(Minghui.org) Saya mulai berlatih Falun Dafa pada Januari 1997. Sepanjang tahun ini, di bawah perlindungan belas kasih Guru dan dengan dorongan dari rekan praktisi di Minghui.org, saya mengatasi banyak kesulitan. Guru dan Dafa-lah yang memberi saya kehidupan kedua. Terima kasih, Guru; terima kasih, Dafa! Belas kasih Guru tak terbatas!
Masa Kecil yang Sulit
Saya lahir pada 1957 dan memiliki seorang kakak perempuan dan tiga adik laki-laki. Hidup saya sangat sulit. Terjadi kelaparan ketika saya berusia dua atau tiga tahun. Saya adalah putri kedua dalam keluarga kami, ayah saya, yang lebih menyukai anak laki-laki, tidak menunjukkan kasih sayang kepada saya. Wajah saya melepuh ketika berusia delapan bulan, tetapi ayah menolak untuk membeli obat, dan malah mengoleskan mentega pada luka yang kemudian terinfeksi dan mengeluarkan nanah. Ibu saya baru berusia 21 tahun saat itu dan harus merawat ibu mertuanya yang sakit dan kakak perempuan saya yang berusia 2 tahun. Karena luka saya tidak kunjung sembuh, ibu harus mencari seseorang dengan menempuh jarak beberapa mil untuk membeli obat luka bakar. Akhirnya luka itu sembuh, tetapi meninggalkan bekas luka di pipi kiri saya, yang menyebabkan saya merasa tidak percaya diri seumur hidup.
Pada usia delapan tahun, saya belajar memasak dan merawat tiga adik laki-laki saya. Saya baru mulai sekolah pada usia tiga belas tahun. Saya melompati kelas satu. Saya menyelesaikan empat tahun sekolah dasar, dua tahun sekolah menengah pertama, dan dua tahun sekolah menengah atas. Saat itu saya dianggap beruntung bisa bersekolah di sekolah menengah atas. Setahun setelah saya lulus dari sekolah menengah atas, guru sekolah dasar saya merekomendasikan agar saya mengajar di sekolah dasar desa. Pada 1989, saya lulus ujian dan menjadi guru sekolah negeri.
Perubahan Luar Biasa Setelah Berlatih Dafa
Keberuntungan yang lebih besar datang pada Januari 1997, ketika saya diberkati untuk memperoleh Dafa. Rhinitis membandel yang mengganggu saya selama enam belas tahun hilang hanya tiga bulan setelah saya mulai berlatih latihan Falun Dafa. Penyakit ringan saya lenyap, dan hepatitis B juga hilang.
Saat itu, saya tinggal di rumah kakak perempuan saya di Beijing. Dia berkata kepada saya, “Banyak orang di lingkungan ini yang rhinitisnya sembuh setelah mereka berlatih Falun Dafa. Mari kita pergi ke taman dan berlatih.” Saya pergi bersamanya ke taman dan melihat bahwa di semua taman utama Beijing, dari timur ke barat, utara ke selatan, orang-orang melakukan latihan Falun Dafa. Pemandangannya khidmat, damai, dan tak terlupakan. Saya berpikir dalam hati, latihan ini luar biasa; jika tidak, mengapa begitu banyak orang dengan tenang mendengarkan musik dan melakukan gerakan yang begitu lembut? Praktisi dengan sabar mengajari saya gerakan-gerakan tersebut. Kakak perempuan saya membantu saya mendapatkan buku Zhuan Falun dan rekaman ceramah Guru, yang saya bawa pulang. Saya bekerja di siang hari dan belajar Fa serta melakukan latihan di malam hari. Setelah tiga bulan, rhinitis dan hepatitis B saya hilang. Bagaimana mungkin saya tidak bersyukur kepada Guru dan Dafa?
Mengungkap Fakta Kebenaran Falun Dafa
Selama dua tahun ketika penganiayaan paling intens, saya mengajar kelas akhir sebuah sekolah dasar. Biro pendidikan mengirimkan sejumlah besar buku, majalah, dan buku bergambar yang memfitnah Falun Dafa ke sekolah kami, dan buku teks Pendidikan Moral juga berisi konten terkait. Rekan-rekan saya tahu bahwa saya telah menjadi sehat secara fisik dan mental dengan berlatih Falun Dafa. Saya berkata kepada mereka, “Jangan sebarkan kebohongan ini kepada anak-anak; itu akan membahayakan anak-anak dan diri kalian sendiri.” Mereka tetap diam. Beberapa hari kemudian, saya membawa buku-buku dan buku bergambar itu pulang, dan membakarnya. Tidak ada yang bertanya tentang apa yang terjadi pada buku-buku itu. Para guru semua memahami fakta kebenaran; saya memberi mereka amulet Dafa dan membantu mereka mundur dari PKT dan organisasi afiliasinya.
Sekarang, rekan-rekan saya semuanya telah pensiun, dan kami sering berkumpul. Setiap tahun, mereka meminta kalender Minghui kepada saya. Seorang guru menderita tekanan darah tinggi dan mengalami stroke tiga tahun lalu, membuatnya tidak dapat menggerakkan anggota tubuhnya, tetapi pikirannya jernih. Saat di rumah sakit, dia berulang kali melafalkan, “Falun Dafa Hao, Zhen Shan Ren Hao (Falun Dafa Baik, Sejati Baik Sabar Baik). “Dia keluar dari rumah sakit sebulan kemudian dan pulih dengan cepat, dan mampu mengurus dirinya sendiri hingga memasak, dan kemudian bergerak bebas. Dia berkata, “Terima kasih banyak kepada Gurumu.” Anak-anaknya tidak ingin dia belajar Dafa, jadi saya menyalin “Lunyu” untuknya. Dia melafalkannya dalam hati setiap hari setelah menghafalnya.
Kesimpulan
Melihat kembali 29 tahun kultivasi ini, saya sangat memahami bahwa Falun Dafa adalah latihan Fa Buddha yang mendalam, dan Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar) adalah prinsip alam semesta. Ini dapat bermanfaat bagi orang secara fisik dan mental serta meningkatkan karakter moral mereka. Tidak peduli bagaimana PKT menganiaya, kebenaran tidak dapat digoyahkan, dan pikiran yang lurus tidak dapat dihancurkan.
Saya akan terus berlatih Dafa, melakukan tiga hal dengan baik, memenuhi sumpah saya, dan hidup sesuai dengan belas kasih Guru.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org