(Minghui.org) Praktisi Falun Dafa di Australia mengadakan parade di Melbourne pada tanggal 23 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan selama konferensi berbagi pengalaman kultivasi. Sudah 30 tahun sejak Guru Li memberikan ceramah pertama di Australia, jadi praktisi merasa konferensi beserta kegiatan pendukungnya ini memiliki makna yang sangat istimewa.

Parade terdiri dari tiga bagian: “Falun Dafa Baik,” “Hentikan Penganiayaan,” dan “Masyarakat Mulai Sadar.” Dengan dikawal oleh pihak kepolisian, Tian Guo Marching Band yang beranggotakan lebih dari 100 orang menarik perhatian para pejalan kaki, yang kemudian berhenti untuk menyaksikan saat alunan musik yang megah memenuhi suasana. Parade yang membentang sepanjang beberapa ratus meter ini menyusuri kawasan komersial yang ramai serta kawasan Pecinan dan berlangsung selama satu setengah jam.

Praktisi Falun Dafa mengadakan parade di Melbourne pada tanggal 23 Oktober 2026. (Minghui.org)

Banyak orang berhenti untuk menyaksikan parade. (Minghui.org)

Orang-orang menandatangani petisi menyerukan akhiri penganiayaan di Tiongkok. (Minghui.org)

Warga Mengetahui Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar)

Mick memuji parade. (Minghui.org)

Mick, seorang pensiunan, tertarik dengan parade itu. Ia mengatakan bahwa kostum, musik, dan pertunjukannya sangat bagus, terutama pesan-pesan yang tertulis pada spanduk-spanduk yang ditampilkan.

Ia mengatakan bahwa prinsip-prinsip Falun Dafa Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar) dapat memberikan dampak positif bagi umat manusia. Ia berkata: "Menurut saya, jika lebih banyak orang belajar dan menerapkan konsep-konsep ini, masyarakat akan menjadi lebih baik, terutama bagi generasi muda."

James, seorang pakar TI asal Inggris yang tiba di Australia satu bulan lalu, sedang berbelanja ketika ia berhenti sejenak untuk menyaksikan parade. Ia berkomentar: "Parade ini penuh warna, sungguh indah. Senang melihat begitu banyak anak muda berkumpul dan bekerja sama demi tujuan yang sama. Musiknya pun sangat menenangkan, serta menghadirkan kedamaian hati yang mendalam."

James menambahkan bahwa prinsip-prinsip Falun Dafa sangatlah luar biasa: "Setiap orang sepatutnya menjunjung tinggi nilai-nilai ini."

Prinsip-Prinsip Ini Sebaiknya Diterapkan dalam Pendidikan Keluarga

Carol, seorang kepala sekolah, turut menyaksikan parade. Dia merasa bahwa prinsip-prinsip Falun Dafa bermanfaat bagi anak-anak dan berkata, "Nilai-nilai Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar) bersifat universal. Menurut saya, nilai-nilai ini sebaiknya diterapkan dalam pendidikan keluarga dan menjadi bagian dari pemahaman anak-anak tentang dunia ini. Hal ini harus dimulai dari orang tua yang memberikan teladan. Setiap orang semestinya memiliki nilai-nilai tersebut, karena itu merupakan perwujudan mendasar dari kebaikan manusia."

Carol mengungkapkan bahwa ia pernah mengunjungi sekolah-sekolah di Tiongkok sebanyak tiga kali. Ia berkata, "Saya tahu bahwa sistem pendidikan di Tiongkok sangat ketat. Para guru berada di bawah pengawasan ketat dan wajib mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan. Mustahil untuk mengajarkan Falun Dafa di sekolah-sekolah di Tiongkok."

"Keseluruhan parade ini berlangsung dengan damai dan tertib. Pesan-pesan pada spanduk-spanduknya pun tersampaikan dengan jelas. Menurut saya, ini adalah cara yang baik untuk memberi tahu orang-orang mengenai penganiayaan yang terjadi di Tiongkok."

Dunia Seharusnya Kembali pada Tradisi

Johnny menyaksikan parade. (Minghui.org)

Johnny, seorang manajer proyek konstruksi setempat, tidak banyak mengetahui tentang Falun Dafa, namun warna-warni, musik, dan spanduk-spanduk yang ada menarik perhatiannya. Ia berkata, “Saya sedang berada di dekat tempat kerja saya di seberang jalan ketika saya melintas dan melihat praktisi Falun Dafa sedang bersiap untuk parade. Saya merasa penasaran dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.”

Setelah menyaksikan parade, ia mengatakan bahwa kegiatannya menarik dan ia setuju dengan prinsip-prinsip Falun Dafa. Ia terkesan dengan spanduk yang bertuliskan, “Satu-satunya harapan bagi umat manusia adalah kembali ke tradisi.” Ia berkata, “Dengan berkembangnya media sosial dan berbagai saluran informasi, menjadi semakin penting bagi orang-orang untuk kembali ke tradisi dan merenungkan apa yang sebenarnya bermanfaat bagi umat manusia. Orang-orang tidak boleh hanya berfokus pada masalah ekternal. Tentunya juga harus menghargai moralitas.”

Johnny mengatakan bahwa sebelumnya ia pernah mendengar tentang penganiayaan yang telah berlangsung selama 27 tahun oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) serta praktik pengambilan organ paksa yang direstui oleh negara. Ia berkata, “Meningkatkan kesadaran publik adalah hal yang krusial. Hal ini memungkinkan orang untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai masalah tersebut dan menghindari keterlibatan dalam penganiayaan ini akibat ketidaktahuan.”

Kebebasan Berkeyakinan Adalah Fondasi Masyarakat

Brogan (kiri) dan Jo (kanan) menyaksikan parade. (Minghui.org)

Wisatawan bernama Jo dan Brogan mengaku terkesan dengan parade serta pesan-pesan pada spanduk. Brogan mengatakan, “Kami pernah mendengar Falun Dafa sebelumnya. Hal yang paling membuat kami terkesan hari ini adalah musik, warna, dan kostum dalam parade, serta keseluruhan prosesi, semuanya tertata dengan sangat baik.”

Ia berkata, “Ini adalah kegiatan yang luar biasa. Kami sangat senang menyaksikan parade seperti ini. Menyampaikan pesan kepada orang-orang dengan cara yang damai dan menyenangkan, sehingga membantu lebih banyak orang mengetahui pesan tersebut, sungguh merupakan upaya keras yang sangat berarti. Dunia ini membutuhkan Zhen, Shan, Ren ini.”

Mengenai penganiayaan yang telah berlangsung selama 27 tahun oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT), Brogan berkata, “Kebebasan berkeyakinan adalah fondasi masyarakat. Seseorang tidak seharusnya dianiaya karena keyakinan atau praktik spiritual yang dianutnya.”

Australia Harus Memberi Sanksi kepada Mereka yang Terlibat dalam Pengambilan Organ Paksa

Ini adalah pertama kali Lauren dan Chris, yang berasal dari Queensland, mendengar Falun Dafa. Chris berkata, “Relaksasi melalui meditasi duduk, kita memang perlu melakukan hal seperti itu.” Lauren menambahkan bahwa prinsip-prinsip Falun Dafa “jauh lebih penting daripada apa pun di dunia ini.”

Chris berkata, “Penting agar parade seperti ini tetap berlangsung dengan damai. Saat ini, banyak aksi unjuk rasa yang disertai kekerasan. Parade ini sangat bagus. Tidak ada kebencian atau kekerasan, hanya pesan-pesan damai.”

Chris menegaskan bahwa penganiayaan oleh PKT harus dihentikan dan praktik pengambilan organ paksa harus dikutuk. Ia berkata: “Seluruh dunia harus mengetahui masalah ini! Sebelumnya saya tidak tahu. Kita harus membuat dunia sadar dan menentangnya. Ini adalah tindakan yang sangat keji.”

Saat mendengar bahwa PKT berupaya memperluas penganiayaan ke negara lain, Chris menanggapi: “Ini sama sekali tidak dapat diterima! Hukum Australia harus mengambil sikap yang sangat tegas terhadap perilaku semacam itu. Australia seharusnya memiliki undang-undang untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran semacam itu.”