(Minghui.org) Dua artikel pendek berikut ini merupakan kiriman dari praktisi di Tiongkok daratan.

Falun Dafa Menyelamatkan Ayah Saya dari Kegagalan Multiorgan

Suatu malam di awal bulan Desember 2022, ayah saya tiba-tiba mengalami sakit perut yang parah. Ia segera dilarikan ke rumah sakit, di mana hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia menderita kegagalan multiorgan. Dokter memasukkan selang pernapasan dan tiga selang lainnya ke dalam perutnya. Ia tidak dapat makan atau minum, dan hanya dapat menerima nutrisi melalui infus. Ia merasakan sakit yang luar biasa.

Kemudian, cairan menumpuk di paru-parunya dan perlu dikeluarkan. Dokter menyarankan untuk membuat sayatan lain di punggungnya, karena itu akan membantu cairan mengalir lebih cepat.

Ayah saya bertanya, “Jika Anda membuat lubang di punggung saya, dapatkah Anda menjamin saya akan sembuh?”

Dokter itu menjawab, “Kami hanya bisa mencobanya.”

“Apa gunanya membuat lubang lain di tubuh saya? Saya sudah punya tiga selang di depan, bagaimana saya bisa tidur dengan satu lagi di belakang? Saya tidak mau melanjutkan pengobatan ini,” kata ayah saya.

Kemudian, dokter memberi tahu kami, “Mengingat kondisi ayah Anda, ini hanya masalah waktu. Dia mungkin meninggal sebelum atau sesudah tahun baru.”

Saya berlatih Falun Dafa, dan seorang rekan praktisi memberi tahu ayah saya bahwa hanya Guru Li, pendiri latihan ini, yang dapat menyelamatkannya dan menyarankan agar ia mendengarkan ceramah Guru dan dengan tulus melafalkan kalimat-kalimat penuh berkah, “Falun Dafa hao, Zhen-Shan-Ren hao (Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik).” Karena sangat membutuhkan pertolongan, dan merasa putus asa, ayah saya setuju.

Setiap hari, begitu bangun tidur, ayah mendengarkan ceramah Guru. Perlahan-lahan, ia mulai makan lagi. Jumlah cairan hitam yang keluar dari perutnya semakin berkurang dari hari ke hari, dan warnanya pun berangsur-angsur menjadi lebih terang. Kemudian, suatu hari, selang-selang itu lepas satu per satu.

Ketika ayah melihat kejadian itu, dia menjadi khawatir dan menelepon untuk bertanya apa yang harus dia lakukan. Saya menjawab, “Ini hal yang baik. Guru telah menyelamatkan Ayah. Ayah baik-baik saja.”

Kemudian, ketika ia kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan, dokter terkejut melihatnya. “Anda masih hidup?” tanyanya, “Bagaimana Anda bisa sembuh? Bagaimana Anda bisa sehat sekarang?” Ayah saya menjawab, “Saya mendengarkan rekaman setiap hari.” Sayangnya, ia tidak menyebutkan bahwa ia telah mendengarkan ajaran Dafa. Terlepas dari itu, dokter menyebut kesembuhannya sebagai sebuah mukjizat.

Duri Ikan yang Tersangkut di Tenggorokan Hilang Setelah Melafalkan Kalimat yang Mengandung Kebenaran

Ada seorang pelanggan yang sering mengunjungi toko saya. Sebelumnya saya telah menjelaskan Falun Dafa kepadanya, dan menjelaskan bahwa Falun Dafa mengajarkan orang untuk berbuat baik dengan mengikuti prinsip Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar). Saya mengatakan kepadanya bahwa Falun Dafa telah menyebar ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia, di mana Falun Dafa dihormati dan diterima oleh masyarakat. Namun di Tiongkok, para praktisi difitnah, dianiaya, disiksa, dan dipaksa melakukan kerja paksa, bahkan ada banyak yang kehilangan nyawa akibat praktik pengambilan organ paksa yang didukung negara.

Saat ia hendak pergi, saya mengingatkan pelanggan itu untuk mengingat kalimat yang mengandung kebenaran, “Falun Dafa hao, Zhen-Shan-Ren hao (Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik).” Saya berkata kepadanya, “Jika Anda melafalkan kalimat ini dengan tulus, Anda akan diberkati dan dilindungi dari malapetaka besar.”

Enam bulan kemudian, dia kembali dan dengan antusias memberi tahu saya bahwa sesuatu yang benar-benar menakjubkan telah terjadi padanya.

Ia kembali ke kampung halamannya di pedesaan untuk bekerja. Suatu hari, saat sedang makan, duri ikan tersangkut di tenggorokannya. Rasanya sangat sakit, dan duri itu tidak bisa naik maupun turun. Ia mencoba berbagai cara untuk mengeluarkannya, tetapi tidak ada yang berhasil.

Setelah menderita selama lebih dari dua jam, dia memutuskan untuk meminta bantuan dari seorang pria setempat yang dikenal dengan trik dan keahlian tradisionalnya.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba ia teringat akan ungkapan-ungkapan baik yang telah saya ingatkan untuk diucapkannya. Ia mulai mengulangi dalam hati, “Falun Dafa hao, Zhen-Shan-Ren hao (Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik).”

Setelah mengulangi kalimat itu beberapa kali, rasa sakitnya hilang. Dia mencoba menelan beberapa kali, dan benar saja, rasa sakitnya hilang! Duri ikan itu sepertinya menghilang begitu saja.

Dia hampir tidak percaya dengan apa yang telah terjadi.

Dia mengatakan kepada saya bahwa jika dia tidak mengalaminya sendiri, dia tidak akan pernah percaya pada kekuatan melafalkan kalimat itu dengan tulus. Dia mengatakan bahwa Falun Dafa benar-benar luar biasa dan ajaib.

Saya memanfaatkan kesempatan itu untuk menceritakan kepadanya tentang pengunduran diri dari Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan organisasi-organisasi afiliasinya. Dia mengatakan bahwa dia hanya bersekolah di sekolah dasar, tetapi dia tahu bahwa PKT telah melakukan banyak sekali kampanye politik dan menyebabkan kematian serta penderitaan banyak orang. Dia mengatakan bahwa PKT sangat jahat dan brutal.

Dia dengan senang hati setuju untuk mundur dari Pionir Muda. Saya senang untuknya dan keputusan bijaknya.