(Minghui.org) Saya mendengar beberapa praktisi lanjut usia mengalami gejala penyakit, dan harus minum obat atau dirawat di rumah sakit. Saya ingin menceritakan pengalaman saya baru-baru ini, dan berharap pengalaman ini dapat membantu praktisi lain mengatasi penderitaan mereka.

Sakit Gusi Saya Sudah Hilang

Bagian kiri atas gusi saya terasa sakit saat bangun tidur. Gigi itu sebelumnya sudah dicabut, jadi heran mengapa saya merasa sakit. Saya mencari ke dalam dan bertanya-tanya apakah itu karena keterikatan saya pada makanan daging. Saya berusaha untuk menyingkirkan keterikatan itu, tetapi gusi saya masih sakit.

Ketika melakukan perangkat metode Gong kedua pada pukul 1 pagi baru-baru ini, tetangga di lantai atas sangat berisik—anjing menggonggong, dan terdengar seperti seseorang sedang jogging. Saya tidak bisa merasa tenang; bahkan sangat marah hingga jantung berdebar kencang. Saya berpikir, “Apa yang mereka lakukan? Mereka tidak bisa diam! Saya akan mengetuk pintu mereka setelah saya selesai berlatih!”

Lalu saya teringat apa yang dikatakan Guru :

“Bila dapat mewujudkan belas kasih dan rasa sayang terhadap siapa pun, ini sungguh bukan hal yang mampu dilakukan oleh orang pada umumnya, terutama berbuat apa saja didasari hati penuh belas kasih pada makhluk hidup, itu lebih sulit lagi. Namun pengikut Dafa harus mampu berbuat demikian!” (“Tersadar Kaget”)

Saya menyadari bahwa saya telah gagal mengikuti ajaran Guru dan menyimpan beberapa keluhan tentang tetangga. Saya juga ingat bahwa saya merasa tidak senang ketika mereka memberi tahu semua tetangga kecuali saya tentang renovasi mereka tahun lalu. Saya berpikir, “Kalian tinggal tepat di atas saya. Mengapa kalian tidak memberi tahu saya?”

Saya menyadari bahwa iri hati, keluhan, nafsu bersaing, dan kurangnya belas kasih adalah penyebab penderitaan ini! Tetangga-tetangga memberi saya kesempatan untuk mengultivasi belas kasih dan toleransi. Dari pada mengeluh, saya seharusnya berterima kasih kepada mereka. Saya berkata, “Guru, saya salah! Saya akan memperbaiki diri.” Begitu saya memikirkan hal itu, rasa sakit itu hilang.

Di Bawah Kendali Guru

Saya sedang belajar Fa bersama praktisi lain ketika tiba-tiba merasa pusing dan tidak bisa melihat. Saya berkata kepada Guru, “Saya berada di bawah kendali Guru!” Beberapa detik kemudian saya bisa melihat dan tidak lagi merasa pusing. Guru menyelamatkan saya lagi.

Rasa Sakit Kaki Praktisi Hilang

Praktisi Li, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk seorang praktisi lanjut usia, menceritakan pengalamannya baru-baru ini kepada saya.

Setelah belajar Fa berkelompok, ia berencana pergi membeli telur, tetapi kaki kanannya tiba-tiba terasa sakit. Rasa sakitnya begitu hebat sehingga ia tidak bisa berdiri. Ia mencari ke dalam dan menyadari bahwa ia membenci praktisi lanjut usia di tempat ia bekerja, karena praktisi itu sering membuat konflik dari hal sepele dan berdebat dengannya.

Li segera memancarkan pikiran lurus dan berkata, “Saya tidak menginginkan pikiran buruk ini!” Ia mengentakkan kakinya dan berpikir, “Rasa sakit ini harus hilang! Guru melindungi saya. Tidak ada yang bisa menyakiti saya. Saya tidak akan mengakuinya!” Sakit di kaki dan betisnya tiba-tiba hilang.

Setiap pikiran kita bersifat kritis. Ketika mengalami penderitaan, kita harus menyangkalnya dan mengingat bahwa itu hannyalah ilusi. Kita harus teguh pada pemikiran ini: Hanya Guru yang memegang kendali atas kita, para praktisi Falun Dafa. Kekurangan kita akan dikoreksi sesuai dengan Fa. Tidak ada orang lain yang pantas mengendalikan kita. Kita harus mencari ke dalam diri, mengoreksi diri, dan meminta Guru untuk memegang kendali. Penderitaan akan hilang.

Artikel-artikel di mana para kultivator berbagi pemahaman mereka biasanya mencerminkan persepsi individu pada suatu titik waktu berdasarkan kondisi kultivasi mereka, dan disampaikan dengan maksud untuk peningkatan bersama.