(Minghui.org) Konferensi Berbagi Pengalaman Falun Dafa Kanada tahun 2026 diselenggarakan pada 20 September di Toronto. Lebih dari 1.200 praktisi dari berbagai wilayah Kanada dan beberapa kota di Amerika Serikat menghadiri acara tersebut di Sheraton Centre Toronto Hotel. Penerjemahan secara simultan tersedia dalam lima bahasa, yaitu Mandarin, Inggris, Prancis, Vietnam, dan Persia (Farsi).

Dalam konferensi tersebut, 19 praktisi dari berbagai kota di Kanada berbagi tentang bagaimana mereka dapat melakukan lebih baik dalam menyelaraskan diri dengan prinsip-prinsip Falun Dafa, Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar), membuktikan kebenaran Dafa, dan membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup.





Konferensi Berbagi Pengalaman Falun Dafa Kanada 2026 diadakan di Toronto pada 20 September. (Minghui.org)

Memancarkan Pikiran Lurus

Seorang praktisi dari Toronto mengenang bagaimana bertahun-tahun lalu ia berpartisipasi dalam memancarkan pikiran lurus estafet selama 24 jam yang dikoordinasikan oleh Himpunan Falun Dafa setempat. Tahun ini, ia mengoordinasikan kegiatan memancarkan pikiran lurus selama musim tur Shen Yun. Ia berkata, “Memancarkan pikiran lurus estafet selama 24 jam adalah ujian terbesar bagi hati seseorang. Bagi kami praktisi, ini merupakan ujian terhadap tekad, ketekunan, dan kemampuan untuk menanggung penderitaan. Terutama tantangan untuk tetap terjaga hingga larut malam. Kita mungkin dapat bertahan selama satu atau dua minggu, tetapi menjadi sulit setelah satu atau dua bulan. Tahun ini, sudah berlangsung selama tiga bulan sepuluh hari—genap 100 hari.

Dia berkata, “Rekan-rekan praktisi sungguh luar biasa; mereka bertahan dan berhasil melewatinya. Saya melihat banyak praktisi yang berusia 70-an, 80-an, bahkan 90-an tahun, yang tetap teguh berpartisipasi secara daring. Praktisi yang pada siang hari berada di tempat wisata, tempat klarifikasi fakta, tempat latihan, dan konsulat, semuanya meluangkan waktu untuk berpartisipasi setiap jam. Beberapa praktisi yang bekerja di media juga mengikuti secara daring pada dini hari. Praktisi di Toronto telah membentuk satu tubuh yang tak tergoyahkan; praktisi di seluruh Kanada, termasuk yang berada di Montreal dan Vancouver, juga mengikuti secara daring untuk memancarkan pikiran lurus dan memusnahkan gangguan jahat.”

Praktisi tersebut mengatakan bahwa selama proses ini ia juga pernah menyimpan rasa kesal. Dia menjelaskan, “Terkadang pikiran saya mengembara dan konsentrasi saya terganggu. Oleh karena itu, saya harus terlebih dahulu membersihkan medan dimensi saya sendiri agar dapat mempertahankan pikiran lurus yang kuat.”

Dia melanjutkan, “Beberapa rekan praktisi mengatakan bahwa praktisi memiliki kemampuan. Ujian ini semakin menunjukkan kebijaksanaan dan kemampuan luar biasa yang kita miliki dalam mengklarifikasi fakta dan membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup. Media dan berbagai tim telah menunjukkan kemampuan mereka dan akhirnya membantu membawa Shen Yun kembali ke Four Seasons Theatre di Toronto, dan setiap pertunjukan terjual habis. Dengan pikiran lurus, tindakan lurus, dan pikiran yang tulus, ketekunan serta dedikasi setiap praktisi terpancar.”

Tidak Peduli Betapa Sulitnya, Pasti Selalu Ada Jalan

Wang dari Ottawa berbagi tentang bagaimana dia mengatasi kesulitan dalam mempromosikan proyek di media sosial, serta bagaimana dia mengubah pola pikirnya selama proses tersebut.

Berbagai platform media sosial mengalami perubahan besar sejak akhir Desember tahun lalu. Perubahan tersebut semuanya mengarah pada satu kesimpulan: mempromosikan proyek di media sosial menjadi sangat sulit, metode lama tidak lagi efektif, dan akibatnya terjadi penurunan lalu lintas pengunjung. Hal ini membuat seluruh proyek kembali memasuki masa yang penuh tantangan.

Seorang praktisi dengan terus terang menunjukkan bahwa dia kurang memiliki pikiran lurus. Dia menyadari bahwa proyek tersebut sangat dibatasi oleh konsep “pembatasan lalu lintas pengunjung.” Praktisi yang berpartisipasi memiliki pemahaman yang sama, tetapi tidak yakin bahwa pikiran lurus dapat mengatasi tantangan tersebut.

Oleh karena itu, Wang menyusun strategi untuk menerobos keadaan tersebut dengan memberikan bimbingan secara langsung kepada praktisi tertentu dan memenuhi kebutuhan mereka. Dia berhasil meyakinkan mereka untuk mengubah pola pikir, menunjukkan kepada mereka cara melakukannya, dan memperlihatkan hasil dari pendekatan yang benar. Akibatnya, lalu lintas mulai meningkat, dan sedikit demi sedikit, keseluruhan lalu lintas pengunjung kembali pulih. Prosesnya sungguh penuh kesulitan.

Setelah berbulan-bulan terus berupaya mengatasi berbagai rintangan dan mengubah pola pikir, tim proyek akhirnya menemukan jalan keluar. Lalu lintas proyek kini telah mencapai tingkat tertinggi.

Wang menjelaskan, “Dalam kultivasi, terkadang saya merasa seperti sedang berjalan ke dalam gurun, seolah-olah ada kesulitan di mana-mana dan saya tidak dapat melihat jalan ke depan. Mungkin ini adalah saat kritis bagi saya untuk meningkatkan kultivasi, atau mungkin ini merupakan ujian apakah seorang praktisi memiliki pikiran lurus—apakah dapat terus melangkah maju di tengah kesulitan dan apakah dapat gigih maju. Karena kita adalah pengikut Dafa, Guru selalu menjaga kita. Jadi, pasti akan ada jalan keluar! Kuncinya adalah apakah kita dapat memiliki keyakinan 100 persen, apakah kita dapat menenangkan diri dan sungguh-sungguh mencari jalan ini, serta apakah kita berani melepaskan konsep lama dan membuka jalan baru.”

Kelompok Belajar Fa dan Berbagi Pengalaman

Wang dari Edmonton dalam berbagi pengalamannya, “Saya terkadang masih sedikit tidak memahami proses kultivasi yang sebenarnya. Salah satunya adalah bagaimana berkultivasi, yang lainnya adalah bagaimana mencari ke dalam; selain itu, kita juga perlu menyingkirkan keterikatan, dan sebagainya... Semua ini adalah pertanyaan yang saya hadapi. Namun, selalu ada pengaturan dan bimbingan penuh belas kasih dari Guru, serta bantuan tanpa pamrih dari rekan-rekan praktisi.”

Wang telah berlatih Falun Dafa selama sepuluh tahun. Melalui belajar Fa, dia memahami bahwa praktisi perlu melakukan tiga hal. Dia melanjutkan, “Terutama bagi praktisi pada masa Pelurusan Fa, ini bukan hanya tentang kultivasi pribadi, tetapi juga tentang mengklarifikasi fakta dan membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup. Oleh karena itu, saya mengikuti latihan bersama untuk mengklarifikasi fakta, dan memperoleh banyak manfaat. Setiap kali berlatih, saya dapat memasuki kondisi hening dengan lebih cepat. Terkadang saya merasa seolah-olah diselimuti kubah kaca, sementara keramaian orang dan suara kendaraan yang berlalu-lalang terasa sangat jauh.”

Suatu kali, setelah Wang mengajak putranya menghadiri kegiatan bersama, putranya berkata kepadanya, “Ayah, medan energi yang Ayah miliki ketika melakukan latihan di rumah tidak sebesar medan energi saat latihan bersama di pasar petani. Medan energi di sana lebih baik...” Hal ini semakin memperkuat keyakinan Wang untuk melakukan latihan bersama praktisi lain.

Wang mulai berlatih Falun Gong setelah bertemu dengan seorang praktisi secara daring di Tiongkok. Banyak hal ajaib terjadi padanya, dan kemudian istri serta anaknya juga mulai berlatih.

Pada tahun-tahun awal kultivasinya, Wang lebih banyak bermimpi daripada sepanjang hidup sebelumnya. Beberapa mimpi berkaitan dengan pemahamannya terhadap prinsip-prinsip Dafa, beberapa berkaitan dengan hubungan dengan kerabat, teman, dan istrinya, sementara yang lainnya melibatkan pengalaman masa lalu dan bahkan gangguan iblis. Semua ini secara bertahap memperdalam pemahamannya terhadap prinsip-prinsip Dafa.

Wang berkata, “Khususnya, rekan praktisi yang memperkenalkan latihan ini kepada saya tetap bisa berbagi pengalaman dan pemahaman kultivasi dengan saya secara rutin dan tanpa pamrih, meskipun ada penganiayaan dan penindasan yang kejam di Tiongkok. Dia melakukan hal ini selama tujuh atau delapan tahun, lalu perlahan mengurangi frekuensi komunikasi tersebut, namun hingga saat ini pun, dia masih menghubungi saya setahun sekali."

Wang mengatakan bahwa sebagai praktisi, kita harus mengultivasi setiap pikiran dan tindakan kita serta terus berupaya meningkatkan kultivasi. Dengan melakukan tiga hal dengan baik, kita akan dapat pulang bersama Guru pada akhirnya.

Lingkungan Baru dan Tempat Latihan Baru

Zhang dari Vancouver berbagi pengalamannya tentang bagaimana dia memanfaatkan kesempatan untuk memperkenalkan Falun Dafa kepada orang-orang di lingkungan barunya. Pada 2018, dia meninggalkan Victoria dan pindah ke sebuah kota kecil di pesisir. Di sana tidak ada praktisi yang melakukan belajar Fa bersama, latihan bersama, ataupun mengklarifikasi fakta tentang Falun Dafa. Apa yang harus dia lakukan? Berpikir dia harus memberi tahu orang-orang di sana tentang Dafa, dia mendirikan tempat latihan di taman tepi laut dekat rumahnya. Dengan papan peragaan latihan, materi Dafa, dan bunga lotus kecil, dia memutar musik dan melakukan latihan sendiri.

Zhang mengenang, “Pada awalnya, saya merasa kesepian, dan kekhawatiran serta rasa bangga sering memengaruhi saya. Namun, setiap kali teringat ajaran Guru, saya merasa seolah-olah seluruh tubuh saya dipenuhi energi dan saya sangat percaya diri. Pikiran negatif saya menghilang, dan pikiran lurus saya muncul.”

Zhang tahu bahwa misinya adalah memberi tahu orang-orang betapa indahnya Falun Dafa. Dia melanjutkan, “Di bawah pengaturan Guru, banyak orang setempat mulai berlatih bersama saya dan memulai kultivasi. Sekarang, mereka juga mulai memperkenalkan Dafa kepada orang lain bersama saya, mengumpulkan tanda tangan, dan mempromosikan Shen Yun,” lanjutnya.

Dia berkata kepada seorang wanita yang datang untuk mempelajari Falun Dafa, “Di dunia ini, pernahkah Anda mendengar atau melihat seorang guru yang mengajarkan latihan kepada Anda secara gratis tanpa meminta satu sen pun? Selain itu, guru ini membuat Anda sehat dan mengajarkan Anda bagaimana menjadi orang yang bermoral dan baik. Itulah Guru Falun Dafa.”

Pada saat itu, air mata mengalir di wajah wanita tersebut dan ia berkata, “Saya dapat merasakan bahwa Anda sangat baik.” Zhang berkata, “Bukan saya, melainkan Falun Dafa yang membawa medan energi yang penuh belas kasih dan kebaikan ini.”

Zhang mengatakan bahwa selama bertahun-tahun berkultivasi dan mengklarifikasi fakta, dia selalu mengingatkan dirinya bahwa Dafa itu indah dan sakral. Dia tidak boleh membuat orang memiliki kesan buruk terhadap Falun Dafa karena perkataan atau tindakannya, termasuk di hadapan keluarga, rekan kerja, maupun orang-orang yang lewat. Dia berkata, “Saya ingin membuat orang mengetahui betapa indahnya Dafa.”