(Minghui.org) Hari informasi Falun Dafa diadakan di Angers dan Paris, Prancis pada tanggal 3 dan 5 Mei 2026. Praktisi memperagakan latihan, berbicara dengan orang-orang yang lewat, dan mengumpulkan tanda tangan pada petisi yang menyerukan hentikan penganiayaan Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan pengambilan organ paksa yang disetujui negara.
Memperkenalkan Falun Dafa di Paris
Sekitar tengah hari pada tanggal 5 Mei, di distrik La Défense, pusat keuangan Paris, orang-orang berkumpul di alun-alun untuk makan dan bersantai. Orang-orang berhenti dan menyaksikan para praktisi memperagakan latihan. Ada yang mengambil foto atau video, dan yang lain menerima brosur. Mereka berbicara dengan para praktisi untuk mengetahui lebih lanjut dan menandatangani petisi. Ada yang menyatakan berminat pada Falun Dafa dan bertanya di mana arena latihan terdekat.


Praktisi melakukan latihan di Lapangan La Défense di Paris pada tanggal 5 Mei. (Sumber: Koresponden Minghui)
Orang-orang menandatangani petisi di Lapangan La Défense di Paris pada tanggal 5 Mei. (Sumber Foto koresponden Minghui)

Hanafi Benmesbah menandatangani petisi. (Sumber Foto koresponden Minghui)
Hanafi Benmesbah adalah seorang pemilik bisnis dan insinyur listrik. Setelah mengetahui tentang penganiayaan yang dilakukan oleh PKT, ia berkata: “Saya menentang penganiayaan. Namun, kita perlu mengingatkan orang-orang tentang makna sejati kehidupan. Bukan uang atau harta benda, tetapi kebaikan yang dibagikan antar sesama manusia. Terkadang kita lupa akan hal ini karena kita hidup dalam masyarakat yang konsumtif, masyarakat hanya berfokus pada materi. Penganiayaan, dan pengambilan organ paksa sangat mengerikan. Dan orang-orang pada diam membuat saya sangat terkejut. Tuhan memberi kita akal budi agar kita dapat berpikir. Orang-orang harus memahami bahwa jika dunia terus merosot di jalan ini dan jika segala sesuatunya tidak berubah, kita akan menemukan diri kita mencapai jalan buntu. Oleh karena itu, orang-orang benar-benar perlu menyadari situasi kritis ini, karena peristiwa yang terjadi di dunia kita memang sangat serius.”
Ia mengatakan bahwa ia setuju dengan prinsip-prinsip Falun Dafa Zhen, Shan, Ren (Sejati, Baik, Sabar), dan berkata: “Jika tidak sabar, kita tidak akan mampu menyelesaikan apa pun. Ini sangat sulit. Reaksi fisik kita terkait erat dengan keadaan mental. Ketika keadaan mental kita buruk, tubuh kita pasti akan mengikutinya, mengalami ketidaknyamanan. Oleh karena itu, kita harus berusaha untuk menjaga diri kita sendiri dan menghargai kesehatan kita.”
Hari Informasi di Angers
Angers terletak di Prancis barat dan merupakan ibu kota Maine-et-Loire. Praktisi mengadakan hari informasi di Place Louis Imbach di pusat Angers pada hari Sabtu, 3 Mei 2026.
Mereka berbicara dengan wisatawan dan penduduk tentang Falun Dafa dan pelanggaran hak asasi manusia oleh PKT. Banyak orang yang lewat berhenti untuk mengetahui kegiatan tersebut dan terkejut ketika mendengar bagaimana PKT menangkap, menyiksa, dan mengambil organ dari para praktisi. Banyak orang menandatangani petisi.

Praktisi memperagakan latihan di Place Louis Imbach di Angers. (Sumber Foto koresponden Minghui)
Warga yang lewat mengetahui tentang latihan dan penganiayaan yang dilakukan oleh PKT pada tanggal 3 Mei. (Sumber Foto koresponden Minghui)

Dua siswa menandatangani petisi saat kegiatan di Angers pada 3 Mei (Sumber Foto koresponden Minghui)
Seorang siswa menandatangani permohonan kepada negara-negara G7 dan mengambil buku LaporanMinghui: Penganiayaan Falun Gong Selama 20 Tahun di Tiongkok. Ia mengatakan akan membaca laporan tersebut. Seorang wanita yang bekerja di bidang kesehatan berhenti sejenak, menandatangani petisi, dan mengambil buku Laporan Minghui.
Seorang anak laki-laki Tiongkok, ayahnya, dan saudara laki-lakinya berjalan menuju praktisi. Seorang praktisi memberinya brosur dan berbicara dengannya tentang penganiayaan. Anak laki-laki itu tampak agak menolak dan mengatakan ia tidak percaya pada apa yang dikatakan praktisi tentang penganiayaan di Tiongkok. Setelah seorang praktisi Vietnam berbicara tentang nilai-nilai umum dalam budaya Asia, anak laki-laki itu menerima brosur tersebut.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org






