(Minghui.org) Minghui.org sebelumnya telah melaporkan mengenai peningkatan penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong di Kota Cangzhou, Provinsi Hebei, dalam beberapa bulan terakhir di bawah arahan Wang Lujin, sekretaris Komite Urusan Politik dan Hukum dari Komite Partai Provinsi Hebei. Ia meluncurkan kampanye untuk "menindak kejahatan terorganisir dan geng," dengan target utama praktisi Falun Gong yang masuk dalam daftar hitam pemerintah.
Laporan ini merinci gelombang terbaru penganiayaan terhadap praktisi di Kota Langfang serta wilayah kabupaten dan kota kecil di bawah yurisdiksinya di Provinsi Hebei, termasuk 42 penangkapan yang terkonfirmasi dan beberapa kasus pelecehan yang diketahui. Salah satu praktisi meninggal dunia beberapa hari setelah mengalami pelecehan di rumahnya.
Kabupaten Yongqing: 10 Orang Mengalami Pelecehan, 5 Orang Ditangkap
Tiga petugas dari Kantor Polisi Houyi mendatangi rumah Wang Xiuhua sekitar pukul 21.00 pada tanggal 16 Agustus. Saat melihat hiasan dinding bertuliskan "Falun Dafa itu baik; Sejati-Baik-Sabar itu baik," mereka berusaha mencopotnya. Suami Wang mencegah mereka.
Seorang petugas meminta untuk bertemu dengan Wang, namun suaminya mengatakan bahwa ia sedang tidak enak badan. Saat mereka sedang berbicara, petugas lain menyelinap masuk ke kamar tidurnya dan memotretnya.
Setelah bertahun-tahun mengalami penganiayaan karena keyakinannya, Wang merasa trauma akibat insiden pelecehan terbaru ini. Setelah polisi pergi, kondisinya memburuk, dan suaminya harus memanggil ambulans pada malam itu juga. Ia meninggal dunia beberapa hari kemudian.
Seorang petugas berseragam dan seorang petugas berpakaian preman mendatangi rumah Wu Chunying sekitar pukul 15.00 pada tanggal 26 Agustus. Mereka berusaha memotretnya, dan ia pun berjalan keluar rumah. Petugas ketiga yang telah menunggu di luar kemudian memotretnya. Zhang Suzhi dan Liu Fengru ditangkap pada waktu yang tidak diketahui saat sedang berbicara kepada orang-orang mengenai Falun Gong di sebuah pasar.
Mereka sempat ditahan di Kantor Polisi Kabupaten Yongqing sebelum dibebaskan pada sore harinya. Sebelum penangkapan itu, Liu sempat dilecehkan pada tanggal 11 Agustus saat sedang memasak makan siang. Seorang petugas menerobos masuk dan mengeluarkan ponselnya untuk memotret Liu tapi Liu mencegahnya. Petugas itu kemudian memerintahkan Liu untuk mencopot kertas bait (couplet) yang bertuliskan pesan-pesan Falun Gong. Liu menolak untuk mematuhinya. Petugas itu kemudian pergi.
Zheng Shuyun dan dua praktisi lain yang tidak diketahui namanya ditangkap pada tanggal 2 September saat sedang berbicara kepada orang-orang mengenai Falun Gong di sebuah pasar.
Empat petugas dari Kantor Polisi Liuxiang mendatangi dan mengganggu Liu Yali di rumahnya pada tanggal 10 September. Mereka mengaku sedang melakukan pemeriksaan kesejahteraan, namun justru memotret dan merekam video dirinya.
Kepala Desa Liujiachang mendatangi rumah Zhao Guiqin pada malam tanggal 14 September, namun gagal mengambil fotonya.
Petugas dari Kantor Polisi Liujie dan perwakilan komite Desa Qutou mendatangi serta mengganggu Zhang Qiuzhi, Wang Shuangfeng, Zhang Boling, dan Jia Sufen pada tanggal 15 September. Dua hari kemudian, polisi memaksa putra Liu Fengling untuk menelepon ayahnya dan mendesaknya agar meninggalkan Falun Gong.
Kota Bazhou: 23 Orang Ditangkap
Yu Xiulan dan 17 tamunya sedang mempelajari buku-buku Falun Gong di rumahnya sekitar pukul 15.00 pada tanggal 15 September, ketika polisi menerobos masuk dan menangkap mereka.
Petugas dari Kantor Polisi Kota Praja Nanmeng mendatangi rumah tujuh praktisi wanita—yang semuanya berusia 70-an atau 80-an tahun—pada tanggal 15 September. Mereka menangkap lima orang di antaranya. Dua orang lainnya tidak ditahan karena alasan kesehatan. Tiga praktisi yang ditangkap dibebaskan pada malam itu juga. Praktisi keempat, yang bermarga Wu, dibebaskan keesokan harinya. Praktisi kelima, Feng Yanyun yang berusia 70-an tahun, masih ditahan di tempat penahanan setempat.
Kota Langfang: 7 Orang Ditangkap
Zhou Yulian sedang berada di rumah sekitar pukul 09.00 pagi pada tanggal 2 September ketika dua petugas dari Kantor Polisi Nanjianta menerobos masuk. Mereka mengklaim bahwa kamera pengawas telah merekam aksinya saat membagikan materi Falun Gong. Mereka menunjukkan kartu identitas sebelum menggeledah rumahnya dan kemudian membawanya ke kantor polisi. Ia dibebaskan sekitar pukul 19.00 malam itu.
Chen Jianying, 54 tahun, ditangkap dan rumahnya digeledah pada tanggal 16 September oleh petugas Xu beserta bawahannya dari Kantor Polisi Jinqiao. Mereka menyita dua set buku Falun Gong, sejumlah pamflet klarifikasi fakta, sebuah spanduk bertuliskan "Falun Dafa itu baik; Sejati-Baik-Sabar itu baik" yang tergantung di rumahnya, potret pendiri Falun Gong, tempat pembakaran dupa, beberapa batang dupa, sebuah komputer, tiga laptop, serta barang-barang berharga lainnya. Saat ini, ia ditahan di Pusat Penahanan Kota Langfang.
Chao Dongmei ditangkap pada malam tanggal 16 September setelah seorang petugas patroli melaporkannya karena membagikan materi Falun Gong di dekat sebuah supermarket. Ia dijatuhi hukuman penahanan administratif selama enam hari dan dibebaskan pada pagi hari tanggal 23 September.
Chen Xueqin, 68 tahun, ditangkap pada tanggal 20 September setelah polisi mengidentifikasinya sebagai wanita yang terlihat dalam rekaman pengawas sedang membagikan materi Falun Gong. Ia dijatuhi hukuman penahanan administratif selama lima hari.
Zhang Xiangrong sedang mengunjungi Xing Fengxian pada pagi hari tanggal 21 September ketika 5-6 petugas tiba-tiba mendorong pintu yang sebelumnya tidak tertutup rapat. Xing jatuh pingsan dan tidak ditangkap. Polisi menggeledah rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong, mesin cetak, serta uang kertas yang dicetak dengan pesan-pesan Falun Gong. Mereka kemudian membawa Zhang pergi.
Seorang wanita berusia 66 tahun yang tidak diketahui namanya dipancing untuk datang ke Kantor Polisi Qiaoxi pada tanggal 22 September. Ia ditangkap begitu tiba dan dijatuhi hukuman penahanan administratif selama sepuluh hari di Rumah Tahanan Kota Langfang.
Atasan tempat kerja Chen Shuyuan memimpin enam petugas mendatangi rumahnya sekitar pukul 17.00 pada tanggal 29 September dan menangkapnya.
Kota Sanhe: 4 Orang Ditangkap, Lebih dari 10 Orang Mengalami Pelecehan/Intimidasi
Ren Chunxia ditangkap sekitar pukul 15.00 pada tanggal 22 September setelah seorang petugas berpakaian preman melihatnya sedang berbicara dengan orang-orang mengenai Falun Gong. Ia dibawa ke Kantor Polisi Dongcheng. Polisi memanggil suaminya ke sana dan berjanji akan membebaskannya jika sang suami bersedia mengizinkan mereka "memeriksa rumahnya dan menyerahkan buku-buku Falun Gong milik istrinya." Dua jam kemudian, polisi menggeledah rumah pasangan tersebut dan menyita buku-buku Falun Gong, foto pendiri Falun Gong, komputer, serta mesin cetak.
Ren dipindahkan ke kantor polisi lain pada pukul 02.00 dini hari tanggal 23 September. Polisi berjanji akan membebaskannya jika suaminya menandatangani dokumen yang diperlukan. Sang suami pun menandatanganinya, namun kemudian mendapati istrinya dibawa ke Rumah Sakit Fuhe untuk pemeriksaan fisik. Ia kemudian ditempatkan di Pusat Penahanan Gaogezhuang tanpa sepengetahuan suaminya. Ia tidak diberi nomor telepon untuk dihubungi ataupun diizinkan menjenguk wanita itu.
Li Jianxin ditangkap oleh petugas dari Kantor Polisi Dongcheng pada tanggal 28 Agustus dan dibebaskan pada tanggal 12 September.
Liu Fengying ditangkap pada tanggal 28 Agustus setelah dilaporkan karena membagikan materi Falun Gong di sebuah kompleks apartemen. Petugas dari Kantor Polisi Shunlu memborgolnya dan menyita kunci rumahnya. Mereka membawanya ke rumahnya. Ia dan keluarganya berhasil mencegah polisi menyita buku-buku Falun Gong miliknya. Polisi pergi tanpa membawanya. Beberapa hari kemudian, ia dipanggil ke kantor polisi dan dijatuhi hukuman penahanan selama sepuluh hari.
Wang Zhanqing ditangkap di tempat kerjanya pada pertengahan September 2026 dan saat ini ditahan di Pusat Penahanan Kota Sanhe.
Lebih dari sepuluh praktisi mengalami gangguan sejak bulan Agustus, termasuk Ma Weishan, Rong Haijun, Bai Yanxia, Zhao Shuying, dan Xiao Zhenqin.
Kabupaten Xianghe: 3 Orang Ditangkap
Cao Jin’e ditangkap pada akhir Juli 2026, dan rekan-rekannya menduga ia kembali ditahan untuk menjalani hukuman penjara selama 3,5 tahun yang dijatuhkan pada tahun 2021. Sebelumnya, ia diizinkan menjalani masa hukuman di luar penjara karena alasan kesehatan, namun polisi berulang kali berupaya menjebloskannya ke dalam penjara.
Terakhir, sekitar tanggal 1 Mei 2026, tujuh petugas mendatangi rumahnya untuk memeriksa tekanan darahnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah tinggi, sehingga ia tidak diterima masuk ke pusat penahanan setempat. Dua bulan kemudian, rekan-rekannya kehilangan kontak dengannya dan hingga kini tidak mengetahui di mana ia ditahan.
An Shuqin dan seorang praktisi wanita yang tidak diketahui namanya ditangkap pada awal September oleh petugas Kepolisian Kabupaten Xianghe. An telah dibebaskan, namun praktisi lainnya masih ditahan. Kota Beiwang: 36 Dilecehkan
Tiga puluh enam praktisi diganggu antara tanggal 5 dan 13 September, termasuk Cui Shuli, Fan Jin'ai, Wei Cai'e, Yu Huanwen, Wang Wenfang, Zhao Yurong, Cao Ruitang, Hou Lianfen, Lyu Xiumei, Zhu Qiyun, Tan Yuhua, Tao Jinxia, Qu Sucun, Zheng Tingxiang, Sun Xiangyang, Shi Junzhen, Zhang Xiukun, Zhang Zhendong, Zhang Zhiyu, Tao Huifen, Chen Shuting, Li Guangfeng, Zhang Guiling, Sun Wenxiu, Zhao Xixia, Li Shuhua, Chen Shuyun, Dong Hongyan, Ge Jingfen, Wang Hongling, Gao Fulan, Zhang Yonghong, Zhang Hongjun, Liu Shuyun, Liu Changliang, dan Gao Fujun.
Desa Guxian: 1 Praktisi Dilecehkan
Pada pagi hari tanggal 10 September, Lang Guoqiang, kepala keamanan Desa Guxian, muncul di kebun Shi Yuru dan berusaha mengambil fotonya. Dia menghentikannya.
Laporan Terkait :
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org