(Minghui.org) Praktisi Falun Dafa berpartisipasi dalam festival “Altone Comes Alive” ke-15 yang diadakan di Distrik Beechboro, Kota Swan, Australia Barat pada sore hari tanggal 21 Maret 2026. Banyak pengunjung menyatakan apresiasi mereka terhadap prinsip-prinsip Falun Dafa Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar), dan cukup banyak yang mengatakan mereka ingin mempelajari latihan tersebut.

Diselenggarakan sebagai bagian dari Pekan Harmoni, festival komunitas ini menyatukan lebih dari 70 stan makanan dan kerajinan, pertunjukan budaya, dan kegiatan hiburan keluarga gratis termasuk wahana permainan dan kebun binatang mini.

Stan Falun Dafa di festival “Altone Comes Alive” ke-15 di Distrik Beechboro, Kota Swan, Australia Barat, pada 21 Maret.

Praktisi memperkenalkan Falun Dafa dan mendemonstrasikan latihan

Banyak pengunjung festival menikmati kesempatan untuk belajar tentang Falun Dafa, latihan tradisional yang bermanfaat bagi jiwa dan raga. Banyak yang mengambil kartu berisi informasi tentang kelas daring gratis, dan sejumlah orang menyatakan keinginan untuk mempelajari perangkat latihan Falun Dafa.

Afsoun Khani

Afsoun Khani mengatakan bahwa dia sangat tertarik untuk berlatih Falun Dafa. Dia membawa cetakan semua informasi tentang Falun Dafa, termasuk lokasi tempat latihan setempat. Dia berkata, “Saya sangat menyukainya [Falun Dafa]. Saya merasa bahwa di masyarakat saat ini, orang membutuhkan latihan semacam ini untuk menjadi tenang, menjauhkan diri dari depresi, dan menjauh dari semua hal buruk yang terjadi di sekitar kita. Saya benar-benar percaya bahwa kita semua perlu berlatih Falun Dafa—menyisihkan waktu untuk diri kita sendiri setiap hari—baik itu tiga puluh menit atau satu jam—dan berupaya melakukan sepenuh hati untuk memperbaiki diri kita sendiri.”

Maddie Eustace (kiri) dan putrinya, Vanna

Maddie Eustace dan putrinya, Vanna, menyaksikan para penari menampilkan tarian tradisional Vietnam. Vanna berkata dengan gembira, “Saya merasa sangat lega dan nyaman. Musiknya membuat saya merasa sangat tenang.”

Ibunya juga mengungkapkan apresiasinya. “Saya sangat menyukainya. Pertunjukannya luar biasa, dan saya pikir para wanita muda yang tampil sangat profesional. Putri saya, Vanna, memiliki kondisi neurologis; namun, saya perhatikan bahwa saat menonton pertunjukan, dia tidak menunjukkan tanda-tanda terlalu bersemangat; sebaliknya, dia tetap sangat tenang, yang sangat bagus.”

Baik ibu maupun putrinya tertarik pada peraagaan latihan tersebut dan mengobrol dengan para praktisi yang memberi tahu mereka bahwa Falun Gong dapat dipelajari dan dilatih oleh orang-orang dari segala usia. Vanna sangat senang menerima bunga lotus kecil yang indah.

Hakim Amirrshid

Hakim Amirrshid, seorang pemuda dari Malaysia, berhenti sejenak di stan para praktisi dan menyatakan apresiasinya terhadap prinsip-prinsip Falun Dafa Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar). Dia mengatakan bahwa media sosial saat ini dipenuhi dengan segala macam hal negatif, dan hal-hal seperti agama dan kepercayaan tampaknya telah lenyap karena orang-orang mengingkari keberadaan Dewa. “Saya tahu bahwa orang-orang yang seusia saya khususnya, tidak memiliki kepercayaan sama sekali; mereka hanya percaya apa yang dikatakan media sosial kepada mereka. Saya tahu bahwa masih ada beberapa orang di dunia ini, seperti saya dan Anda [praktisi Falun Dafa], yang memiliki keyakinan.”

Praktisi memainkan gendrang pinggang.

Praktisi menampilkan tarian topi tradisional Vietnam.

Selama serangkaian pertunjukan tari, para penari menampilkan tarian naga, tarian gendrang pinggang, tarian kipas, dan tarian topi tradisional Vietnam, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penonton.

Seorang pria merekam penampilan praktisi. Setelah itu, dia pergi ke stan Falun Dafa dan mengatakan kepada para praktisi bahwa dia sangat menghargai prinsip Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar). Dia berkata, “Sebagai manusia, kita perlu kembali kepada diri kita yang asli, kita perlu melihat masalah dari berbagai perspektif dan, ketika konflik muncul, menempatkan diri kita pada posisi orang lain.”

Dia menerima “Mingguan Minghui” dan brosur tentang Falun Dafa. Dia berkata, “Dunia sangat membutuhkan prinsip-prinsip Zhen Shan Ren (Sejati, Baik, Sabar).”