(Minghui.org) Saya sekarang berusia 48 tahun. Di masa lalu, saya adalah orang yang sangat pemalu dan terlalu bergantung pada orang lain. Setelah menikah, stres membesarkan anak dan tekanan lainnya menyebabkan saya memendam emosi, yang akhirnya menyebabkan masalah kesehatan: rasa berat yang terus-menerus di kepala, sesak napas, dan kurang bertenaga. Perawatan medis terbukti tidak efektif. Meskipun saya baru berusia 30-an, saya merasa hidup saya tanpa harapan. Keadaan ini berlangsung selama lebih dari 10 tahun.
Ketika putri saya baru berusia empat tahun, Ia didiagnosis menderita asma varian batuk (CVA), yang menambah lapisan stres lain dalam hidup saya. Meskipun saya sendiri sedang berjuang dengan masalah kesehatan, saya harus membawanya ke Beijing untuk perawatan. Saya merasa hidup saya hancur, dan Tuhan tidak adil kepada saya. Ketika saya sendirian, saya sering menangis dan menghela napas putus asa. Suami saya, untuk menafkahi keluarga kami, bekerja lembur hingga larut malam dan juga harus menanggung beban yang berat. Saya merasa bahwa kehidupan sulit ini tidak akan pernah berakhir.
Namun, saya beruntung dapat mulai berlatih Falun Dafa pada tahun 2014, dan hidup saya berubah drastis. Sebelumnya, kulit saya pucat dan saya merasa lemah serta tidak berdaya. Namun, dalam waktu satu bulan setelah mempelajari Dafa, kulit saya menjadi bercahaya dan saya dipenuhi energi. Saya merasa seperti orang yang berbeda. Selain itu, saya yang dulunya pemarah, juga berubah menjadi orang yang jauh lebih tenang.
Keluarga Saya Mendapatkan Manfaat dari Dafa
Suami saya menyaksikan perubahan luar biasa yang Dafa berikan pada diri saya, dan dia pun mulai membaca buku-buku Dafa. Mengenai asma putri saya, para spesialis di Beijing mengatakan bahwa dia akan membutuhkan pengobatan setidaknya selama dua tahun dan dapat menderita komplikasi jangka panjang. Namun, dia berhenti minum obat setelah kurang dari setahun, dan asmanya tidak pernah kambuh. Sejak usia lima tahun, kami telah mendorongnya untuk mendengarkan ceramah Fa dan melakukan latihan Dafa. Guru Li membuka kebijakannya, dan dia secara konsisten berada di antara siswa terbaik di kelasnya. Dia memahami betapa berharga dan luar biasanya Dafa dan tidak pernah berpikir untuk berhenti berlatih kultivasi.
Putra saya menderita rinitis alergi. Para spesialis di Beijing mengatakan itu adalah penyakit membandel lain yang sulit disembuhkan dan memperingatkan bahwa pengobatan dapat mengganggu daya ingatnya. Setelah saya mulai berlatih Dafa, putra saya sering melafalkan kata-kata yang mengandung kebenaran, “Falun Dafa baik, Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar) baik.” Ini adalah prinsip-prinsip panduan Dafa, dan diyakini dapat memberikan berkah dan kesehatan yang baik kepada orang-orang. Terkadang, putra saya belajar Fa dan melakukan latihan bersama kami, dan sekarang Ia telah belajar menerapkan prinsip-prinsip Dafa dalam hidupnya dan mengutamakan kepentingan orang lain. Yang mengejutkan kami, rinitis alerginya hilang. Luar biasanya, semua penyakit kami sembuh tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.
Melangkah Keluar untuk Menyelamatkan Orang
Saat saya terus belajar Fa secara mendalam, saya menyadari bahwa saya harus mengikuti persyaratan Guru, memenuhi sumpah prasejarah saya, dan membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup. Saya mulai dengan membaca artikel berbagi pengalaman rekan praktisi dari Mingguan Minghui dan menghafal artikel yang berkaitan langsung dengan klarifikasi fakta. Kemudian saya mulai berbagi prinsip-prinsip Dafa tentang Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar) dengan kerabat saya. Setelah memperhatikan perubahan fisik dan mental saya yang luar biasa, sebagian besar menerima keyakinan saya dan kagum pada kekuatan Dafa yang luar biasa. Orang tua dan istri saudara ipar saya juga mulai berlatih Dafa.
Pada saat itu, saya masih kurang berani untuk mengklarifikasi fakta kebenaran kepada orang asing, jadi saya mengajak putri saya untuk membagikan materi informasi di malam hari. Kami mengunjungi hampir semua rumah satu lantai di daerah itu dan membagikan brosur di gedung-gedung apartemen. Perlahan-lahan, pikiran lurus saya semakin kuat, dan saya mulai mengatasi rasa takut saya untuk berbicara dengan orang asing.
Itu terjadi suatu pagi ketika saya melakukannya untuk pertama kalinya. Saya masih mengingat kejadian itu dengan jelas. Saya sedang dalam perjalanan pulang setelah membeli bahan makanan, dan saya melihat seorang pria paruh baya yang tampak ramah berdiri di pintu masuk sebuah gang. Dengan segenap keberanian, saya dengan gugup mulai mengklarifikasi fakta kepadanya. Suara saya bergetar saat berbicara, namun dia tersenyum sepanjang percakapan kami, mendengarkan dengan sabar, dan setuju untuk mengundurkan diri dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Saya berpikir dalam hati bahwa dia pasti orang yang ditakdirkan untuk saya, yang dikirim oleh Guru. Sejak hari itu, kepercayaan diri saya dalam mendekati orang lain meningkat pesat.
Saat mengendarai sepeda listrik menyusuri gang-gang di sebuah lingkungan untuk mencari orang-orang yang ditakdirkan, saya melihat seorang wanita berjalan di kejauhan. Saya segera menyusulnya dan menyapanya dengan sopan. Dia menatap saya dengan acuh tak acuh dan berkata, “Siapa Anda? Saya tidak mengenal Anda.” Saya menjawab, “Bu, saya juga tidak mengenal Anda, tetapi Anda tampak seperti orang yang sangat baik, dan saya ingin berbagi sesuatu yang dapat bermanfaat bagi Anda.” Kemudian dia menjadi gelisah, “Ini Falun Gong lagi, kan? Saya tidak mau mendengarnya! Pergi saja!”
Dulu, saya pasti akan langsung pergi begitu saja menghadapi orang seperti itu. Tapi kali ini, saya menenangkan diri dan dengan tenang menjawab, “Bu, tahukah Anda bahwa sebenarnya saya adalah orang yang sangat introvert? Agar bisa bersuara sehingga orang-orang baik seperti kita tidak tersingkirkan dalam bencana besar, saya harus bekerja keras untuk mengubah diri saya. Mempelajari hal ini tidak akan merugikan Anda, tetapi tidak mempelajarinya bisa sangat merugikan Anda. Materi-materi ini sangat berharga.”
Setelah mendengar itu, dia menerima materi tersebut dan berterima kasih kepada saya. Sebelum pergi, saya berkata, “Setelah Anda selesai membacanya, silakan teruskan kepada kerabat dan teman-teman Anda. Anda juga akan menerima berkah.” Dia dengan senang hati setuju. Meskipun saya tidak membujuknya untuk meninggalkan organisasi PKT hari itu, saya tetap senang bahwa dia menerima materi tersebut dan merasa terdorong oleh penerobosan yang saya lakukan.
Setiap kali saya keluar untuk mengklarifikasi fakta, orang sering bertanya, “Berapa bayaran Anda untuk melakukan ini?” Saya selalu menjawab, “Jika saya ingin menghasilkan uang, saya tidak akan melakukan ini. Cuacanya sangat dingin di musim dingin dan sangat panas di musim panas. Terkadang orang baik berterima kasih kepada kami, tetapi mereka yang tidak mengerti mungkin mengutuk kami, mencoba memukul kami, atau bahkan melaporkan kami kepada pihak berwenang. Jika orang-orang seperti itu berhasil, pihak berwenang PKT akan memenjarakan pengikut Dafa, menyiksa mereka, dan dalam kasus terburuk, pihak berwenang bahkan mengambil organ tubuh mereka saat mereka masih hidup.”
“Kami mengeluarkan uang kami sendiri dan mencurahkan upaya kami sendiri sambil menanggung tekanan yang luar biasa—semua itu agar orang-orang baik seperti Anda dapat menerima berkah dan tetap aman. Kami membagikan rahasia langit ini agar Anda dapat membedakan yang baik dari yang jahat dan mengakui kebaikan Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar). Suatu hari nanti Anda akan menyadari betapa beruntungnya Anda dan bersyukur bahwa kami telah membantu Guru Li menyelamatkan orang-orang. Hargai kesempatan ini—keselamatan Anda tidak datang dengan mudah.” Setelah mendengar ini, sebagian besar orang mengungkapkan rasa terima kasih mereka.
Ada juga orang-orang yang tidak memahami fakta dan bahkan menggunakan kekerasan. Saya pernah mengalami hal seperti itu. Saat bersepeda di jalan pedesaan, saya melihat seorang petani sedang mengairi ladangnya dan mendekatinya untuk mengklarifikasi fakta, tetapi dia menolak untuk mendengarkan. Pada saat itu, seorang pria tua keluar dari rumah di dekatnya, jadi saya mulai berbicara dengannya. Tanpa diduga, dia menjadi sangat marah. Mungkin dia telah mendengar percakapan saya dengan petani itu. Sambil mengumpat kepada saya, dia mengambil batu dan melemparkannya ke arah saya. Saya segera melarikan diri dengan sepeda dan diam-diam meminta perlindungan kepada Guru. Batu itu meleset, tetapi saya merasa terguncang. Saya tidak merasa dendam padanya. Saya hanya merasa menyesal bahwa dia menciptakan karma dengan tindakannya, dan saya tidak dapat membantu menyelamatkannya.
Setelah pengalaman itu, setiap kali sebelum keluar untuk mengklarifikasi fakta, saya berdiri di depan potret Guru dan meminta Guru untuk membawa orang-orang baik yang ditakdirkan untuk saya. Selama bertahun-tahun, saya tidak pernah lagi bertemu dengan siapa pun yang jahat. Bahkan ketika beberapa orang tidak menerima apa yang saya katakan, mereka tidak menanggapi dengan kasar. Selama seseorang memiliki hati untuk menyelamatkan orang lain, semuanya diatur oleh Guru.
Penerobosan Terbaru Saya
Saya ingin berbagi sesuatu yang sulit saya akui—belajar Fa dan latihan Dafa saya tidak berjalan lancar. Karena saya menemani anak saya ke sekolah, pada dasarnya saya telah berlatih sendiri selama beberapa tahun terakhir. Kira-kira setiap satu atau dua minggu sekali, saya pulang untuk mendapatkan materi informasi dan Mingguan Minghui dari rekan praktisi. Mungkin karena saya sendirian, saya tidak terlalu disiplin. Saya belajar Fa sambil duduk dalam posisi lotus tunggal dan melakukan latihan pertama, ketiga, keempat, dan kelima di malam hari, kemudian latihan kedua di pagi hari. Saya sering merasa tertekan oleh kemalasan saya sendiri, namun tidak berdaya untuk mengubahnya.
Musim dingin lalu, saya membeli rumah satu lantai di dekat tempat kerja suami dan sekolah anak kami. Berkat pengaturan penuh belas kasih dari Guru, saya beruntung bertemu dengan dua rekan praktisi yang tekun. Salah satunya juga sedang mendampingi anaknya bersekolah, dan dia sangat membantu saya. Yang lainnya, lebih tua dari saya, sangat serius dalam kultivasi. Dia datang setiap hari untuk belajar Fa bersama saya. Melalui dia, saya melihat banyak kekurangan saya sendiri. Misalnya, dia selalu belajar Fa sambil duduk dalam posisi lotus penuh. Dia juga memperhatikan bahwa saya cenderung membuka mata saat melakukan latihan. Dia berkata, “Anda perlu menutup mata agar dapat memasuki ketenangan. Anda juga tidak boleh mengusir nyamuk saat melakukan latihan; itu adalah ujian atau kesempatan untuk melenyapkan karma. Saat belajar Fa, hati harus fokus dan murni. Anda tidak bisa memperlakukannya hanya sebagai tugas yang harus diselesaikan; anda harus serius. Kemudian, ketika anda menghadapi konflik atau sedang melenyapkan karma, anda akan dapat mengukur semuanya berdasarkan persyaratan Fa.”
Saya sungguh berterima kasih kepada rekan-rekan praktisi yang luar biasa ini! Mereka benar-benar tanpa pamrih, berbagi segala sesuatu yang mereka yakini akan membantu saya. Apa alasan saya untuk tidak berubah? Apa alasan saya untuk tidak lebih tekun? Guru tidak ingin meninggalkan seorang pengikut pun, tetapi Guru juga tidak menginginkan pengikut yang tidak memenuhi syarat. Rekan-rekan praktisi, marilah kita semua berkultivasi dengan tekun.
Pelurusan Fa telah mencapai tahap akhirnya. Saya tidak ingin menyesal. Satu-satunya jalan adalah gigih maju dan tekun, hidup sesuai dengan karunia Guru yang tak terbatas, dan mengikuti Guru untuk kembali ke rumah sejati kita. Itulah sumpah prasejarah agung yang pernah kita semua ucapkan.
Terima kasih, Guru, atas penyelamatan Guru yang penuh belas kasih! Terima kasih kepada rekan praktisi atas bantuan anda yang penuh belas kasih. Jika ada hal yang tidak sesuai dengan Fa, mohon tunjukkanlah.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org