(Minghui.org) Harmoni Expo, pameran kesehatan terbesar di Swedia, diselenggarakan di Solna, sebelah utara Stockholm, pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2026. Lebih dari 300 peserta pameran menawarkan berbagai program gaya hidup sehat dan pengalaman praktis. Praktisi Falun Dafa diundang untuk berpartisipasi guna memperkenalkan latihan ini. Mereka juga meningkatkan kesadaran mengenai penganiayaan yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT).
Penyelenggara kembali menempatkan stan praktisi Falun Dafa di dekat panggung, area yang ramai dilalui pengunjung. Sepanjang kegiatan, peragaan latihan yang tenang dan damai oleh para praktisi sangat kontras dengan kebisingan di sekitarnya sehingga menarik banyak pengunjung yang mencari kesehatan jiwa dan raga. Mereka berhenti untuk menyaksikan dan berbincang dengan praktisi.




Praktisi memperkenalkan Falun Dafa dan menjelaskan tentang penganiayaan yang terjadi. (Minghui.org)
Banyak orang yang tertarik dengan latihan ini mencoba berlatih gerakannya. Beberapa orang membeli buku-buku Dafa karena ingin mempelajarinya lebih lanjut.



Pengunjung mencoba latihan Falun Dafa. (Minghui.org)
Seorang wanita yang tinggal di dekat pusat kota Solna berkata setelah membeli buku Falun Gong, “Kata-kata Zhen, Shan, Ren (Sejati-Baik-Sabar) memiliki energi yang kuat dan sangat menyentuh. Saya akan membaca buku ini dan akan datang ke tempat latihan bersama untuk melakukan latihannya.”
Seorang Wanita dan Cucu-cucunya Mencoba Latihan Falun Dafa
Seorang wanita bersama dua cucu perempuannya dari kota Falun di Swedia tengah. Mereka mengatakan bahwa mereka tertarik dengan meditasi duduk saat melewati stan Falun Dafa. Neneknya merasa penasaran mengenai hubungan antara nama kotanya, Falun, dengan Falun Dafa. Dia berbincang dengan seorang praktisi dan mengetahui apa itu Falun Dafa serta bagaimana PKT melakukan penganiayaan terhadap latihan ini di Tiongkok. Dia merasa geram dan menandatangani petisi yang menyerukan diakhirinya penganiayaan tersebut.

Dua gadis dari kota Falun sedang bermeditasi. (Minghui.org)
Dua cucu perempuan wanita tersebut, yang berusia 6 dan 9 tahun, enggan untuk beranjak pergi. Seorang praktisi memberikan alas duduk kepada mereka dan dengan senang hati mereka duduk lalu mempelajari latihan perangkat kelima. Setelah bermeditasi cukup lama, mereka mengatakan kepada nenek mereka bahwa mereka merasa sangat nyaman.
Menandatangani Petisi untuk Mendukung Keadilan
Jessica dan putranya merasa terkejut saat mendengar tentang penganiayaan tersebut: “Saya ingin tahu apa itu Falun Dafa dan mengapa PKT (Partai Komunis Tiongkok) menganiayanya.” Dia menuturkan bahwa ini adalah kali kedua dia bertemu dengan praktisi. “Akhir pekan lalu, saya dan teman saya melihat kalian mengumpulkan tanda tangan di kota tua. Saat itu, saya sempat ragu mengenai tuduhan pengambilan organ secara paksa dan tidak terlalu menanggapinya dengan serius.”


Masyarakat menandatangani petisi yang menyerukan diakhirinya penganiayaan. (Minghui.org)
Jessica mengaku tersentuh saat mengetahui bahwa Falun Gong mengajarkan orang-orang untuk memperbaiki karakter mereka dengan mengikuti prinsip Zhen, Shan, Ren (Sejati-Baik-Sabar). Dia mengatakan akan mengunjungi situs web Falun Dafa untuk mengunduh buku-bukunya. Sembari menandatangani petisi, dia berkata, “Sekarang, saya mengerti. Penganiayaan ini harus dihentikan. Saya berharap dapat membantu menghentikan penganiayaan ini dan mendukung praktisi Falun Dafa.”
Seorang pria dari Helsingborg di Swedia bagian selatan mengambil foto-foto selama kegiatan berlangsung. Dia mengungkapkan bahwa dirinya adalah penyelenggara sebuah pameran di daerahnya. “Saya tahu bahwa latihan ini sangat luar biasa dan saya ingin mengundang praktisi Falun Dafa untuk berpartisipasi dalam kegiatan kami.” Setelah seorang praktisi menjelaskan apa itu Falun Dafa dan memberitahunya bahwa terdapat tempat-tempat latihan di seluruh Swedia, pria itu berkata kepada rekannya, “Saya pasti akan mengundang mereka untuk ikut serta dalam pameran kami.”
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org