(Minghui.org) Saat saya berada di bawah tekanan hebat akibat beberapa ujian, saya sangat mendambakan agar Pelurusan Fa berakhir dan sejarah berikutnya segera dimulai. Ketika pikiran itu muncul kembali baru-baru ini, saya membuka buku Zhuan Falun dan mulai membaca, lalu bagian ini pun muncul:
“Walaupun anda melihat dia berlatih Gong dalam taman, tetapi sebenarnya dia bukan sungguh-sungguh Xiulian, dia ingin berkultivasi menuju tingkat tinggi tetapi dia tidak memperoleh Fa ortodoks, maka dia tidak akan berhasil berkultivasi. Dia hanya punya keinginan untuk Xiulian menuju tingkat tinggi, dia masih merupakan seorang praktisi Gong pada tingkat rendah yang menghalau penyakit dan menyehatkan tubuh. Tidak ada orang yang membantu dia mengubah perjalanan hidupnya, maka dia pun akan menderita penyakit.” (Ceramah 6, Zhuan Falun)
Saya segera menyadari bahwa bagian Fa ini sedang menunjukkan keadaan saya saat itu, saya hanyalah seorang “praktisi qigong.” Saya ingin penyakit saya sembuh dan kesehatan saya membaik, saya tidak sedang berkultivasi secara sungguh-sungguh.
Seorang praktisi qigong adalah orang biasa dan tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi ujian. Sebaliknya, seorang kultivator memiliki kemampuan dan energi, dan praktisi Falun Dafa di masa Pelurusan Fa memiliki kekuatan Fa Buddha. Mengapa saya kembali menjadi seperti orang biasa? Itu karena saya menginginkan agar penganiayaan segera berakhir.
Guru juga berkata kepada kita:
“Sungguh-sungguh Xiulian menuju tingkat tinggi adalah Wuwei, tidak ada kegiatan niat pikiran apa pun.” (Ceramah 8, Zhuan Falun)
Malam itu, ketika saya membuka perangkat pembaca elektronik (e-reader) saya, tulisan “Salam kepada Para Pengikut Dafa yang Menghadiri Konferensi Fa Eropa” muncul di layar. Sudah lama sekali saya tidak membaca ceramah ini dan tidak ada catatannya di bagian “Baru Saja Dibaca” pada perangkat saya, namun tulisan itu tiba-tiba muncul di sana. Saya berpikir, “Mungkin saya perlu membaca ini.”
Setelah selesai membaca, saya menyadari bahwa Guru sedang membimbing saya untuk memahami bahwa, meskipun saya telah mencari ke dalam, saya belum melakukannya secara cukup mendalam; titik awal saya masih didasarkan pada kepentingan diri sendiri. Para praktisi hadir untuk membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup, untuk bersikap tanpa pamrih dan bertindak demi kepentingan orang lain.
Begitu saya memiliki pola pikir yang tepat, saya menyadari adanya perubahan yang signifikan: kemampuan saya untuk memancarkan pikiran lurus menjadi jauh lebih kuat. Saya belum pernah bisa melihat hasil dari pemancaran pikiran lurus, namun selama beberapa hari terakhir, melalui mata ketiga, saya melihat makhluk-makhluk jahat Partai Komunis Tiongkok musnah dalam jumlah besar. Tekanan yang saya rasakan pun berkurang drastis.
Saya yakin hal ini diperlihatkan kepada saya agar saya terdorong untuk sering memancarkan pikiran lurus dan memanfaatkan sepenuhnya kemampuan yang dianugerahkan oleh Dafa untuk melenyapkan gangguan. Para praktisi harus memenuhi tanggung jawab kita, secara proaktif melenyapkan kejahatan, dan membantu Guru menyelamatkan makhluk hidup.
Saat menulis artikel ini, saya kembali merenungkan kutipan dari ajaran tersebut dan merasa sangat terharu. Meskipun saya tidak dapat melihat Guru, saya selalu merasa bahwa Guru sedang mengawasi saya. Menengok kembali perjalanan kultivasi saya, saya menyadari bahwa setiap kali saya menghadapi ujian atau cobaan berat, Guru akan sering kali dengan cara yang halus membimbing saya pada ajaran yang relevan serta memberi pencerahan agar saya memiliki pikiran lurus dan mampu mengatasi cobaan tersebut.
Sisa waktu yang kita miliki telah diperpanjang berkat ketabahan luar biasa Guru agar kita dapat membantu menyelamatkan makhluk hidup. Ini juga merupakan kesempatan bagi kita untuk berupaya sebaik mungkin memperbaiki aspek-aspek di mana kita masih memiliki kekurangan.
Menghargai sedikit waktu yang tersisa berarti menghargai diri sendiri dan kehidupan kita. Jika kita tidak memanfaatkan waktu ini untuk gigih maju dengan tekun dalam kultivasi dan melakukan apa yang seharusnya kita lakukan, melainkan justru menunggu waktu berlalu dengan sia-sia, apakah kita masih bisa disebut sebagai praktisi yang sejati berkultivasi?
Demikianlah pemahaman saya pada tingkat kultivasi saat ini. Mohon tunjukkan jika ada hal yang kurang tepat.
Artikel-artikel di mana para kultivator berbagi pemahaman mereka biasanya mencerminkan persepsi individu pada suatu titik waktu berdasarkan kondisi kultivasi mereka, dan disampaikan dengan maksud untuk peningkatan bersama.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org