(Minghui.org) Berita hari ini dari Tiongkok mencakup insiden penganiayaan yang terjadi di 8 kota atau kabupaten di 3 provinsi, setidaknya 9 praktisi baru-baru ini dianiaya karena keyakinan mereka.

1. [Chongqing] Li Chunyuan Menghadapi Sidang

Li Chunyuan didakwa oleh Kejaksaan Distrik Jiangbei pada pertengahan November 2025. Kasusnya telah didaftarkan di Pengadilan Distrik Jiangbei.

Li ditangkap oleh petugas Kepolisian Taohua pada 21 Juli 2025, bersama dengan praktisi lain, Yang Dingchan, ketika mereka mengunjungi Chen Xiaoli di rumah sakit. Mereka dibawa ke Departemen Kepolisian Distrik Changshou. Sedangkan Yang dibebaskan dengan jaminan pada 21 Agustus, Li secara resmi ditangkap.

2. [Kota Xi'an, Provinsi Shaanxi] Keluarga Tidak Diizinkan Mengunjungi Han Jinhua

Han Jinhua, dari Kota Zhangjiakou, Provinsi Hebei, dijatuhi hukuman tiga tahun empat bulan oleh pengadilan di Kota Xi'an, Provinsi Shaanxi, pada pertengahan Juli 2025. Dia dimasukkan ke Penjara Wanita Provinsi Shaanxi pada akhir November 2025. Putranya pergi ke penjara untuk mengunjunginya pada tanggal 14 Desember. Permintaannya ditolak, dan ia diancam.

3. [Kota Dongying, Provinsi Shandong] Orang Tua Lu Jianjun Dilecehkan

Lu Jianjun dilecehkan oleh petugas Kantor Polisi Huanghelu pada tanggal 12 Desember 2025. Pada hari yang sama, orang tuanya, yang tinggal di Kota Shikou di pinggiran Dongying, juga dilecehkan oleh polisi setempat. Para petugas juga mengambil foto ayah Lu yang sudah lanjut usia dan terbaring di tempat tidur.

4. [Kabupaten Linyi, Provinsi Shandong] Wang Xiuju Dijatuhi Hukuman

Wang Xiuju dilaporkan pada paruh pertama tahun 2023 karena menyebarkan selebaran Falun Gong. Petugas Divisi Keamanan Dalam Negeri Kabupaten Linyi menggeledah rumahnya dan kemudian menyerahkan kasusnya ke Kejaksaan Kabupaten Linyi. Pengadilan Kabupaten Linyi menjatuhkan hukuman enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun dan denda 5.000 yuan (±Rp 11.000.000) pada Juli 2024.

5. [Kota Linyi, Provinsi Shandong] Sun Defeng Ditahan

Sun Defeng ditangkap di tempat kerja pada tanggal 4 Desember 2025 oleh lebih dari 10 petugas dari Kantor Polisi Shengzhuang. Dia diborgol dan dibawa pulang. Para petugas menggeledah tempat tersebut dan menyita satu kotak buku Falun Gong, foto pendiri Falun Gong, radio, cetakan Falun Gong, dan barang-barang lainnya. Suaminya juga ditangkap dan dibebaskan kemudian pada malam itu.

Sun ditahan selama dua minggu. Ketika keluarganya datang menjemputnya setelah dua minggu, polisi memberi tahu keluarga bahwa dia telah dipindahkan ke Pusat Penahanan Hedong. Mereka mengancam akan menghukumnya karena dia menolak meninggalkan Falun Gong.

6. [Kabupaten Qingyuan, Provinsi Liaoning] Fu Wenquan Ditahan dan Dianiaya

Fu Wenquan ditangkap pada tanggal 15 Oktober 2025. Petugas dari Divisi Keamanan Dalam Negeri Kabupaten Qingyuan dan Kantor Polisi Kota Caoshi memukulnya. Batang hidungnya patah dan berdarah parah. Ia juga tidak bisa mengangkat tangannya, dan merasakan sakit di dada dan punggungnya.

Polisi menuduh Fu mengunggah video pendek tentang Falun Gong ke Kuaishou, sebuah jejaring sosial daring di Tiongkok. Mereka membawa Fu ke Pusat Penahanan Qingyuan pada tanggal 30 Oktober untuk tahanan kriminal. Pengacaranya telah mengunjunginya.

Petugas Keamanan Dalam Negeri Kabupaten Qingyuan membawanya pulang pada tanggal 18 Desember. Mereka menutup pintu dan membiarkan istrinya berada di luar. Istrinya menduga bahwa mereka mencoba memalsukan bukti untuk menjebaknya.

7. [Kota Shenyang, Provinsi Liaoning] Nona Li Caiming Ditahan

Li Caiming ditangkap oleh petugas Kepolisian Huanghe pada tanggal 11 Desember 2025. Mobil dan sepeda motornya disita. Dia ditahan di Pusat Penahanan Pertama Kota Shenyang.

8. [Kota Qingdao, Provinsi Shandong] Wang Yuxiu Ditahan

Wang Yuxiu ditangkap pada tanggal 19 Desember 2025 oleh petugas dari Kepolisian Jinmenlu, Departemen Kepolisian Qingdao, dan Departemen Kepolisian Shinan. Dia ditahan selama 10 hari di Penjara Pudong. Selama ditahan dia melakukan mogok makan.

Suami Wang ditangkap sekitar waktu yang sama, dan ditahan di Pusat Penegakan Hukum Departemen Kepolisian Shinan. Ia dibebaskan pada pagi hari tanggal 20 Desember.