(Minghui.org) Lima warga di Kota Qitaihe, Provinsi Heilongjiang, baru-baru ini dijatuhi hukuman karena keyakinan mereka pada Falun Gong, sebuah latihan olah jiwa dan raga yang telah dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok sejak Juli 1999.

Ren Shuling dijatuhi hukuman satu setengah tahun penjara dan denda sebesar 10.000 yuan. Empat praktisi lainnya masing-masing dijatuhi hukuman sepuluh bulan penjara dan denda 5.000 yuan. Mereka adalah: Yang Shuguang (72 tahun), istrinya Wang Qingrong (69 tahun), Wu Shiyang, dan Wu Chenghua.

Penangkapan

Kelima praktisi tersebut ditangkap pada 31 Januari 2026 setelah dilaporkan karena membagikan materi informasi Falun Gong di gedung-gedung apartemen.

Menurut seorang sumber internal, Departemen Kepolisian Distrik Xinxing membentuk satuan tugas khusus setelah menerima laporan tersebut. Mereka menggunakan drone dan teknik pengawasan lainnya untuk memantau para praktisi dalam waktu yang cukup lama sebelum melakukan penangkapan.

Gambar dari drone dan rekaman pengawasan lainnya memperlihatkan Ren sedang memproduksi materi Falun Gong, Yang beserta istrinya sedang mengangkut materi tersebut, Wu sedang membagikan materi tersebut, dan Wu sedang memperbaiki komputer milik Ren. Polisi menggunakan bukti-bukti tersebut untuk menangkap para praktisi dan menggerebek rumah mereka.

Persidangan

Jaksa Wu Qiong dari Kejaksaan Distrik Taoshan mendakwa kelima praktisi tersebut. Ia memberi tahu salah satu pengacara pembela pada bulan Juni 2026 bahwa kasus tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Distrik Taoshan.

Kelima praktisi tersebut menjalani persidangan pada tanggal 13 Agustus 2026 dan dijatuhi hukuman beberapa minggu kemudian (waktu pastinya tidak diketahui).

Tidak jelas apakah praktisi tersebut masih ditahan di Pusat Penahanan Kota Qitaihe atau telah dipindahkan ke penjara.

Falun Gong Memulihkan Kesehatan Mereka

Yang, yang lahir pada bulan Juli 1954, menderita berbagai penyakit akibat pekerjaannya, termasuk masalah lambung, saraf kejepit (slipped disc), spondilosis servikal, dan penyakit serebrovaskular. Kondisinya sempat memburuk hingga ia tidak mampu lagi bekerja dan harus mengambil cuti panjang dari bulan Oktober 1995 hingga bulan November 1996.

Yang pergi ke Provinsi Shandong untuk mencari pengobatan yang lebih baik, namun tidak ada yang membuahkan hasil. Tabungannya habis terkuras dan ia merasa putus asa. Seseorang kemudian memberinya buku Zhuan Falun, buku utama Falun Gong. Gejala penyakitnya menghilang hanya dalam waktu satu bulan, dan ia pun dapat kembali bekerja di tambang batu bara Taoshan.

Wang, yang lahir pada bulan Juni 1957, harus mengonsumsi obat setiap hari untuk mengendalikan penyakit ginekologis dan nefritis yang dideritanya. Setelah mulai berlatih Falun Gong pada bulan Desember 1996, kesehatannya pulih sepenuhnya dalam waktu satu bulan. Ia juga menjadi pribadi yang lebih baik dan memperbaiki hubungannya dengan suami.

Laporan Terkait:

Kota Qitaihe, Provinsi Heilongjiang: Enam Warga Ditangkap karena Berlatih Falun Gong