(Minghui.org) Minghui.org baru-baru ini mengetahui bahwa seorang pria berusia 80-an dihukum 16 bulan dengan denda 3.000 yuan pada 2 Juli 2026, karena berlatih Falun Gong.

Xu Haifeng, dari Kabupaten Jixian, Provinsi Heilongjiang, ditangkap pada 5 Desember 2025, setelah dilaporkan karena menyebarkan materi informasi tentang Falun Gong. Petugas dari Kantor Polisi Qianjin menggeledah rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong serta foto pendiri Falun Gong. Sejak saat itu dia ditahan di Pusat Penahanan Kabupaten Jixian.

Pengadilan Kabupaten Baoqing mengadakan persidangan atas kasus Xu di pusat penahanan pada 20 Mei 2026. Pengacara mengajukan pembelaan tak bersalah baginya dan memberi kesaksian melawan polisi karena menggeledah rumah Xu tanpa surat perintah penggeledahan dan menandatangani daftar barang sitaan tanpa mengizinkan Xu meninjaunya. Xu juga bersikeras bahwa dia tidak melanggar hukum apa pun dengan berlatih Falun Gong maupun menyebarkan informasi tentang hal itu.

Xu didakwa pada tanggal 2 Juli, dan dia mengajukan banding. Pengadilan Menengah Kota Shuangyashan mengadakan persidangan kasusnya pada tanggal 18 Agustus dan menegakkan putusan awal pada 11 September. Dia dimasukkan ke Penjara Shuangyashan tanggal 17 September.

Setelah Xu ditangkap, uang pensiun dan subsidi pendapatan rendahnya ditangguhkan. Istrinya, yang berusia akhir 70-an, terpaksa bekerja di ladang sayuran untuk bertahan hidup. Jam kerjanya dimulai pada jam 1 tengah malam, dan dia dibayar 12 yuan per jam. Untuk menghemat biaya hidup, dia tidak menggunakan pemanas saat cuaca dingin. Dia juga menutupi biaya pengobatan bagi adik laki-lakinya, yang sedang dalam pemulihan akibat stroke.

Xu dulunya menderita sakit jantung parah dan tuberkulosis. Dia hampir mengalami gangguan mental saat putranya meninggal di usia muda. Seorang teman menyarankannya untuk berlatih Falun Gong. Tak lama kemudian, dia mulai berlatih dan mendapatkan kesehatannya kembali. Dia semangat memperkenalkan Falun Gong ke lebih banyak orang dengan menyebarkan materi, namun justru ditangkap dan dihukum penjara.