(Minghui.org) Praktisi Falun Dafa di Jerman mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Guru Li dan dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek. Mereka mengatakan sangat beruntung dapat berlatih Falun Dafa dan tidak dapat sepenuhnya mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Guru dengan kata-kata. Mereka akan berkultivasi dengan rajin, melakukan tiga hal dengan baik, menyingkirkan keterikatan, dan membantu Guru dalam pelurusan Fa dan menyelamatkan makhluk hidup.

Praktisi Falun Dafa di Jerman dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.

Praktisi Falun Dafa di Berlin dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.

Praktisi Falun Dafa di Frankfurt dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.

Praktisi Falun Dafa di North Rhine-Westphalia dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.

Praktisi Falun Dafa di Bavaria dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.
Praktisi di North Rhine-Westphalia: Saya Berterima Kasih kepada Guru Setiap Hari

Uliana di North Rhine-Westphalia dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.
Uliana berasal dari Ukraina dan sekarang tinggal di North Rhine-Westphalia. Dia mulai berlatih Falun Dafa tiga tahun lalu dan mengatakan dia dengan tulus berterima kasih kepada Guru setiap hari.
Uliana telah mencari makna hidup selama bertahun-tahun sebelum dia menemukan Falun Dafa. Dia mencoba berbagai metode meditasi dan latihan spiritual, tetapi tidak ada yang menjawab pertanyaannya.
Salah satu temannya mulai berlatih Falun Dafa beberapa tahun sebelum perang Rusia-Ukraina. Uliana terkejut dengan perubahan temannya akibat dari latihan itu, "Dia sering mabuk sebelumnya, dan tidak memiliki rasa tanggung jawab. Setelah dia mulai berlatih Falun Dafa, dia menjadi bertanggung jawab dan bekerja keras. Saya sangat terkesan dengan perubahannya." Dia berhenti merokok dan tidak lagi pergi ke klub malam. Dia bahkan menemukan pekerjaan.
Karena dia mencari makna hidup, Uliana mengajukan banyak pertanyaan kepada temannya. Ketika dia menjawabnya, dia selalu menambahkan, "Ini hanya pemahaman pribadi saya." Dia mengulangi kalimat ini setiap kali dia berbicara tentang latihan kultivasi Dafa, yang sangat membuatnya terkesan. Ini memotivasinya untuk belajar lebih banyak tentang Falun Dafa.
Dia menemukan situs web Falun Dafa, dan melihat kata-kata: Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar). Dia menjelaskan, "Ini menyentuh hati saya. Saya merasa bahwa prinsip-prinsip ini sederhana namun mengandung kebijaksanaan yang mendalam."
Uliana mulai berlatih Falun Dafa. Dia belajar Fa, melakukan latihan, dan berpartisipasi dalam kegiatan memperkenalkan Falun Dafa. Setelah dia mulai berkultivasi, dia menemukan masih memiliki keterikatan iri hati yang kuat. Dalam proses menghilangkannya, Uliana merasa bahwa Guru berulang kali menunjukkan prinsip-prinsip Fa kepadanya. Ketika dia bisa melepaskan keterikatannya atau mengubah konsep, dia berterima kasih kepada Guru atas penguatan belas kasih.
Dia sering berpartisipasi dalam kegiatan di depan Katedral Cologne untuk memberi tahu orang-orang tentang Falun Dafa dan meningkatkan kesadaran akan penganiayaan di Tiongkok. Tidak mudah bagi Uliana berbicara dengan orang-orang karena dia tertutup, tetapi dia berusaha untuk mengatasinya. Ketika dia menemukan bahwa orang-orang telah dipengaruhi oleh propaganda PKT, dia mencoba mengklarifikasi fakta kebenaran kepada mereka. "Saat saya mempelajari Fa lebih banyak, saya tahu bagaimana mengatakan hal-hal yang benar kepada orang yang berbeda. Saya yakin kebijaksanaan saya berasal dari Fa."
Uliana menyadari bahwa dia harus memiliki pola pikir yang belas kasih untuk mengklarifikasi fakta kebenaran kepada orang-orang dengan baik. Pertama dan terpenting, dia harus melepaskan keterikatannya untuk mengeluh dan bersikap kompetitif. "Keterikatan ini menghalangi saya untuk mengklarifikasi fakta kebenaran dengan baik kepada orang-orang. Ketika saya tidak memiliki pikiran negatif, belas kasih saya muncul.
"Begitu banyak orang mengikuti tren masyarakat bejat moral ini dan terbungkus dalam karma. Saya merasa kasihan pada mereka, dan saya merasa semakin berterima kasih kepada Guru. Saya seperti mereka tiga tahun lalu. Sekarang saya beruntung dapat berlatih Falun Dafa dan memiliki kesempatan untuk berkultivasi." Melihat kembali perjalanan kultivasinya, Uliana memahami bahwa setiap peningkatan yang dia lakukan mencerminkan pengaturan, perlindungan, dan bantuan Guru. Dia sangat berterima kasih kepada Guru.
Menjadi Tenang Setelah Berlatih Falun Dafa

Alex dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.
Alex, seorang inspektur kargo maritim dari Austria, sekarang tinggal di Hamburg, Jerman. Dia mengatakan bahwa setelah dia mulai berlatih Falun Dafa pada tahun 2000, dia mendapatkan kedamaian batin.
"Tidak ada cukup kata-kata untuk berterima kasih kepada Guru. Apa yang telah dilakukan Guru tidak dapat diungkapkan hanya dengan kata 'syukur'. Apa yang telah Guru lakukan jauh di luar jangkauan rasa terima kasih."
Alex membaca Alkitab sebelum dia berlatih Falun Dafa, "Ketika saya membaca Alkitab, saya mengetahui bahwa seorang Mesias akan datang. Saya ingin berada di sana ketika Dia datang."
Ketika Alex kuliah di universitas di Austria pada tahun 2000, teman sekamarnya, yang berasal dari Tiongkok, berlatih Falun Dafa. "Teman sekamar saya menjelaskan prinsip-prinsip Falun Dafa. Saya tertarik dan berpikir, 'Alkitab selalu berasumsi bahwa Mesias akan datang dari Barat. Tapi mengapa Dia harus menjadi orang Barat? Dia pasti bisa datang dari Timur Jauh.'"
Dia memberi tahu teman sekamarnya bahwa dia ingin belajar Falun Dafa, jadi praktisi meminjamkan buku Falun Gong kepadanya. Alex selesai membacanya dalam waktu dua hari. Kemudian dia meminjam buku Zhuan Falun darinya. "Saya membaca buku ini dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikannya dengan cepat. Saya menyadari bahwa inilah yang saya cari." Saya membeli CD dan mempelajari latihan dari CD.
Alex mengalami banyak perubahan setelah dia mulai berlatih Falun Dafa—tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan dari hati. Alex biasa bertengkar dengan ayahnya dan dia telah memutuskan semua kontak dengannya. Setelah dia mulai berlatih Falun Dafa, dia memutuskan untuk memperlakukan ayahnya dengan belas kasih. Dia bertemu dengan ayahnya dan memaafkannya. Ayahnya meninggal tak lama setelah itu.
Dari kejadian ini, Alex menyadari, "Karena saya mempraktikkan prinsip-Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik, Sabar), hidup saya menjadi tenang."
Terima kasih, Guru, karena Telah Melindungi Saya

Silvia dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li.
Silvia bekerja untuk sebuah bank di Hamburg dan mulai berlatih Falun Dafa pada tahun 2000 ketika dia masih muda. Dia dulu sangat emosional dan mudah menjadi sedih atau frustrasi. Dia juga kompetitif dan bahkan membenci orang lain. Setelah dia mulai berlatih Falun Dafa, dia menyadari bahwa konsep ini bukan miliknya—sebaliknya, mereka seperti granit dan mencegahnya untuk benar-benar berkultivasi.
Selain bekerja dan mengurus keluarganya, Silvia belajar Fa, mengklarifikasi fakta kebenaran kepada orang-orang secara daring, dan berpartisipasi dalam proyek Dafa lainnya. Dia juga berpartisipasi dalam kegiatan untuk berbicara dengan orang-orang tentang Falun Dafa dan membagikan selebaran kepada orang-orang di pusat kota Hamburg. Silvia menemukan, "Hamburg adalah kota wisata. Orang-orang datang untuk mendengarkan fakta kebenaran setiap hari."
Merayakan Tahun Baru Imlek, Silvia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Guru: "Saya dengan tulus berterima kasih kepada Guru atas perlindungan Anda. Saya dengan hormat mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada Guru Li!”
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org