(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Dafa pada 1998, dan sekarang saya berusia 61 tahun. Saya sangat berterima kasih kepada Guru Li karena telah memberi saya kehidupan baru. Selama lebih dari 20 tahun, saya tidak perlu minum pil atau menerima suntikan apa pun, tetapi saya sehat. Saya belajar Fa, melakukan latihan, dan mengikuti prinsip Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar). Ketika konflik muncul, saya mencari kedalam. Saya tidak khawatir tentang kerugian atau keuntungan pribadi dan mencoba untuk mengutamakan kepentingan orang lain.
Menerima Berkah Surga
Saya dibesarkan di pedesaan, dan lemah serta sering sakit ketika masih muda. Karena saya seorang introvert dan kurang percaya diri, saya tidak pandai berbicara. Setelah menyelesaikan sekolah menengah, saya mendapatkan pekerjaan sementara di kota. Saya menikah pada usia 25 tahun. Tetapi hari-hari baik itu tidak berlangsung lama. Enam tahun kemudian, ketika saya berusia 32 tahun, suami saya meninggal karena kanker paru-paru. Saya tidak bisa berhenti menangis. Putra saya masih sangat kecil, dan saya merasa hidup saya sangat pahit. Saya bertanya-tanya bagaimana saya akan bertahan.
Suami memiliki empat saudara laki-laki, dan dia adalah yang termuda. Keempat ipar perempuan saya semuanya pandai berbicara, dan ibu mertua saya terkenal galak. Saya lemah, jujur, dan tidak pandai bergaul, jadi mereka sering mengucilkan dan memandang rendah. Saya tahu mereka ingin mengusir saya. Kemudian, ibu mertua berhenti membantu saya mengurus putra saya. Ketika putra saya membutuhkan makanan, keluarga mertua saya masih menuntut biaya hidup dari saya. Suatu kali, ayah mertua saya bahkan membenturkan kepalanya ke saya. Mulut saya berdarah, tetapi saya tidak berani mengatakan sepatah kata pun. Saya memendam semuanya dan sering merasa sangat kesal sehingga saya kehilangan nafsu makan.
Kesehatan saya sudah buruk, dan setelah melahirkan saya mengalami berbagai penyakit yang berkepanjangan, seperti sakit punggung bagian bawah, sakit kepala, bahu kaku, dan infeksi panggul. Karena tidak ada pilihan lain, saya membawa putra saya yang berusia lima tahun untuk berjualan buah di jalanan sendirian. Saya terkena rhinitis karena kedinginan. Hidup benar-benar pahit dan melelahkan, dengan satu kesulitan disusul kesulitan lainnya.
Berkah dari surga datang di saat-saat tersulit. Seseorang memberitahu betapa luar biasanya Falun Dafa. Putra saya berkata, “Bu, berlatihlah. Guru akan menjaga kita. Maka kita tidak perlu takut akan apa pun. Betapa hebatnya itu!” Saya mengambil buku Zhuan Falun untuk dibaca di rumah.
Setelah membaca 16 halaman, tangan saya terasa panas. Saya mendongak dan melihat bola cahaya terang memasuki tubuh saya. Kemudian, perut bagian bawah saya mulai bergerak. Saya ketakutan dan meletakkan buku itu. Sekarang saya menyadari betapa bodohnya saya. Kemudian saya mengetahui bahwa Guru memasang Falun di dalam diri saya. Begitulah cara saya memperoleh Fa.
Keesokan paginya, saya mengikuti yang lain untuk melakukan latihan. Ketika saya melakukan latihan kedua, "Metode Berdiri Memancang Falun," saya merasa mual dan mulai muntah, lalu saya pingsan dan tidak sadarkan diri selama lebih dari 10 menit. Rekan-rekan praktisi membantu saya berdiri dan mengatakan itu adalah hal yang baik, karena Guru sedang menjaga saya. Sejak saat itu, saya mempelajari Fa dan melakukan latihan, melakukan apa yang diajarkan buku tersebut. Ketika konflik muncul, saya mencari kedalam dan melepaskan dendam duniawi. Saya menyadari bahwa apakah orang lain memperlakukan saya dengan baik atau buruk, ada alasan di baliknya.
Melalui belajar Fa dan berlatih yang berkelanjutan, saya memahami bahwa tujuan sejati menjadi manusia adalah untuk kembali kepada diri kita yang asli dan sejati. Dalam segala hal yang kita lakukan, kita harus memikirkan orang lain, tidak egois, dan menghindari fokus pada keuntungan atau kerugian pribadi. Sejak saat itu, tidak peduli bagaimana orang lain memperlakukan saya, saya tidak lagi marah. Dengan Fa di hati, saya selalu ceria. Seiring dengan peningkatan xinxing, semua penyakit saya menghilang tanpa saya sadari—sungguh ajaib.
Saya Memperlakukan Ibu Mertua dengan Baik
Saya berterima kasih kepada Guru dan Dafa karena telah memberi saya tubuh yang sehat dan mengajari saya untuk menjadi orang baik. Seperti pepatah mengatakan, "Berbakti kepada orang tua adalah yang utama di antara semua kebajikan," jadi saya berpegang teguh pada standar Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar). Saya memberikan rumah yang lebih baik, yang menghadap jalan dan bisa disewakan, kepada ibu mertua saya. Saya membawa putra saya dan pindah ke rumah tua yang kotor berisi lumpur dan jerami yang telah kosong selama bertahun-tahun. Dinding belakang tidak memiliki jendela, dan air merembes masuk pada hari hujan. Saya mengayuh becak untuk mengangkut semen dan papan kayu dan memperbaiki rumah itu sendiri, menggantinya dengan atap genteng. Saya hanya berharap rumah itu tidak bocor dan bisa dihuni. Di musim dingin air di wastafel membeku, dan di musim panas sangat panas. Saya dan putra saya hidup seperti itu selama 25 tahun. Rumah itu sangat rendah sehingga putra saya yang tinggi harus membungkuk setiap kali masuk atau keluar. Orang-orang merasa kasihan kepada saya dan menganggapnya tidak adil. Ibu mertua saya menyimpan semua pendapatan sewa dari rumah kami yang semula dan tidak pernah memberi saya atau putra saya uang sepeser pun, tetapi saya tidak pernah mengeluh.
Di tahun-tahun sebelumnya, ibu mertua saya sering sakit dan dirawat di rumah sakit beberapa kali dalam setahun. Setiap kali, saya adalah satu-satunya yang merawatnya. Dia tidak mau makan makanan rumah sakit, jadi saya pulang untuk memasak makanan kesukaannya dan membawakan untuknya. Saya membersihkan pispotnya, memakaikan sepatunya, mencuci kakinya, dan banyak lagi. Ketika dia memasukkan sisa makanannya ke mangkuk saya, saya tidak keberatan.
Wanita tua di ranjang sebelah dirawat oleh putrinya. Dia berkata kepada ibu mertua saya, “Lihat betapa baiknya putrimu. Putri saya bahkan tidak mau makan apa pun yang telah saya sentuh, bahkan setengah roti kukus pun tidak.” Putrinya merasa malu.
Ibu mertua saya menjawab, “Dia menantu perempuan saya.” Semua orang di ruangan itu terkejut, dan ibu serta anak di seberang kami menatap kami dengan mata terbelalak.
Tidak peduli di rumah sakit mana dia dirawat, semua orang selalu mengira saya adalah putrinya. Bahkan ada yang bertanya kepada saya, “Apakah dia hanya punya satu putri, kamu?” “Kamu merawatnya dengan sangat baik.”
Saya menjawab, “Guru mengajari saya untuk menjadi orang baik. Saya berlatih Falun Dafa.” Semua orang di ruangan itu memandang saya dengan kagum, dan ibu mertua saya tersenyum puas. Terkadang, ketika dia bahagia, dia memanggil saya “anakku.” Ketika kami meninggalkan rumah sakit, delapan orang mengetahui fakta tentang penganiayaan, dan saya memberi masing-masing dari mereka sebuah buklet klarifikasi fakta kebenaran.
Ibu mertua saya banyak mendapat manfaat dari Dafa. Berkat Dafa, saya merawatnya dengan sepenuh hati, mengikuti standar seorang kultivator, dan saya tidak pernah merasa kesal. Pada hari sebelum Festival Qingming tahun 2021, untuk mengenang orang yang telah meninggal, saya memandikannya dan memotong rambutnya agar dia dapat menghabiskan liburan dengan bersih dan segar. Saat menonton TV, dia tiba-tiba jatuh sakit dan meninggal enam hari kemudian, pada usia 95 tahun. Sejujurnya, jika saya tidak berlatih Dafa, tidak mungkin saya sebagai seorang janda dengan seorang putra kecil, dapat melakukan semua ini. Dafa-lah yang mengubah saya.
Kerabat Saya Juga Mendapatkan Manfaat
Bibi saya berusia 92 tahun. Dia mulai bergantung pada obat-obatan di usia 40-an dan dikenal sebagai orang yang sakit kronis. Delapan tahun lalu, dia menderita penyakit yang tidak dapat didiagnosis oleh rumah sakit besar mana pun. Dia menjadi sangat kurus, tidak bisa makan, dan bahkan infus pun sulit karena pembuluh darahnya menyusut. Menantu perempuannya yang tertua mengatakan kepada saya, "Sepertinya dia tidak akan selamat kali ini."
Saya berkata pada bibi saya, “Lafalkanlah dengan tulus ‘Falun Dafa Baik, Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) Baik.” Bibi harus melafalkan dengan tulus.” Dia setuju. Selama bertahun-tahun, dia menyaksikan bagaimana kesehatan saya membaik dan sepenuhnya mendukung serta memercayai Dafa. Jadi dia melafalnya setiap hari, dan semakin sering dia melafalkannya, semakin baik perasaannya. Nafsu makannya kembali, energinya pulih, dan berat badannya bertambah.
Dia bilang dia tidak bisa berhenti melafalkan "Falun Dafa Baik." Bibi saya tinggal di panti jompo. Dia bangun pukul 4:30 pagi, dan begitu dia membuka matanya, dia secara alami akan mulai melafalkan "Falun Dafa Baik, Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) Baik" sampai dia tertidur. Saya mengatakan kepadanya bahwa itu luar biasa karena sudah menjadi kebiasaan.
Suatu pagi di bulan Maret 2025, dia bahkan menampilkan hal lucu di panti jompo. Ketika saya mengunjunginya, dia dengan gembira berkata, “Saya benar-benar merasakan manfaat Dafa. Saya naik ke lantai tiga, dan saya merasa tubuh saya sangat ringan. Saya sama sekali tidak merasa lelah. Semua orang mengatakan saya terlihat seperti berusia 70-an, bukan 90-an.” Setelah berbicara, dia menyatukan kedua telapak tangannya di depan dadanya dan dengan tulus berkata, “Terima kasih, Guru. Terima kasih, Dafa.”
Kakak laki-laki saya tinggal di Xinjiang. Ketika dia berkunjung lebih dari 10 tahun yang lalu, saya mencoba memberinya DVD dan buklet klarifikasi fakta kebenaran, tetapi dia menolak. Sepuluh tahun berlalu, dan dia kembali pada September 2024. Dia menggunakan stent jantung, dan istrinya (kakak ipar saya) menderita kanker paru-paru. Kemoterapi menyebabkan semua rambutnya rontok. Dia membutuhkan bantuan dalam segala hal: makan, berjalan, dan bahkan tidak mengenali orang. Dia terus-menerus berbicara omong kosong, dan wajahnya gelap dan kebiruan. Dia sungguh terlihat menakutkan.
Melihat ini membuat hati saya sakit. Jika saya tidak mempelajari Dafa, saya tidak tahu keadaan seperti apa yang akan saya alami hari ini. Dalam hati saya memohon kepada Guru yang penuh belas kasih untuk membantu mereka. Kemudian saya dengan tulus berkata kepada mereka, “Cukup ucapkan dengan tulus Falun Dafa baik, Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) Baik.’ Sebuah keajaiban akan terjadi.” Baik kakak maupun istrinya mulai melafalkan kata-kata ini. Kakak saya mengucapkan setiap kalimat sekali, dan istrinya mengulangi kata-kata itu.
Keesokan harinya, ipar perempuan saya mulai buang air kecil berdarah. Dia pergi ke kamar mandi tujuh atau delapan kali, meskipun setiap kali tidak banyak yang keluar. Kakak saya panik dan bertanya, “Di rumah dia hampir tidak makan atau minum, dan dia jarang buang air kecil. Mengapa ini tiba-tiba terjadi?”
Saya berkata kepadanya, “Ini adalah hal yang baik. Tubuhnya sedang mengeluarkan darah kotor dan zat berbahaya. Jangan takut. Guru menjaganya.” Dan memang, keesokan harinya dia menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Sejak hari itu, dia semakin membaik setiap hari. Dia bisa makan lagi, dan dia tidak lagi membutuhkan bantuan siapa pun untuk berjalan.
Melihat perubahan pada istrinya, kakak saya dengan gembira berkata, “Falun Dafa benar-benar ajaib. Tidak heran meskipun pemerintah menindasnya begitu keras, begitu banyak orang masih mempraktikkannya, dan dipraktikkan di seluruh dunia. Kali ini kami sendiri mengalami keajaiban. Propaganda di TV benar-benar berbohong.”
Selama liburan Tahun Baru Imlek, keponakan saya melakukan panggilan video untuk menyampaikan salam. Di layar, saya melihat rambut ipar perempuan saya sudah tumbuh kembali. Kakak saya dengan antusias berkata, “Dia semakin membaik. Sekarang dia melafalkan ‘Falun Dafa Baik empat ratus kali sehari.”
Seorang kerabat yang melihatnya berkata, “Dafa benar-benar seperti obat ajaib. Hanya beberapa bulan, dan perubahannya begitu besar!” Saudara laki-laki saya juga memberi tahu mereka bahwa selama Anda dengan tulus melafalkan “Falun Dafa Baik, Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) Baik” itu benar-benar berhasil. Melihat kebahagiaan seluruh keluarga mereka, saya merasa sangat senang untuknya. Dengan istrinya yang sembuh, anak-anak sekali lagi memiliki ibu—sebuah keluarga yang utuh.
Saat saya menulis ini, saya dengan tulus berharap bahwa setiap orang yang berhati baik yang memiliki hubungan takdir dengan Dafa, seperti kakak dan ipar perempuan saya, akan dengan tulus melafalkan “Falun Dafa baik, Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar) Baik” setiap kali mereka menghadapi kesulitan. Siapa pun yang melafalkannya akan menerima berkah. Inilah kekuatan Dafa.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org