(Minghui.org) Salam, Guru! Salam, rekan-rekan praktisi!
Saya berasal dari Bangalore, India. Saya ingin menceritakan perjalanan kultivasi saya kepada Guru dan rekan-rekan praktisi. Mohon tunjukkan jika ada pemahaman saya yang tidak selaras dengan Fa.
Guru Melindungi Saya Setiap Saat
Melalui latihan perangkat gerakan dan membaca Zhuan Falun, saya memperoleh banyak manfaat kesehatan serta berkah yang tak terhitung jumlahnya. Saya telah mengalami banyak keajaiban dan sungguh merasa diberkati.
Guru telah menyelamatkan saya sebanyak tiga kali dalam peristiwa kecelakaan. Saya benar-benar merasakan perlindungan penuh belas kasih dari Guru.
Saya sangat yakin bahwa seluruh hidup saya telah diatur oleh Guru, dan saya hanya ingin mengikuti pengaturan-Nya, bukan pengaturan dari kekuatan lama.
Dalam sebuah kegiatan baru-baru ini, saya membawa kotak yang sangat berat berisi materi informasi tentang Falun Dafa. Setelah tiba di rumah, punggung saya terasa sakit hingga saya hampir tidak bisa berjalan. Dengan belajar Fa dan melakukan latihan perangkat gerakan, saya pulih dalam waktu tiga hari. Meskipun masih ada sedikit rasa tidak nyaman, saya tahu bahwa karma saya sedang dihilangkan secara bertahap.
Kesehatan saya pun telah membaik. Setiap kali saya mengalami proses pelenyapan karma, saya dapat pulih dengan sangat cepat melalui belajar Fa dan melakukan latihan perangkat gerakan.
Ibu saya juga merasakan manfaatnya. Suatu pagi, saya dan ibu sama-sama mengalami diare, namun beliau tidak mengonsumsi obat apa pun. Saya memberinya jus, roti, dan mentega. Saya sendiri tetap bisa pergi ke tempat latihan untuk melakukan perangkat gerakan.
Meskipun ibu saya tidak berlatih Falun Dafa, beliau mendukung saya untuk berkultivasi. Saat saya membuat bunga lotus untuk dibagikan kepada orang lain, beliau membantu saya mengikat benangnya. Saya sangat bersyukur atas dukungannya.
Berkultivasi dalam Pikiran
Saya sadar bahwa saya masih memiliki banyak kekurangan dalam kultivasi. Salah satu tantangan terbesar saya adalah belum mampu mengultivasi ucapan. Saya sangat mudah terpancing ketika seseorang mengkritik saya, dan terkadang saya bereaksi sebelum berpikir.
Saya perlu berpikir sebelum berbicara dan jauh lebih berhati-hati dalam mengultivasi ucapan saya. Saya berusaha untuk tetap sadar akan setiap pikiran yang muncul. Saya telah secara bertahap melenyapkan keterikatan ini dan mengalami peningkatan, namun saya masih perlu berkultivasi dengan tekun.
Saya telah mengenali banyak keterikatan lain, termasuk rasa cemburu, kebencian, kemarahan, dan pikiran-pikiran buruk lainnya. Setiap kali pikiran-pikiran ini muncul, saya segera berupaya untuk melenyapkannya. Saya ingin menjadi orang yang benar-benar baik sebagaimana diminta oleh Guru. Saya senantiasa memohon kepada Guru untuk membantu saya, menguatkan saya, dan melenyapkan semua pikiran buruk saya.
Guru mengajarkan bahwa seorang praktisi kultivasi tidak boleh marah. Jika tidak, praktisi macam apa kita ini?
Tempat kerja saya memberikan banyak kesempatan untuk berkultivasi, dan terkadang konflik yang terjadi cukup sengit. Saya berusaha mengikuti prinsip-prinsip Fa dan mengingatkan diri sendiri bahwa tidak ada satu pun kejadian yang dialami oleh seorang praktisi terjadi secara kebetulan.
Awalnya, saya sangat terpengaruh oleh masalah untung dan rugi, namun perlahan-lahan saya menjadi lebih tenang dengan mengingat ajaran Guru. Apa pun yang kita peroleh tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan kita sendiri, melainkan oleh jumlah kebajikan dan karma yang kita miliki. Selain itu, tidak ada satu pun hal di masyarakat umum yang bersifat kekal.
Guru berkata, “yang semestinya milik anda tidak akan hilang, yang bukan milik anda juga tidak akan dapat direbut.” (Ceramah 7, Zhuan Falun)
Saya juga sering kali kurang mau mendengarkan orang lain atau mempertimbangkan sudut pandang mereka. Saya ingin melenyapkan semua pikiran buruk saya dan kembali ke jati diri saya yang asli dan sejati.
Menghafal Hong Yin
Saya ingin menghafal puisi-puisi karya Guru, begitu pula dengan beberapa praktisi lainnya. Berkat pengaturan Guru, kami dapat berkumpul secara daring untuk menghafal dan melafalkan puisi-puisi beliau.
Menghafal puisi-puisi tersebut membantu saya memahami Fa secara lebih mendalam. Saat melafalkan puisi-puisi itu, pikiran saya menjadi sangat tenang dan damai. Kata-kata Guru mengingatkan saya untuk berkultivasi dengan tekun, mencari ke dalam diri, dan meluruskan pikiran saya. Saya sangat berterima kasih kepada Guru karena dengan penuh welas asih telah mengatur kesempatan berharga ini bagi kami untuk meningkatkan diri bersama-sama.
Guru berkata,
“
Jalan untuk berkultivasi Gong terletak pada hati
Dafa tiada tepi deritanya ibarat berlayar di perahu.”
(“Falun Dafa,”
Hong Yin)
Memperoleh Falun Dafa adalah keberuntungan terbesar dalam hidup saya. Saya sangat berterima kasih kepada Guru karena telah memberikan kesempatan berharga ini kepada saya.
Menceritakan Falun Dafa kepada Orang Lain
Saya berpartisipasi aktif dalam kegiatan klarifikasi fakta di kota kami. Semuanya diatur oleh Guru. Setiap kali saya mengikuti kegiatan ini, saya merasa tenang, damai, dan sangat puas karena saya tahu saya sedang melakukan apa yang diinginkan Guru, yaitu menyebarkan Fa.
Saya berusaha sebaik mungkin untuk memenuhi sumpah janji prasejarah saya, meskipun saya sadar masih memiliki banyak kekurangan.
Baru-baru ini, saya mendapatkan kesempatan untuk menayangkan seri ceramah Fa sembilan hari dari Guru bagi mereka yang mengikuti kelas daring untuk mempelajari Falun Dafa. Awalnya, terdapat banyak kendala teknis pada jaringan Wi-Fi saya. Saat saya menghubungi layanan pelanggan, mereka menginformasikan bahwa ada masalah pada jaringan yang tidak dapat segera diperbaiki.
Saya teringat akan komitmen saya untuk menayangkan video ceramah Guru. Tanpa pikiran negatif apa pun, saya mencoba sekali lagi. Tiba-tiba, Wi-Fi berfungsi kembali, dan saya pun berhasil menayangkan ceramah tersebut.
Laptop saya ternyata sudah ketinggalan zaman selama bertahun-tahun, namun saya tidak menyadarinya. Guru memberikan kebijaksanaan kepada saya ketika praktisi lain tidak dapat membantu. Tiba-tiba, muncul dorongan dalam diri saya untuk memperbarui sistem Windows, dan prosesnya berjalan dengan sangat lancar—seolah-olah saya dibimbing langsung oleh Guru. Saya sangat bersyukur kepada Guru.
Saya bertekad untuk mengultivasi kesadaran utama saya—sesuatu yang mulai saya lakukan sejak Juni lalu.
Guru berkata, “Cahaya Buddha menerangi seluruh penjuru, menegakkan kebenaran memberi penerangan.” (Ceramah 3, Zhuan Falun)
Saya merasakan prinsip Fa ini saat menayangkan video ceramah sembilan hari tersebut. Lingkungan di sekitar menjadi sangat murni, damai, dan tenang. Hal ini sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata; hanya bisa dirasakan secara langsung. Ini sungguh merupakan anugerah dan berkah dari Guru.
Melalui semua pengalaman ini, saya benar-benar merasakan bahwa Guru senantiasa berada di sisi saya.
Saya telah memperoleh begitu banyak manfaat dari Falun Dafa, sehingga saya dengan tulus ingin agar lebih banyak orang mengetahui kebenaran mengenai penganiayaan ini. Orang-orang yang tidak bersalah dianiaya, bahkan dibunuh, karena keyakinan mereka terhadap Falun Dafa. Hal ini harus dihentikan. Dalam berbagai kegiatan di kota kami, kami juga mengumpulkan tanda tangan untuk petisi guna menghentikan pengambilan organ secara paksa. Setiap kali diadakan, banyak orang yang turut menandatangani petisi tersebut.
Kesimpulan
Saya perlahan-lahan telah menjadi pribadi yang lebih baik. Guru terus-menerus memberikan kesempatan kepada saya dan membimbing saya dalam setiap aspek kultivasi.
Saya sangat berterima kasih kepada Guru karena telah memilih dan melindungi saya. Sering kali saya melupakan hal ini karena banyaknya keterikatan yang saya miliki.
Melihat ke belakang, saya sungguh merasakan bahwa sebagian besar karma saya telah dilenyapkan berkat welas asih Guru yang tak terbatas. Terima kasih, Guru yang terhormat, atas anugerah-Mu yang tak terhingga dan penyelamatan yang penuh welas asih.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org