(Minghui.org) Saya telah berlatih Falun Dafa selama 30 tahun dan kini berusia 89 tahun. Sebelum mulai berlatih, kondisi kesehatan saya sangat buruk. Saya menderita gastritis atrofik yang membuat saya sulit makan. Saya mengalami kecemasan yang membuat saya sulit tidur. Saya juga menderita penyakit jantung koroner, glaukoma, rinitis parah, anemia, dan depresi. Baik pengobatan tradisional Tiongkok maupun kedokteran Barat tidak mampu menyembuhkan masalah kesehatan saya. Berbagai masalah kesehatan ini membuat hidup saya penuh penderitaan dan kesulitan, saya menjalani hidup yang sengsara.
Pada bulan Agustus 1996, saya sangat beruntung bisa mulai berlatih Falun Dafa. Semua penyakit saya sembuh setelah berlatih kurang dari satu bulan. Saya bisa makan dan tidur dengan nyenyak, serta tubuh saya terasa ringan dan sehat. Guru tidak meminta bayaran sepeser pun bagi saya untuk berlatih Dafa dan menyembuhkan penyakit saya bahkan tanpa pernah bertemu langsung dengan saya.
Guru meminta kami untuk menjadi orang baik dengan mengikuti prinsip Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik, dan Sabar), untuk tidak mementingkan diri sendiri dan mendahulukan orang lain, mempertimbangkan dampak tindakan kami terhadap orang lain, serta menahan diri untuk tidak membalas saat dipukul atau dihina. Kami diharapkan menjadi pribadi yang memiliki moralitas tinggi dan hati nurani yang baik. Inilah standar yang saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Saya dan suami tinggal berdua saja agar tidak membebani anak-anak kami. Saya mengurus seluruh pekerjaan rumah tangga, termasuk berbelanja kebutuhan, memasak, dan bersih-bersih. Saya juga merawat suami saya. Saat muncul konflik di rumah, saya mencari penyebabnya di dalam diri sendiri, tanpa berdebat atau marah, melainkan dengan sikap sabar, serta senantiasa berupaya menjadi orang yang baik.
Selama 30 tahun saya berlatih Dafa, kesehatan saya selalu terjaga dengan baik dan saya tidak pernah mengonsumsi obat apa pun. Banyak orang dinyatakan positif saat wabah COVID, namun saya tidak. Kesehatan saya yang prima telah menghemat banyak biaya pengobatan bagi negara! Anak-anak saya pun tidak perlu mengkhawatirkan kondisi saya! Ini adalah sebuah keajaiban Falun Dafa.
Suami saya telah menyaksikan perubahan luar biasa pada diri saya sejak saya berlatih Falun Dafa, dan ia sepenuhnya sependapat bahwa “Falun Dafa hao, Zhen-Shan-Ren hao (Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik).” Ia memahami watak jahat Partai Komunis Tiongkok (PKT), bahwa seluruh propagandanya hanyalah kebohongan untuk menipu masyarakat, dan bahwa semua gerakan politiknya menindas orang-orang baik. Ia sering berkata, "Masyarakat ini sudah tamat, tidak bisa diselamatkan lagi. Semuanya bergantung pada kalian, para praktisi Falun Dafa." Setiap hari ia pergi berjalan-jalan untuk berjemur di bawah sinar matahari, dan sembari berjalan, ia melafalkan, "Falun Dafa hao, Zhen-Shan-Ren hao (Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik)." Pada saat yang sama, ia juga menggunakan DynaWeb di ponselnya untuk membaca informasi dari sumber-sumber tepercaya.
Sepuluh tahun yang lalu, saya ditangkap polisi saat sedang membagikan materi klarifikasi fakta dan ditahan di pusat penahanan selama satu bulan. Selama masa itu, suami saya berulang kali bolak-balik ke pusat penahanan untuk menjenguk dan meminta polisi membebaskan saya. Ia menceritakan kepada polisi tentang perubahan pada diri saya sejak berlatih Falun Dafa dan betapa baiknya pribadi saya sekarang. Cuaca saat itu sangat panas, namun suami saya tetap gigih. Sebulan kemudian, saya keluar dari pusat penahanan dengan pikiran lurus.
Setelah saya kembali ke rumah, lebih dari belasan orang dari komite lingkungan, kantor polisi setempat, dan instansi lainnya mengatur pertemuan dengan saya. Suami saya berkata kepada saya, "Jangan pergi, biar saya saja yang menemui mereka." Ia pergi ke pertemuan itu sendirian dan berkata, "Saya tidak mengizinkan istri saya datang. Saya akan menceritakan kepada kalian apa yang telah saya saksikan mengenai Falun Dafa." Ia menceritakan kepada mereka bahwa dulu saya menderita beberapa penyakit parah, saya tidak bisa makan maupun tidur, serta merasa lemah dan lesu sepanjang hari. Saya harus dirawat di rumah sakit setiap beberapa hari sekali dan menjalani berbagai pengobatan, namun tidak ada yang berhasil memulihkan kesehatan saya. Akibatnya, saya tidak bisa melakukan banyak hal.
Dia melanjutkan, “Namun, sudah 20 tahun sejak dia mulai berlatih Falun Dafa. Semua penyakitnya sembuh, dan dia bisa makan serta tidur layaknya orang normal. Dia tidak pernah minum obat, disuntik, ataupun pergi ke rumah sakit sekalipun. Inilah yang saya saksikan dengan mata kepala sendiri. Siapa di antara Anda yang tidak pernah minum obat atau disuntik selama 20 tahun? Falun Dafa telah mewujudkan hal ini, sehingga menghemat biaya pengobatan negara dalam jumlah besar! Jika mereka menghemat 10.000 yuan setiap tahun, berarti ada penghematan sebesar 200.000 yuan selama 20 tahun. Bisakah Anda melakukan hal itu?”
Suami saya menambahkan, “Watak istri saya juga jauh lebih baik. Dia tidak lagi marah atau mengkritik saya, dia justru mencari ke dalam. Dia mencari penyebab masalah dalam dirinya saat menghadapi konflik. Istri saya mengerjakan semua pekerjaan rumah dan menyiapkan makanan enak untuk saya, dia melakukan segalanya. Dia sering menasihati saya, ‘Di mana pun kita berada, mari kita berusaha menjadi orang baik, serta tidak menjelek-jelekkan atau memanfaatkan orang lain.’ Jadi, apa salahnya Falun Dafa? Saya menyaksikan sendiri perubahan-perubahan itu pada dirinya, lantas bagaimana bisa Anda mengatakan bahwa Falun Dafa itu buruk?”
Setelah suami saya selesai berbicara, semua orang berkata, "Wah, Falun Dafa itu sangat bagus!" Seorang polisi muda berkata, "Falun Dafa itu sangat bagus! Saya ingin berpacaran dengan seorang praktisi Falun Dafa kelak." Semua orang tertawa; suasananya sangat santai, dan mereka bersikap sangat sopan kepada suami saya seraya berkata, "Anda sudah lanjut usia, tidak perlu datang ke sini lagi. Beri tahu saja kami jika Anda membutuhkan bantuan." Setelah itu, pihak komunitas maupun polisi tidak pernah menghubungi saya lagi.
Beberapa tahun kemudian, saya dilaporkan oleh seorang petugas polisi pembantu saat sedang mengklarifikasi fakta kebenaran. Saya ditahan secara ilegal di kantor polisi selama satu malam, namun berhasil kembali ke rumah keesokan harinya berkat pikiran lurus. Belakangan saya mengetahui bahwa setiap kali PKT (Partai Komunis Tiongkok) mengadakan pertemuan atau pada hari-hari yang dianggap sensitif, polisi akan menunggu di lobi lantai satu untuk memantau dan membuntuti saya. Mereka dikirim oleh komite lingkungan setempat yang belum memahami fakta kebenaran, jadi saya sadar bahwa saya harus pergi dan membantu mereka memahami fakta kebenaran.
Saya memperkuat pikiran lurus saya dan pergi menemui sekretaris komite lingkungan untuk menjelaskan fakta tentang Dafa. Namun, hanya wakil sekretaris yang ada di tempat, jadi saya menyampaikan fakta tentang Falun Dafa kepadanya. Saya juga pergi ke kantor polisi untuk menjelaskan fakta kepada petugas polisi setempat. Setelah beberapa waktu, saya melihat masih ada orang di lobi yang mengawasi saya. Jadi, saya tahu masalahnya belum terselesaikan. Saat saya mencoba berbicara dengan mereka, saya terus-menerus dipingpong dan tidak mendapatkan jawaban yang jelas.
Kemudian, suami saya bertemu dengan sekretaris komite lingkungan tersebut di jalan. Ia mempertanyakan tindakan sekretaris itu yang mengawasi dan membuntuti seorang wanita berusia 90 tahun. Suami saya mengatakan bahwa tindakan tersebut merampas kebebasan pribadi wanita itu dan memberikan kesan buruk bagi para tetangga di gedung tersebut. Suami saya menduga sekretaris itu pasti sedang berusaha mendapatkan promosi dan keuntungan pribadi dengan melakukan hal itu. Sekretaris tersebut akhirnya setuju untuk berhenti mengawasi saya. Sejak saat itu, saya tidak lagi diawasi ataupun dibuntuti.
Suami saya melindungi para praktisi Dafa dan menyuarakan dukungan bagi Falun Dafa, hal ini membuka jalan bagi masa depan yang cerah baginya serta mendatangkan berkah dari Guru. Sejak tahun lalu, ia telah terjatuh sebanyak tiga kali, namun tidak mengalami cedera apa pun.
Saat pertama kali terjatuh, ia baru saja melangkah keluar dari pintu masuk gedung kami dan sedang menuruni anak tangga. Ia tersandung dan jatuh tertelungkup. Kacamata yang dipakainya terlempar cukup jauh, dan mata kirinya membentur tanah terlebih dahulu. Namun, kulitnya hanya lecet sedikit, hanya ada sedikit darah dan memar. Pemeriksaan di rumah sakit memastikan tidak ada cedera serius, dan memar tersebut hilang setelah beberapa hari.
Kali kedua suami saya terjatuh adalah saat ia sedang mendaki. Ia tersandung dan jatuh dengan keras, namun kondisinya baik-baik saja. Kali ketiga, ia terjatuh saat mencoba melangkahi pagar di kebun. Namun sekali lagi, ia tidak mengalami cedera serius. Usianya hampir 90 tahun, satu kali jatuh saja bisa berakibat sangat fatal, apalagi sampai jatuh tiga kali. Seorang teman suami saya, yang usianya tiga tahun lebih muda, pernah terjatuh dan mengalami cedera paha tahun lalu. Hingga kini ia belum bisa berjalan meskipun telah menjalani perawatan di rumah sakit dan masih berada di pusat rehabilitasi.
Awal tahun ini, suami saya didiagnosis menderita polip rektal dan harus menjalani operasi. Ia meyakini Falun Dafa dan senantiasa melafalkan kalimat, "Falun Dafa baik, Sejati-Baik-Sabar baik." Saya pun turut melafalkan kalimat tersebut untuknya. Operasinya berjalan sangat lancar dan sukses besar. Para dokter berkomentar, "Untuk orang seusianya, kondisi fisiknya sangat prima, dan operasinya sangat sukses."
Kini suami saya sehat dan bersemangat. Ia sadar bahwa dirinya diberkati oleh Dafa dan dilindungi oleh Guru.
Saya sangat bersyukur atas perlindungan penuh belas kasih dari Guru!
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org