(Minghui.org) Suami saya adalah pria yang baik. Meskipun dia tidak berlatih Falun Dafa, dia tidak pernah keberatan dengan latihan saya. Kesehatannya mulai menurun dua tahun lalu. Dia minum obat Barat dan Tiongkok serta mencari nasihat medis, tetapi tidak ada yang banyak membantu. Melihatnya menderita seperti itu, saya berulang kali mengatakan, “Semua obat di rumah kita adalah milikmu, saya tidak minum satu pil pun. Tidakkah menurutmu kultivasi itu luar biasa? Lihat betapa sehatnya saya. Mengapa kamu tidak mencobanya?” Ketika saya mendesaknya, dia malah berdebat dengan saya. Apa pun yang saya katakan, dia tidak mau mendengarkan.

Meskipun dia tidak berlatih, suami saya telah banyak mendapat manfaat dari Dafa. Pertama kali dia mendengar lagu "Mengenang Rahmat Guru," Guru Li memurnikan tubuhnya, dan dia mengeluarkan banyak substansi kotor. Di lain waktu, dia minum terlalu banyak saat perayaan ulang tahunnya, dan malam itu dia bermimpi bahwa lima roh mendorongnya. Dia tahu dia tidak berdaya, jadi dia berkata kepada mereka, "Istri saya adalah praktisi Falun Dafa!" Itu membuat hantu-hantu itu takut, dan mereka melarikan diri. Dia menceritakan mimpinya kepada saya ketika dia bangun.

Kondisinya memburuk musim panas lalu. Ia batuk sepanjang malam dan tidak bisa tidur. Ketika saya menyadari berat badannya menurun, saya meminta bantuan Guru: “Guru, tolong selamatkan dia.” Keesokan paginya, suami saya bercerita bahwa ia bermimpi tenggelam dalam genangan air yang keruh, tetapi air itu perlahan jernih. Saya berkata, “Air keruh itu adalah karma. Ketika air mulai jernih, itu berarti kamu sedang menyingkirkan karma. Guru menjagamu. Itu hal yang baik.”

Saya menyadari bahwa saya harus bersabar dengan suami saya dan mencari berbagai cara agar dia mau mendengarkan ceramah Guru melalui rekaman. Saat dia mendengarkan, bau yang tidak sedap dan bau obat keluar dari tubuhnya. Suatu hari, dia tertidur saat mendengarkan. Ketika bangun, dia berkata, “Dafa benar-benar luar biasa! Meskipun saya tertidur, saya mendengar semuanya dengan jelas.” Saya mengatakan kepadanya bahwa Guru sedang menyelaraskan otaknya. Kondisi suami saya terus membaik, dan akhirnya dia mampu mendengarkan ceramah Guru dengan mata terbuka!

Selama liburan, "saudari" saya dan suaminya mengajak kami jalan-jalan. Pemandangan musim gugur sangat indah dan ada angin sepoi-sepoi, jadi kami memarkir mobil dan berjalan-jalan. Saya melihat sebuah batu besar berwarna putih yang tampak seperti giok di dekat jalan setapak dan menunjuknya. Saudari saya menulis "Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik ,Sabar) baik" di atasnya, dan saya menambahkan, "Falun Dafa baik." Tepat saat itu, kami melihat sinar matahari keemasan menyinari kami berempat. Mungkin batu itu telah menunggu kami untuk mengukir prinsip-prinsip sejati alam semesta di atasnya!

Saat kami pergi, saudari saya menurunkan jendela mobilnya dan berteriak ke pepohonan, “Falun Dafa baik, Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik ,Sabar) baik!” Saya melakukan hal yang sama, dan sepertinya hutan itu tertawa setuju. Kami pun ikut tertawa. Suami saya mendengarkan dengan tenang, menikmati momen bahagia itu.

Pasangan yang saya panggil "Saudari" dan "Ipar" itu sebenarnya bukan saudara kandung, tetapi mereka adalah teman terdekat dan paling saya hormati. Mereka adalah praktisi Falun Dafa dan orang-orang yang terhormat dan tidak egois. Terinspirasi oleh kebaikan mereka, saya mulai berlatih Falun Dafa. Dalam diri mereka, saya melihat keindahan yang luar biasa dan unik bagi para praktisi Dafa. Setelah perjalanan ini, suami saya secara bertahap mengubah sikapnya. Ia menjadi lebih berpikiran terbuka dan lebih sering tertawa.

Suatu malam, saya berkata kepadanya setengah bercanda, setengah serius, “Jika kamu bisa mengucapkan ‘Falun Dafa baik, Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik, Sabar) baik’ sekali saja, saya akan mengizinkanmu tidur.” Dia tersenyum, lalu membuka mulutnya dan berteriak, “Falun Dafa baik, Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik, Sabar) baik!”

Dari pengalaman ini, saya menyadari bahwa para praktisi harus menunjukkan lebih banyak belas kasih dan kesabaran kepada orang-orang di sekitar kita. Kita harus berbagi keindahan Dafa dan sikap para praktisi Dafa dengan lebih banyak orang, membiarkan kecemerlangan Dafa menerangi seluruh penjuru dunia! Terima kasih, Guru, karena telah menyelamatkan kami!