(Minghui.org) Baru-baru ini, saat membaca puisi dalam Hong Yin VI yang ditulis oleh Guru Li, pendiri Falun Dafa, saya memperhatikan sebuah kalimat yang berbunyi, “Konsep masa kini adalah kanker ganas.” (“Anugerah Sakral”) Kalimat ini membuat saya mempertanyakan apa sebenarnya konsep masa kini itu.

Saat saya melanjutkan membaca, saya memperhatikan bahwa Guru menggunakan istilah “konsep masa kini” berkali-kali. Saya merasakan pentingnya hal itu, dan saya tahu saya perlu merenungkannya.

Perspektif banyak orang saat ini sangat kontras dengan budaya tradisional Tiongkok. Beberapa orang mencari keuntungan jangka pendek, tidak memikirkan tujuan jangka panjang, dan terobsesi dengan harta benda. Orang-orang bertindak lebih egois dan terlalu bergantung pada teknologi. Hidup di Tiongkok komunis, saya mengamati bahwa pergeseran dari nilai-nilai tradisional ini telah dipengaruhi oleh ideologi komunis yang berlaku.

Ketika saya memeriksa kata-kata dan tindakan saya sendiri, saya menemukan manifestasi tersebut. Misalnya, terkadang ketika anak saya tidak mendengarkan saya, saya menjadi kesal dan berteriak, “Untuk apa mencoba mendidikmu dengan benar?” Ini menyoroti sifat egois saya dan melukai perasaan anak saya.

Sifat egois terlihat jelas dalam hal makan dan berpakaian. Kitab Huangdi Neijing (Kitab Suci Kaisar Kuning) menyarankan “sederhana dalam makanan,” namun banyak orang saat ini makan berlebihan. Demikian pula, Di Zi Gui (Standar Menjadi Murid dan Anak yang Baik) mengajarkan bahwa “Pakaian harus bersih, tidak harus bergaya,” tetapi sekarang orang-orang sombong dan sering berpakaian untuk mengesankan orang lain.

Area lain yang perlu diperhatikan adalah elektronik. Sama seperti banyak orang, saya selalu membawa telepon dan telah bergantung padanya untuk hampir semua hal: berbelanja, menonton berita, media sosial, video, dan bahkan bermain game. Saat saya mengamati orang lain, saya melihat mereka menatap ponsel mereka. Yang mengkhawatirkan, kita telah membiarkan hal ini terjadi pada generasi muda, dan jelas bahwa ponsel telah berdampak negatif pada perkembangan keterampilan sosial mereka.

Ini adalah area-area yang telah saya identifikasi, dan saya menyadari bahwa saya perlu berbuat lebih baik, baik sebagai praktisi Falun Dafa maupun sebagai anggota masyarakat.

Artikel-artikel di mana para kultivator berbagi pemahaman mereka biasanya mencerminkan persepsi individu pada suatu titik waktu berdasarkan kondisi kultivasi mereka, dan disampaikan dengan maksud untuk peningkatan bersama.