(Minghui.org) Seorang wanita berusia 44 tahun di Kota Yingkou, Provinsi Liaoning, menjalani persidangan pada tanggal 15 Oktober 2026 karena berlatih Falun Gong. Ia memberikan kesaksian bahwa para sipir dari pusat tahanan telah menyiksanya dan mengambil sampel darah dari jantungnya.

Xiu Xiaoxue mulai berlatih Falun Gong pada tahun 1997 dan tak lama kemudian pulih dari depresi berat yang dideritanya. Setelah Partai Komunis Tiongkok melancarkan kampanye nasional untuk menganiaya Falun Gong, ia tetap teguh pada keyakinannya dan berulang kali menjadi sasaran penganiayaan. Pada tahun 2000, saat baru berusia 18 tahun, ia dijebloskan ke kamp kerja paksa. Ia kembali ditangkap pada tahun 2002 dan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Selama di penjara, ia mengalami penyiksaan yang sangat kejam dan tak terbayangkan. Silakan lihat laporan terkait untuk mengetahui detail penganiayaan yang pernah ia alami di masa lalu.

Penangkapan Terakhir

Penangkapan terakhir Xiu terjadi pada tanggal 15 Mei 2026, saat ia dan seorang praktisi lainnya, Bian Dongna, sedang berbicara kepada orang-orang mengenai Falun Gong di sebuah pasar. Beberapa petugas berpakaian preman mengepung mereka, lalu memanggil tim SWAT ketika mereka menolak untuk ditangkap. Polisi mendorong Xiu hingga jatuh ke tanah. Mereka menggunakan kekuatan yang begitu besar hingga celananya robek. Banyak orang di sekitar lokasi kejadian juga sempat ditahan di tanah, namun mereka segera dibebaskan.

Xiu dan Bian diborgol lalu dibawa ke rumah masing-masing. Keluarga Bian melihat ada darah di sudut mulutnya. Di antara lebih dari sepuluh petugas yang menggerebek rumahnya, terdapat dua petugas wanita yang berpakaian preman. Mereka tidak menunjukkan kartu identitas maupun surat perintah penggeledahan. Mereka menyita buku-buku Falun Gong milik Bian, foto pendiri Falun Gong, serta sebuah komputer.

Tidak diketahui secara pasti barang apa saja yang disita dari rumah Xiu. Pada tanggal 18 Mei, pihak keluarga mengetahui bahwa keduanya telah ditahan di Pusat Penahanan Kota Yingkou. Keesokan harinya, suami Bian dipanggil ke Departemen Kepolisian Kota Yingkou untuk menandatangani sejumlah dokumen. Ia tidak diperbolehkan membaca dokumen-dokumen tersebut dengan saksama, namun sempat melihat bahwa dokumen itu tertanggal 15 Mei. Ia menandatanganinya di bawah tekanan. Ia diberitahu bahwa istrinya telah diinterogasi sebanyak tiga kali, namun istrinya menolak untuk menjawab pertanyaan apa pun ataupun menandatangani berita acara interogasi.

Ayah Xiu dipanggil ke departemen kepolisian pada tanggal 21 Mei, namun ia menolak untuk menandatangani dokumen apa pun.

Penyiksaan di Pusat Penahanan Terungkap dalam Persidangan

Xiu menjalani persidangan di Pengadilan Distrik Zhanqian pada tanggal 15 Oktober. Selama persidangan yang berlangsung hampir dua jam tersebut, ia terus diborgol dan dirantai. Pengacaranya menyatakan bahwa ia tidak bersalah.

Keluarga Xiu terkejut saat mendengar pernyataannya bahwa para sipir di Pusat Penahanan Kota Yingkou mengambil sampel darah dari jantungnya, bukan dari pembuluh darah. Tidak ada alasan yang diberikan untuk prosedur yang tidak lazim ini.

Seorang sipir bernama Dai Chunying (nomor lencana 701166) memerintahkan rekan satu sel Xiu untuk mengucilkan dan menyiksanya. Tidak seorang pun diizinkan berbicara dengannya; ia dipaksa untuk terus berjaga dan membersihkan toilet setiap hari (padahal biasanya tugas-tugas ini dilakukan secara bergantian oleh para tahanan). Karena dilarang menggunakan toilet, ia akhirnya buang air di celananya.

Xiu menambahkan bahwa ia sempat melakukan aksi mogok makan sebagai bentuk protes, namun kemudian dipaksa untuk makan. Perutnya mengalami cedera akibat tindakan paksa tersebut. Salah satu kakinya terasa dingin dan mati rasa sebagai dampak dari bentuk-bentuk penyiksaan lain yang ia alami.

Belum diketahui kapan putusan akan dijatuhkan. Status kasus Bian juga tidak diketahui.

Laporan Terkait:

My Daughter is Being Persecuted at the Dabei Jail in Shenyang

Dafa Practitioner Xiu Xiaoxue Illegally Sentenced to Seven Years in Prison in Gaizhou City Court, Liaoning Province

Female Dafa Practitioner Xiu Xiaoxue Is Illegally And Secretly Sentenced