(Minghui.org) Pada tanggal 3 dan 24 Oktober 2026, praktisi Falun Dafa mendirikan stan informasi di Brașov untuk meningkatkan kesadaran mengenai penganiayaan yang telah berlangsung selama 27 tahun oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) terhadap keyakinan mereka, serta nilai-nilai inti dari latihan ini, yaitu Sejati, Baik, dan Sabar. Banyak orang berhenti untuk bertanya bagaimana mereka dapat membantu upaya para praktisi dalam menghentikan penganiayaan tersebut.
Banyak dari mereka menandatangani petisi yang ditujukan kepada negara-negara G7+7 untuk membantu mengakhiri penganiayaan dan pengambilan organ secara paksa yang dilakukan oleh PKT terhadap rekan-rekan mereka di Tiongkok. Beberapa orang lainnya menyatakan keinginan untuk membaca lebih lanjut mengenai situasi di Tiongkok agar mereka dapat membagikan informasi tersebut kepada orang lain.
“Saya mendukung Anda 100 persen!”
Saat Sebastian Hoașă sedang berjalan-jalan di pusat kota Brașov pada tanggal 3 Oktober, ia melihat Radu (seorang praktisi) di sebuah stan informasi, lalu ia bertanya bagaimana ia bisa membantu.
Radu sering mengajarkan latihan Falun Dafa kepada orang-orang di tempat latihan. Hoașă, yang kerap menikmati kopi bersama ayahnya di sebuah kedai di dekat sana, sering melihat Radu. Ketika bertemu Radu pada tanggal 3 Oktober, Hoașă berbincang dengannya mengenai acara tersebut.
Hoașă menuturkan bahwa ia tertarik pada Falun Dafa karena latihan ini mengajarkan kultivasi diri. Ia meyakini adanya tatanan di alam semesta, serta prinsip-prinsip mendasar yang mengatur tatanan tersebut.
Prinsip-prinsip Falun Dafa—Sejati, Baik, dan Sabar—sangat selaras dengannya sebagai prinsip yang mengatur cara kerja alam semesta. Ia merasa bahwa manusia telah menyimpang dari prinsip-prinsip ini dan perlu kembali kepadanya.

Sebastian Hoașă berbincang dengan para praktisi selama acara berlangsung di Brașov pada tanggal 3 Oktober 2026. (Minghui.org)
“Ini adalah prinsip-prinsip yang seharusnya menjadi pedoman hidup setiap orang, dan siapa pun yang menderita depresi sebaiknya mencoba menerapkannya dalam kehidupan mereka,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi gagasan tentang menempa karakter diri sendiri serta mengendalikan reaksi dan keputusan pribadi saat menghadapi kesulitan—sebagaimana dituntut dalam kultivasi diri. Menurutnya, hal inilah yang membantu seseorang menjaga karakter sejati, integritas, dan kejujuran.
Mengenai prinsip belas kasih (kebaikan) dalam Falun Dafa, Hoașă meyakini bahwa itu adalah “hal terbesar yang bisa dicapai seseorang dalam hidup ini.” Ia juga menganggap prinsip kesabaran sangat penting, karena berarti “tidak membiarkan perasaan negatif apa pun memengaruhi diri kita.” Ia pun menyatakan dukungannya terhadap upaya para praktisi untuk menghentikan penganiayaan terhadap latihan yang menjunjung tinggi ketiga nilai tersebut.
“Menurut saya, ini adalah inisiatif yang luar biasa, dan saya mendukung Anda 100 persen. Jika prinsip-prinsip ini diterapkan, dunia akan berubah,” ungkapnya. Ia memiliki pandangan yang “sangat buruk” terhadap persekusi tersebut dan yakin bahwa umat manusia akan meluruskan keadaan serta tidak akan lagi membiarkan hal-hal semacam itu terjadi. “Setiap orang seharusnya bisa berjalan dengan bebas di planet ini dan mengejar takdir mereka. Siapa pun yang ingin menentang hal ini bebas untuk melakukannya, namun mereka akan menanggung akibatnya sesuai dengan hukum alam semesta—itulah pendapat saya.
“[Para praktisi di Tiongkok] tidak boleh kehilangan harapan, karena ada orang-orang dengan pemikiran yang lebih positif yang akan muncul, dan pada akhirnya mereka akan terbebas, karena keadaan tidak akan terus seperti ini,” pungkasnya.
Kesadaran akan Penganiayaan Penting, Baik di Dalam Maupun di Luar Tiongkok
Corneliu Bulat, yang berasal dari Republik Moldova, telah lama tinggal di Bukares dan bekerja di sebuah lembaga publik. Ia merasa penasaran dengan apa yang disosialisasikan oleh para praktisi dan terkesan dengan spanduk yang memuat informasi mengenai penganiayaan tersebut. "Ini benar-benar meningkatkan kesadaran," ujarnya. Ia ingin mengetahui apa yang sedang terjadi di Tiongkok, seraya menambahkan bahwa ia sudah mengetahui isu-isu lain, seperti penganiayaan terhadap etnis Uighur.

Corneliu Bulat berbincang dengan para praktisi selama acara di Brașov pada 24 Oktober 2026. (Minghui.org)
Bulat merenungkan dampak positif yang dapat diberikan oleh orang-orang yang hidup selaras dengan nilai-nilai universal Falun Dafa terhadap masyarakat, dibandingkan dengan situasi di mana nilai-nilai tersebut justru dianiaya—sebuah kondisi yang, alih-alih mendukung kemajuan, justru akan menghambatnya.
"Dalam hubungan antarmanusia, kita berharap dapat merasakan kejujuran, belas kasih, dan toleransi; oleh karena itu, berdasarkan prinsip timbal balik dan empati, sudah sepatutnya kita juga menawarkan nilai-nilai tersebut kepada orang lain," katanya. "Sebaliknya, jika kita melihat pada sisi yang berlawanan—yakni kebalikan dari prinsip-prinsip tersebut, seperti kebohongan, kekejaman, kebencian, sikap acuh tak acuh, sifat picik, dan intoleransi—hal-hal ini justru akan meningkatkan ketegangan di dalam masyarakat."
Ia meyakini bahwa kesadaran mengenai penganiayaan ini perlu disebarluaskan kepada semua orang agar masyarakat global dapat bersatu untuk menghentikannya.
"Kita hidup di dunia yang terglobalisasi, yang berarti apa yang terjadi di Tiongkok juga berdampak pada kita; saya berharap hal sebaliknya pun demikian," ujar Bulat. "Selain itu, ada baiknya kita—sebelum membeli produk asal Tiongkok, atau jika suatu saat kita membutuhkan implan maupun organ tubuh—menyadari bahwa praktik pengambilan organ tubuh mungkin saja tidak dilakukan secara sukarela."
Ia menambahkan bahwa orang-orang yang melakukan persekusi di Tiongkok mungkin bahkan tidak mengetahui bahwa tindakan mereka adalah ilegal. “Mereka pun perlu disadarkan mengenai masalah-masalah ini,” ujarnya. “Ini merupakan sebuah misi, tidak hanya dari sudut pandang moral, tetapi juga ditinjau dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia maupun instrumen internasional lainnya.”
Bulat mendoakan kesuksesan bagi para praktisi tersebut.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org