dengan jujur. Lalu polisi menangkap saya dan membawa saya ke Kantor Polisi Tiananmen.

Kemudian, staf dari Kantor Perhubungan Provinsi Jilin di Beijing membawa saya ke kantor mereka, di sana sudah ada banyak praktisi. Kemudian, lebih dari sepuluh orang praktisi dibawa kembali ke Changchun. Saya lalu dibawa ke pusat penahanan di kabupaten saya dan dibebaskan beberapa hari kemudian. Saya membawa kembali lencana Falun dan buku Zhuan Falun secara utuh, yang belakangan saya sadari adalah hal yang ajaib.

Membuktikan Kebenaran Fa

Setelah perjalanan ke Beijing, kami mulai menggunakan berbagai cara untuk membuktikan kebenaran Fa. Suatu kali kami menggantung pengeras suara di pemancar TV pusat kota, yang menyiarkan fakta Falun Dafa selama satu jam. Kami juga membuat spanduk kami sendiri. Suatu kali kami membuat lebih dari dua ratus spanduk di rumah seorang praktisi. Kami mengecat karakter di setiap spanduk, jadi ruangan itu penuh dengan bau kuat dari cat. Saat kami selesai bersih-bersih, polisi tiba, namun mereka tidak menyadari apapun. Saya menggantung spanduk di tempat-tempat yang sulit dijangkau, seperti menara transmisi listrik yang tinggi dan pemancar TV. Saya juga menggantung spanduk di kabupaten tetangga. Suatu kali, setelah memasang spanduk, saya menempatkan brosur klarifikasi fakta di mobil-mobil polisi.

Saya bekerja di kabupaten tetangga selama dua bulan sebagai sopir ambulans di rumah sakit yang baru saja dibuka. Saat saya mengantar staf rumah sakit berkeliling untuk menyebarkan brosur yang mempromosikan rumah sakit, saya justru menyebarkan materi Dafa.

Saat wakil direktur Biro Kesehatan ingin menggunakan ambulans untuk pergi ke sebuah rapat, saya sebagai sopir, melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk memberitahunya tentang penganiayaan Dafa. Di hari perjalanan, direktur dan beberapa kepala bagian ikut serta. Saya menyerahkan buklet Dafa dan memintanya untuk membacanya. Setelah membacanya, dia memberikannya kepada kepala bagian, dan saya menyerahkan lebih banyak buklet. Mereka semua mengambil bukletnya.

Kami juga mengecat pesan fakta Dafa di jalan. Suatu kali, saya dan dua praktisi setempat mengecat pesan di jembatan jalan. Saat kami selesai, sebuah mobil polisi menghampiri kami dengan sirene kencang. Dua praktisi minggir ke samping jalan. Saya rasa saya harus menghadapi polisi sendiri untuk melindungi mereka. Membawa ember cat di satu tangan dan kuas di tangan lain, saya berjalan langsung ke mobil polisi, namun mobil tiba-tiba mengerem, lalu berbelok menjauh. Guru telah melindungi saya!

Petugas dari kantor polisi setempat tahu bahwa saya bertanggung jawab di banyak kegiatan terkait Falun Dafa. Mereka sering menangkap dan menahan saya selama beberapa hari di “tanggal-tanggal sensitif,” saat mereka takut saya akan melakukan sesuatu.

Saya kemudian membuat beberapa papan informasi–pertama menggunakan kertas karton tebal, lalu menggantinya menjadi kain. Ukurannya selebar satu meter dan panjang dua meter, berisi informasi klarifikasi fakta. Kami menaruhnya di tempat-tempat orang berkumpul, termasuk di pasar. Suatu kali, kami bahkan menaruhnya di papan buletin iklan di pintu masuk gedung pemerintahan.

Kami juga menyebarkan materi Dafa dari pintu ke pintu, mencakup setiap rumah. Saya sering melakukannya di jalanan yang ramai, meski ada lebih banyak pejalan kaki, lebih banyak polisi, dan lebih banyak petugas yang menyamar.

Tahun 2003, Guru mengomentari sebuah artikel Minghui dan meminta praktisi mengungkap kepada publik pelaku kejahatan setempat dan mendokumentasikan pengalaman penganiayaan masing-masing. Setelah membacanya, saya pergi ke kota lain untuk meminta praktisi membantu mengunggah pengalaman saya secara daring. Kemudian kami memiliki edisi Buletin Minghui setempat sendiri. Kami memproduksinya dalam jumlah besar dan menyebarkannya ke semua tempat, mencakup seluruh area kami, yang secara efektif menghalangi pelaku kejahatan.

Seorang direktur kantor polisi setempat kami mendekati seorang praktisi setempat dan memohon agar kami berhenti mengeksposnya. Dia merasa malu di jalan.

Menyebarkan Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis Secara Luas

Tanggal 19 November 2004, koran Mandarin Epoch Times menerbitkan buku Sembilan Komentar Mengenai Partai Komunis (selanjutnya disebut sebagai Sembilan Komentar), yang membedah sejarah asli Partai Komunis Tiongkok (PKT) secara komprehensif dan sistematis serta mengungkap watak jahatnya. Mengekspos hal ini kepada rakyat Tiongkok menandai babak baru dalam proses pelurusan Fa. Dengan adanya Sembilan Komentar, gelombang pemunduran dari PKT dimulai. Saya berinisiatif menyebarkan Sembilan Komentar di daerah setempat kami.

Awalnya saya membeli 9.000 DVD Sembilan Komentar dari Changchun. Karena sebagian praktisi merasa bahwa Sembilan Komentar berarti melibatkan diri dalam politik, tidak banyak praktisi yang membantu. Saya kebanyakan menyebarkannya sendiri, ini membutuhkan waktu lebih dari satu tahun.

Kemudian saya bekerja sama dengan praktisi lain, kami memproduksi sekitar 5.000 buku Sembilan Komentar. Pada saat itu, saya mengemudikan bus besar di siang hari dan mencetak buku di malam hari tanpa lelah.

Lima atau enam praktisi sering mengemudi bersama untuk menyebarkan buklet. Suatu kali, kami pergi ke persimpangan lima kabupaten dengan lebih dari 2.000 buku Sembilan Komentar. Dua praktisi menyebarkan ke sebuah desa dengan berjalan kaki, membawa banyak buku untuk bisa mencakup setiap rumah di desa tersebut.

Suatu kali, saat seorang praktisi sedang menyebarkan Sembilan Komentar, seorang pria keluar dari rumah dan memegang praktisi. Saya bergegas menghampirinya dan mengeluarkan buku Sembilan Komentar. Saya menjelaskan apa yang kami lakukan dan memintanya membaca buku dengan saksama agar dia bisa memahami watak sejati PKT. Dia terdiam, lalu bergumam, “Terima kasih,” dan berjalan pergi. Guru membantu melenyapkan bahaya dan menyelamatkan makhluk hidup. Orang-orang sesungguhnya menanti fakta.

Saat saya mengemudikan bus, saya sering menyebarkan materi klarifikasi fakta kepada penumpang dan berbicara dengan mereka. Setelah diterbitkannya Sembilan Komentar, saya khusus mempelajarinya, lalu menggunakan isinya untuk mengklarifikasi fakta. Suatu kali, sekretaris dari Komite Urusan Politik dan Hukum dari kota tetangga naik ke bus saya. Saya berbicara padanya, dan dia menerima apa yang saya katakan. Di lain waktu, seorang petugas polisi wanita menaiki bus saya dan duduk di kursi belakang. Setelah saya mengklarifikasi fakta kepada penumpang saya, dia berbicara pada saya sebelum turun dan berkata dia mengagumi praktisi Dafa.

Saya bekerja sama dengan praktisi lain, dan bersama-sama kami menyebarkan Sembilan Komentar ke seluruh kabupaten dan kota sekitar, menjangkau setiap rumah. Sebagian praktisi bahkan menjangkau Mongolia Dalam. Suatu kali dalam penglihatan saya, saya melihat Dewa muncul di hadapan saya, mencakupkan tangan sebagai tanda hormat!

Memasang Antena New Tang Dynasty TV di Area Setempat

Saat saya mengetahui tentang antena siaran New Tang Dynasty (NTD) TV, saya memahami bahwa itu adalah proyek garis depan dalam membuktikan kebenaran Fa dan memutuskan untuk mulai mengerjakannya.

Saya menginvestasikan 2.000 yuan sebagai modal awal dan berkolaborasi dengan praktisi lain untuk memasang antena parabola bagi rumah-rumah. Saya tidak mencari keuntungan dari pekerjaan ini dan hanya menagih biaya minimum.

Kami memasang antena parabola bagi banyak rumah. Kami menyediakan pemasangan gratis bagi petugas desa sebagai satu cara untuk mempromosikannya. Kami juga menjangkau banyak rumah di kabupaten dan kota tetangga.

Orang-orang menikmati program NTD TV dan lebih banyak orang bersedia menerima fakta tentang penganiayaan terhadap Dafa.

Mengajukan Gugatan terhadap Jiang Zemin

Tahun 2015, praktisi Dafa di seluruh dunia mengajukan gugatan terhadap Jiang Zemin, dalang di balik penganiayaan terhadap Dafa. Setiap hari, NTD news memperbarui angka gugatan yang telah diajukan. Saat jumlahnya mencapai 400, saya menyadari bahwa saya juga harus mengajukan gugatan. Saya dan praktisi setempat lainnya mengajukan gugatan menggunakan nama asli kami. Pada saat itu, jumlah penggugat meningkat dengan drastis.

Membantu Guru dalam Mengakhiri Ujian

Pada tanggal 5 Juni 2024, Guru menerbitkan artikel “Bencana Fa.” Kita sebagai pengikut Dafa di pelurusan Fa sedang mencapai tahap akhir, dan Guru mengamati sikap kita terhadap ujian selama keseluruhan periode pelurusan Fa.

PKT melancarkan perang propaganda dan pertempuran hukum melawan Guru dan Dafa di akhir tahun 2024. Kita harus berkultivasi dengan lebih rajin lagi selama waktu ini.

Sebagian dari kami memilih artikel dari situs web Minghui untuk disebarkan di antara praktisi setempat, yang menanggapi dengan positif dan antusias bergabung dalam pertempuran ini. Kami sebelumnya memancarkan pikiran lurus selama 15 atau 30 menit, namun kami memperpanjang waktu pemancaran pikiran lurus lebih lama lagi karena ujian ini. Sebagian praktisi mencurahkan lebih banyak waktu dan energi dalam hal ini. Kita fokus dalam melakukan pekerjaan nyata dalam membantu pelurusan Fa di masa yang lalu. Namun pelurusan Fa melampaui ruang dan waktu, melampaui dimensi manusia. Apa yang bisa kita bantu adalah memancarkan pikiran lurus lebih sering dengan kualitas yang lebih ampuh.

Selain setiap praktisi memancarkan pikiran lurus lebih lama secara individual, kami juga mengatur agar praktisi melakukannya bersama-sama, agar kami bisa menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Guru secara maksimal.

Kesimpulan

Guru menggunakan rencana kekuatan lama, memanfaatkan taktik lawan menaklukkan lawan, dan mengatur proses pelurusan Fa bagi praktisi Dafa. Dalam prosesnya praktisi sejati perlu untuk memanfaatkan pengaturan ini dan melakukan apa yang dibutuhkan untuk memenuhi misi kita.

Melalui proses ini, saya terus-menerus mengukur diri dengan Fa Guru dan melakukan apa yang Guru minta. Saya menyadari bahwa Guru telah menyediakan jaminan dan membuka jalan bagi praktisi Dafa untuk melakukan tindakan yang paling lurus. Tidak seorang pun boleh mengganggu, menguji, atau menganiaya praktisi Dafa. Adalah melalui pikiran lurus ini–bahwa pelurusan Fa adalah sakral dan tak bisa diganggu–saya bisa melakukan upaya penuh dalam menerobos semua gangguan kejahatan dan bencana, memaksimalkan dan menyempurnakan peran saya dalam membantu Guru meluruskan Fa dan menyelamatkan makhluk hidup.

Guru terus menunjukkan keajaiban pada saya, memanifestasikan bagaimana praktisi Dafa sejati adalah Dewa di dunia manusia, membantu Guru dan meluruskan Fa.

Dalam waktu yang sangat terbatas di waktu yang akan datang, saya akan mengindahkan ucapan Guru: semakin menjelang terakhir semakin gigih maju. Mempertahankan cara berpikir yang sama seperti di awal kultivasi, saya akan bekerja sama dengan praktisi setempat untuk membantu Guru dalam mengakhiri ujian yang Falun Dafa hadapi.

(Artikel terpilih untuk Konferensi Fa Tiongkok ke-22 di Minghui.org)