(Minghui.org) Berita hari ini dari Tiongkok mencakup insiden penganiayaan yang terjadi di 7 kota atau kabupaten di 6 provinsi, setidaknya 15 praktisi baru-baru ini dianiaya karena keyakinan mereka.

1. [Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu] Wang Baozhi (Wanita) Menghadapi Persidangan
Wang Baozhi dilaporkan ke polisi karena berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong pada Juli 2025. Ia kemudian ditangkap dan dibawa ke Kantor Polisi Nanhu. Rumahnya digeledah. Ia kemudian didakwa oleh Kejaksaan Distrik Xuanwu. Pengadilan Distrik Xuanwu menjadwalkan sidang kasusnya pada 4 Februari 2026.
2. [Kota Yantai, Provinsi Shandong] Yuan Airong (Wanita) Ditangkap
Yuan Airong pergi ke Shanghai pada akhir Desember 2025 untuk mengunjungi putranya. Di sana, ia memasang stiker yang berisi informasi Falun Gong dan terekam oleh kamera pengawas. Polisi Shanghai melacaknya ketika ia kembali ke Kota Yantai.
Yuan ditangkap pada 23 Januari 2026 oleh petugas dari Kantor Polisi Lijiaoqiao di Yantai. Mereka menggeledah rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong serta sebuah radio. Dia ditahan di Pusat Penahanan Distrik Fushan atas dasar penahanan kriminal.
3. [Kabupaten Lingshui, Provinsi Hainan] Empat (Semuanya Wanita) Praktisi Ditangkap
Liu Shumei; putrinya, Wang Yaochen; Liu Yihe, penduduk asli Kota Jilin, Provinsi Jilin; dan seorang praktisi wanita lanjut usia, ditangkap pada 2 Januari 2026, setelah dilaporkan berbicara dengan orang-orang tentang Falun Gong.
Keempat praktisi tersebut dibawa menuju Tim Investigasi Kriminal Kabupaten Lingshui untuk diinterogasi selama dua hari, kemudian dipindahkan ke pusat penahanan. Liu Yihe ditolak masuk karena kondisi fisiknya, dan dia dibebaskan dengan jaminan setelah membayar uang sebesar 1.000 yuan. Praktisi lainnya dibebaskan beberapa hari kemudian.
Polisi menggeledah rumah praktisi pada 19 Januari dan menyita komputer, telepon seluler, dan mobil listrik senilai 120.000 yuan. Liu Shumei dan Wang telah ditahan kembali.
4. [Kabupaten Laishui, Provinsi Hebei] Rumah Chen Shuyi Digeledah; Chen Shuting Ditangkap (Keduanya Wanita)
Tujuh petugas polisi menerobos masuk ke rumah Chen Shuyi pada 23 Januari 2026, dan menggeledah tempat tersebut. Mereka menyita komputer, buku Falun Gong, dan barang-barang lainnya.
Beberapa hari sebelumnya, polisi juga telah menangkap saudara perempuan Chen, Chen Shuting. Ia pingsan setelah dibawa ke rumah sakit dan kemudian dibebaskan.
5. [Kota Anshan, Provinsi Liaoning] Song Hong (Wanita) dan Putranya, Wang Jianquan Ditangkap
Wang Jianquan dilaporkan ke polisi karena membagikan materi Falun Gong. Ia dan ibunya, Song Hong, ditangkap di rumah mereka pada 16 Januari 2026, oleh petugas Departemen Kepolisian Distrik Tiedong. Mereka ditahan selama 15 hari dan dibebaskan pada 31 Januari.
6. [Kota Qingzhou, Provinsi Shandong] Qiu Lihua (Wanita) Ditangkap
Qiu Lihua ditangkap pada Januari 2026. Polisi menggeledah rumahnya dan menyita dua buku Falun Gong. Dia ditahan selama lima hari.
7. [Kota Huadian, Provinsi Jilin] Empat (Semuanya Wanita) Praktisi Ditangkap atau Dilecehkan
Fan Wenfang ditangkap di rumahnya pada 7 November 2025, oleh sekelompok petugas dari Departemen Kepolisian Kehutanan Hongshi. Mereka menggeledah rumahnya dan menyita buku-buku Falun Gong miliknya. Dia ditahan selama 15 hari. Polisi terus melecehkannya setelah dia dibebaskan.
Polisi juga membobol rumah Liu Lan dan menyita buku-buku Falun Gong miliknya dan sebuah tablet yang berisi ceramah Fa. Mereka memasang kamera pengawas di luar rumah untuk memantaunya.
Bai Zheyun tidak ada di rumah ketika polisi datang untuk melecehkannya. Mereka memanggilnya beberapa kali lagi setelah itu. Dia terpaksa tinggal jauh dari rumah untuk menghindari penangkapan.
Rumah Zhou Yunxiu digeledah pada Desember 2025. Polisi menyita buku-buku Falun Gong dan foto-foto pendiri Falun Gong miliknya.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org