(Minghui.org) Pada akhir Maret 2026, delapan kelompok tur Shen Yun Performing Arts menampilkan pertunjukan di seluruh Amerika Serikat, Kanada, Inggris Raya, Australia, dan Spanyol, yang memukau dan menginspirasi penonton dari berbagai lapisan masyarakat.

Pejabat di Amerika Serikat dan Kanada terus menyampaikan ucapan selamat kepada Shen Yun atas kesuksesan tur mereka selama 20 tahun. Bradley Stephens, Walikota Rosemont, dekat Chicago, telah mengirimkan surat ucapan selamat selama 10 tahun berturut-turut. “Para pemain dan penyelenggara Anda yang berbakat dan berdedikasi patut dipuji atas pertunjukan musik dan tari luar biasa yang Anda selenggarakan untuk mempromosikan budaya klasik Tiongkok,” demikian pernyataannya dalam surat tahun ini. “Dan saya ingin menambahkan bahwa Rosemont sangat bangga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 Anda.”

Teater David H. Koch di New York penuh sesak, bahkan kursi tambahan ditambahkan di menit-menit terakhir. Di Four Seasons Centre for the Performing Arts di Toronto, hari pembukaan pertunjukan pada 28 Maret mendapat sambutan antusias dari penonton. Di akhir pertunjukan, penonton berdiri dan memberikan tepuk tangan meriah yang panjang kepada para artis. Bahkan setelah beberapa kali tirai ditutup, orang-orang terus bersorak dan bertepuk tangan.

Pada sore hari 26 Maret 2026, Shen Yun menggelar pertunjukan keduanya tahun itu di David H. Koch Theater di Lincoln Center di New York City, dan tiketnya kembali terjual habis.

Pertunjukan Shen Yun 2026 kedua di Rosemont Theatre di Chicago, pada 27 Maret 2026, berlangsung dengan sangat sukses.

Fisikawan Kuantum Terkemuka: Dedikasi dan Harapan

Pada malam 26 Maret 2026, fisikawan dan kepala teknologi, Michael Porrazzo, menonton Shen Yun di Sacramento, California. (Tangkapan layar milik NTD Television)

Michael Porrazzo, seorang fisikawan kuantum dan penemu terkenal, menyaksikan Shen Yun untuk kedua kalinya tahun ini pada 26 Maret. Dia berkata,  “Dedikasi, ketelitian para penari, para atlet, sungguh luar biasa. Dan kami sangat menikmati bagaimana Anda menggabungkan aspek historis dan modern, lalu menyatukannya dan benar-benar mengungkap kondisi dan situasi yang sangat membutuhkan kesadaran masyarakat. Anda telah melakukan pekerjaan yang fantastis.”

Porrazzo tersentuh oleh kisah-kisah dalam pertunjukan tersebut. “Bahkan di saat-saat tergelap ketika para praktisi dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok dan Anda tahu, organ tubuh mereka diambil, Anda memberikan secercah harapan untuk menunjukkan bahwa jika ada keyakinan, terlepas dari keadaan tergelap sekalipun, ada Sang Pencipta yang melindungi Anda dan bahwa Anda pada akhirnya akan dapat diselamatkan. Pesan yang benar-benar fantastis.”

Penulis Terlaris Amerika: Memiliki Bakat yang Sangat Tinggi

Pada malam 25 Maret 2026, penulis Amerika terlaris James Lindsay menyaksikan Shen Yun tampil di Kota New York. (Tangkapan layar milik NTD Television)

Penulis buku terlaris James Lindsay sangat terkesan dengan penggambaran Tiongkok sebelum komunis saat menonton Shen Yun pada 25 Maret. Dia berkata, “Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi para penonton. Dan pesannya sangat penting, yaitu bahwa ada budaya tradisional di Tiongkok dan ada budaya tradisional di seluruh dunia, dan bahwa komunisme merupakan ancaman bagi budaya-budaya tersebut. Ini adalah kisah yang sangat menginspirasi. Saya familiar dengan keadaan tersebut. Melihatnya digambarkan dengan begitu jelas dan interaktif adalah pengalaman yang sangat dasyat dan menggugah hati.”

Lindsay menilai keseluruhan produksi sangat bagus: “Sangat terorganisir dengan baik, talenta sangat tinggi, tingkat keterampilan para pemain sangat tinggi. Musik, pencahayaan, grafis, semuanya menyatu dengan sempurna.”

Fotografer Pemenang Lima Kali Emmy Award: “Kami Tidak Tahu Bagaimana Mereka Melakukannya”

Pada malam 28 Maret 2026, fotografer peraih lima penghargaan Emmy Award, Jose Villareal, menyaksikan Shen Yun di Sacramento, California. (Tangkapan layar milik The Epoch Times)

Jose Villareal, pemenang lima kali Emmy Award untuk sinematografi dan penyuntingan, memuji Shen Yun dari perspektif seorang fotografer dan editor profesional. Dia berkata, “Musiknya sangat dasyat. Kami benar-benar bisa merasakan pengaruhnya. … Kami keluar dari sana merasakan efek musiknya. Saya mengerti maksud pembawa acara dengan pepatah bahwa bentuk pengobatan awal adalah musik.”

Villareal juga terkesan dengan koreografi dan tata panggungnya. Misalnya, ia takjub dengan satu momen tertentu ketika seorang karakter berubah dari tua menjadi muda dalam sekejap mata. “Kami tidak tahu bagaimana mereka melakukannya. Transisinya begitu mulus, dieksekusi dengan sangat baik—benar-benar mengesankan!”

Ia percaya bahwa budaya tradisional yang ditampilkan dalam pertunjukan itu otentik dan indah. Villareal menambahkan, “Pertunjukan itu berbicara tentang betapa pentingnya tradisi bagi jiwa seseorang. Saya pikir itu bermakna, dan orang-orang perlu mempertahankannya.”

Manajer Amal: Hakikat Kemanusiaan

Jennie Goodpaster, manajer sebuah badan amal Amerika, menyaksikan pertunjukan Shen Yun di Minneapolis pada malam hari 27 Maret 2026. (Tangkapan layar milik NTD Television)

Jennie Goodpaster merenungkan pertunjukan tersebut setelah ia menonton Shen Yun di Minneapolis pada 27 Maret. Ia setuju bahwa umat manusia berasal dari Dewa, dan bahwa manusia turun ke bumi untuk mengalami kehidupan. Ia mengatakan bahwa dalam proses ini, seiring pengalaman kita meningkat, kita akan mengalami transformasi, tetapi ada juga pertarungan antara kejahatan dan kebaikan.

Goodpaster mengatakan bahwa Shen Yun berbicara langsung kepada esensi kemanusiaan, yang menurutnya sangat mencerahkan. Ia mengatakan bahwa Shen Yun membuka hatinya: “Ini tidak hanya memungkinkan saya untuk memahami budaya saya sendiri lebih dalam, tetapi juga membuat saya merasakan secara mendalam hubungan emosional yang menghubungkan kita semua. Ini membuka hati saya dan menghubungkan saya lebih erat dengan esensi kemanusiaan.”

Ia mengatakan bahwa Shen Yun mengandung kekuatan untuk mengatasi kesulitan dan itulah vitalitas. Baginya, seluruh pertunjukan itu penuh dengan kehidupan dan energi. “Dan vitalitas tidak selalu berarti kemudahan dan kenyamanan; itu juga mengandung unsur perjuangan dan vitalitas yang pada akhirnya akan mengatasi kesulitan.”

Guru Tari: “Seperti Bunga yang Menari di Atas Air”

Pada sore hari 21 Maret 2026, guru tari Amerika Linda Dawes (kiri) dan kedua putrinya menyaksikan pertunjukan Shen Yun di St. Louis, Missouri. (Tangkapan layar milik The Epoch Times)

Guru tari Linda Dawes memiliki pengalaman 18 tahun dalam pertunjukan dan pengajaran tari. Setelah menyaksikan pertunjukan pada 21 Maret di St. Louis, dia mengatakan Shen Yun sangat spektakuler. “Jika saya harus memilih satu kata, saya merasa mereka seperti bunga yang menari di atas air, sangat lembut. Jadi sangat indah, memukau.”

Dia berkata, “Untuk tarian wanita, menurut saya semuanya sangat halus dan sangat tepat, sangat selaras satu sama lain, yang menakjubkan untuk dilihat. Mereka sangat lembut. Semua gerakan mereka sangat terkontrol dan dilakukan dengan baik. Untuk pria, saya menyukai akrobat dan putaran serta lompatan tinggi di udara, dan benar-benar menunjukkan kekuatan dan ketahanan mereka. Jadi mereka hampir seperti prajurit tetapi menari dengan gaya prajurit, yang sangat keren untuk dilihat.”

Dawes mengapresiasi dedikasi para seniman terhadap bentuk seni tersebut, kedisiplinan, dan keyakinan mereka, serta kesediaan mereka untuk menampilkan diri dan menunjukkan kisah mereka kepada dunia. “Mereka telah menunjukkan bentuk seni yang indah yang menanamkan kedamaian dalam diri orang-orang dan membantu menyampaikan sebuah pesan. Dan apa yang mereka lakukan, mereka seharusnya sangat bangga.”

Dia juga mengatakan bahwa kerja sama tim itu mengesankan dan tulus. “Saya hanya berpikir cara mereka bergerak di atas panggung dan bagaimana mereka bekerja sebagai tim bersama-sama sangat luar biasa. Mereka menunjukkan kerja sama tim di atas panggung, bahwa mereka bersedia melakukan apa pun yang diperlukan. Dan saya bisa membayangkan bahwa begitulah cara mereka hidup ketika mereka tidak bepergian dan mungkin saat mereka bepergian, mereka adalah sebuah tim dan mereka bekerja bersama dan mereka saling percaya.”

Dawes mengatakan pesannya jelas: “Saya rasa kita membutuhkan lebih banyak cinta, kesabaran, dan toleransi di dunia kita. Ada banyak kejahatan yang terjadi di sekitar kita, dan kita membutuhkan lebih banyak Zhen-Shan-Ren (Sejati, Baik, Sabar). Saya percaya kita memiliki Pencipta yang menciptakan kita untuk kebaikan, untuk tujuan, dan untuk cinta dan kebaikan. Kita harus menunjukkan hal itu kepada orang lain dan kita harus memperjuangkannya—kebaikan untuk semua orang.”

Dawes merasa bahwa pertunjukan tersebut disajikan dengan sangat indah. “Saya merasa pertunjukan itu benar-benar mewujudkan keseluruhan cerita, bahkan musiknya, lagu-lagu yang mereka nyanyikan, liriknya, dan juga bagian terakhirnya—bahwa kita semua layak mendapatkan penyelamatan. Sang Pencipta menginginkan kita untuk mendapatkan penyelamatan. Di bumi ini, semuanya bersifat sementara. Jika kita menginginkan kehidupan yang lebih ringan, lebih cerah, dan lebih indah selamanya, kita perlu bersatu. Dan, tunjukkan prinsip-prinsip itu kepada satu sama lain, kepada diri kita sendiri, dan kepada orang lain. Dan dengan melakukan itu, saya pikir kita akan berada di tempat yang jauh lebih baik.”

Meskipun Ada Ancaman Bom, Dokter Membawa Keluarganya untuk Menyaksikan Shen Yun

Pada sore hari 29 Maret 2026, dokter umum Gregory Au (depan kiri) menonton Shen Yun bersama istri dan kedua putranya di Sydney. (Tangkapan layar milik The Epoch Times)

Gregory Au, seorang dokter umum, membawa keluarganya untuk menonton Shen Yun di Sydney pada 29 Maret. Dr. Au, yang berketurunan Tionghoa berkata, “Ada banyak hal yang perlu diketahui tentang budaya tradisional Tiongkok. Budaya ini sangat kaya dan memiliki banyak kedalaman. Saya ingin mereka melihat bahwa ada juga banyak budaya Tiongkok yang tidak ada hubungannya dengan Partai Komunis.”

Secara khusus, ia mengatakan bahwa orang tidak boleh ditindas, karena mereka harus memiliki kebebasan berbicara dan kebebasan berpikir. Dia menjelaskan, “Saya pikir pertunjukan Shen Yun membantu menyebarkan pesan ini—bahwa ada banyak kebaikan dan orang-orang baik di sekitar kita.”

Dr. Au tahu bahwa Tiongkok berbeda dari Partai Komunis Tiongkok (PKT). Dia berkata, “Penting bagi orang Tiongkok—yah, saya jelas beretnis Tiongkok, penting bagi orang Tiongkok untuk merasa bahwa PKT tidak mewakili mereka. Saya pikir itu nomor satu; pentingnya siapa kita sebenarnya—kita memiliki budaya kita dan kita sama sekali bukan PKT.”

Faktanya, Dr. Au menceritakan bahwa ia dan keluarganya datang menyaksikan Shen Yun sebagian karena ia mendengar tentang ancaman bom dari PKT. Dia melanjutkan, “Itu sebenarnya salah satu alasan saya di sini. Baru-baru ini ada berita [tentang ancaman bom]. Rupanya beberapa komunis Tiongkok mengirimkan pesan [ancaman bom] ke rumah Perdana Menteri, dan Shen Yun diancam. Jadi saya pikir kami harus datang.”

Sukses Terus

Shen Yun memberikan dua pertunjukan pada 28 Maret 2026 di Four Seasons Centre for the Performing Arts di Toronto, Kanada. Kedua pertunjukan pada hari itu tiket terjual habis.

Shen Yun tampil di panggung Swansea Building Society Arena di Inggris pada tanggal 26 Maret 2026. Pertunjukan tersebut tiket terjual habis.

Shen Yun menggelar pertunjukan kedua dan ketiga mereka tahun ini di Cartuja Center Cite di Sevilla, Spanyol, pada siang dan malam hari 25 Maret 2026. Para penonton memberikan tepuk tangan meriah kepada para artis.

Banyak seniman dan staf manajemen teater menghadiri pertunjukan di kota bersejarah Sevilla, Spanyol. Direktur teater Cartuja Center Cite mengatakan dia merasa terhormat dapat menyaksikan budaya tradisional Tiongkok yang otentik setelah menyaksikan Shen Yun pada 8 Maret 2026.

Sejumlah pejabat di Spanyol juga menghadiri pertunjukan tersebut. Lebih dari 70 pejabat Spanyol menghadiri pertunjukan selama musim 2026. Yang Mulia Ratu Sofia dari Spanyol juga memberikan dorongan kepada Shen Yun agar pertujukannya sukses.

Penonton memberikan tepuk tangan meriah sambil berdiri, bertepuk tangan dengan antusias, dan berulang kali meneriakkan, “Bravo!” saat para artis Shen Yun hadir di panggung.

Agen Partai Komunis Tiongkok mengancam Perdana Menteri Australia dengan bom dalam upaya mengganggu pertunjukan Shen Yun, tetapi hal ini justru menarik lebih banyak pejabat untuk hadir. Selama pertunjukan tahun ini di Sydney, sejumlah anggota Parlemen New South Wales dan lebih dari 10 anggota dewan kota Sydney menghadiri pertunjukan tersebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Shen Yun atau membeli tiket, silakan kunjungi: https://shenyun.com/