(Minghui.org) Hao Shuping, 71, di Kota Tangshan, Provinsi Hebei, baru-baru ini dihukum tiga setengah tahun karena berlatih Falun Gong, sebuah latihan spiritual yang dianiaya oleh rezim komunis Tiongkok sejak 1999.
Hao ditangkap pada 8 Juli 2025, karena berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong. Dia dibawa ke Pusat Penahanan Pertama Kota Tangshan di siang hari dan mengeluarkan surat penangkapan resmi pada 20 Juli. Polisi menyerahkan kasusnya ke Kejaksaan Kota Zunhua.
Hao diadili oleh Pengadilan Kota Zunhua tanggal 29 Oktober. Bukti penuntut mencakup penangkapan Hao sebelumnya karena memegang teguh keyakinannya. Hakim menjatuhkan hukuman tiga setengah tahun kepada Hao pada 12 Desember. Hao mengajukan banding atas putusan tersebut.
Hao, seorang pensiunan yang dulunya bekerja di Pabrik Lokomotif dan Sarana Perkeretaapian Tangshan, berlatih Falun Gong pada Mei 1994. Sejak penganiayaan dimulai tahun 1999, dia telah ditangkap, diganggu maupun dibuntuti berulang kali.
Penangkapan pertamanya adalah tanggal 6 September 2001, setelah dia dilaporkan karena menyebarkan materi Falun Gong. Stasiun TV setempat merekamnya dan memproduksi berita palsu untuk memfitnahnya dan Falun Gong. Polisi menggeledah rumah Hao keesokan harinya dan membawanya ke Pusat Penahanan Pertama Kota Tangshan. Dia dipaksa bekerja tanpa upah. Karena Hao menolak melepaskan Falun Gong, dia dipaksa berdiri dari pagi hingga petang selama berhari-hari dan tidak diperbolehkan tidur. Sipir dan tahanan juga memukulinya. Dia lalu menderita kondisi medis parah dan dibebaskan.
Hao ditangkap lagi tanggal 28 Oktober 2014 saat dia dan praktisi lain pergi ke kantor polisi setempat untuk menuntut pembebasan dua praktisi setempat. Selama penahanan 15 harinya, polisi memborgol tangan Hao ke belakang punggungnya, mendorong kepalanya hingga menyentuh jari kakinya dan memaksanya duduk di kursi besi selama berjam-jam.
Hao ditangkap lagi pada 5 April 2024, setelah dilaporkan karena berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong. Meski dia dibebaskan di hari yang sama, polisi mengganggunya di rumah tanggal 10 Juni 2024. Dia ditangkap lagi pada 25 September 2024 karena berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong.
Dua petugas berpakaian preman membuntuti Hao (waktu pastinya tidak diketahui), merebut kuncinya saat dia pulang ke rumah dan menggeledah tempatnya.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org