(Minghui.org) Menjelang Konferensi Falun Dafa Eropa di Praha pada tanggal 20 September, para praktisi dari 31 negara Eropa melakukan pawai melintasi kota sebanyak dua kali pada tanggal 19 September, yang dilanjutkan dengan acara penyalaan lilin pada malam harinya.

Pawai pertama dimulai dari Kastil Praha pada siang hari dan melintasi jalan-jalan ramai di kawasan bersejarah sebelum tiba di Alun-alun Kota Tua (Old Town Square). Pawai kedua dimulai dari Alun-alun Kota Tua, menyusuri kawasan Kota Tua, dan kembali lagi ke Alun-alun Kota Tua.

Banyak wisatawan dan penduduk setempat berhenti untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Setelah membaca brosur dalam berbagai bahasa yang dibagikan oleh para praktisi, mereka bertanya tentang penganiayaan yang terus dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Beberapa orang menandatangani petisi yang menyerukan penghentian penindasan tersebut.

Para praktisi Falun Dafa berpawai melintasi Praha pada tanggal 19 September (Minghui.org)

Wisatawan Kanada: Setiap Negara Membutuhkan Sejati-Baik-Sabar

Christine, Jane, dan Susan (Kiri ke kanan) (Minghui.org)

Christine, Jane, dan Susan, yang sedang berkunjung ke Praha dari Kanada, menyaksikan berbagai kegiatan termasuk latihan bersama. Christine mengatakan kegiatan itu "luar biasa." "Suasananya sangat damai di sini," tambah Susan.

Mereka terkejut mendengar bahwa PKT telah menganiaya Falun Dafa selama 27 tahun. "Saya tidak menyangka bahwa melakukan meditasi seperti ini adalah sesuatu yang harus diperjuangkan," kata Christine. "Dipenjara karena mempraktikkan hal seperti ini saja sudah sangat mengerikan, apalagi sampai mengalami pengambilan organ secara paksa."

Dia senang mendengar bahwa Falun Dafa dipraktikkan di seluruh dunia: "Senang rasanya mengetahui ini berskala internasional. Sungguh indah melihat begitu banyak orang melakukan latihan bersama di sini. Sangat damai."

Christine mengatakan dia sependapat dengan prinsip-prinsip Falun Dafa yaitu Sejati-Baik-Sabar dan menyatakan, "kita tentu membutuhkannya di setiap negara." 

Wisatawan Polandia Mengagumi Para Praktisi

Eva (kiri) dan putri-putrinya (Minghui.org)

Eva, seorang pekerja profesional, dan kedua putrinya berasal dari Polandia. Mereka sedang berwisata di Praha ketika mereka menjumpai acara Falun Dafa tersebut. Hal ini merupakan sesuatu yang baru bagi mereka, namun Eva berkomentar, "Ini sangat indah dan kami bangga pada mereka. Saya bisa melihat banyak orang menyukainya."

Ia berpendapat bahwa prinsip Sejati, Baik, dan Sabar sangatlah penting "karena kita harus mengasihi sesama dan bersabar terhadap mereka." Ia juga menandatangani petisi yang menyerukan diakhirinya penganiayaan di Tiongkok.

Wisatawan Belanda Menyampaikan Apresiasi Mereka

Anita (kiri) dan Helga (Minghui.org)

Anita dan Helga, wisatawan asal Belanda, mengucapkan terima kasih kepada para praktisi yang telah menyelenggarakan acara tersebut. "Ini luar biasa. Kerja yang sangat bagus," ujar Helga.

Anita sependapat dan mengatakan bahwa ia menyukai latihan meditasi seperti Falun Dafa yang meningkatkan kesehatan jiwa dan raga. "Kebanyakan orang tahu bahwa jika pikiran kita baik, tubuh pun akan terasa sehat," jelasnya.

Warga menandatangani petisi untuk mengakhiri penganiayaan (Minghui.org)

Hingga malam hari, orang-orang terus berhenti untuk berbincang dengan para praktisi mengenai Falun Dafa, menandatangani petisi yang menyerukan penghentian penganiayaan, dan bahkan mempelajari gerakan latihannya.

Seorang pria sedang mempelajari gerakan latihan Falun Dafa (Minghui.org)