(Minghui.org) Tanggal 13 Mei adalah Hari Falun Dafa Sedunia, praktisi Falun Dafa di Hualien, Taiwan berkumpul di Taman Pacific tanggal 3 Mei 2026 untuk merayakan Hari Falun Dafa.
Praktisi melakukan perangkat latihan Falun Dafa dan menyebarkan brosur sehingga orang-orang bisa mengetahui tentang latihan spiritual ini.

Praktisi di Hualien, Taiwan, melakukan foto bersama di dekat pantai untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Guru Li dan mengungkapkan rasa hormat yang mendalam serta terima kasih mereka kepada Guru.
Di pagi hari, praktisi melakukan foto bersama di dekat pantai, menyatukan kedua tangan dan dengan serempak berkata, “Falun Dafa Hao (Falun Dafa baik). Zhen-Shan-Ren Hao (Sejati-Baik-Sabar adalah baik.”
Mereka mengenakan pakaian kuning dan melakukan latihan di bawah hangatnya sinar matahari. Sebuah kapal di kejauhan membunyikan klakson untuk menyambut hari yang menakjubkan ini. Pemandangan yang damai dan khidmat ini menarik wisatawan untuk datang menghampiri dan belajar latihan serta mengambil foto.
Praktisi melakukan latihan di dekat pantai untuk memperkenalkan Falun Dafa.
Falun Dafa juga dikenal sebagai Falun Gong. Ini adalah latihan kultivasi tingkat tinggi dari aliran Buddha dan diperkenalkan ke publik oleh Guru Li Hongzhi pada Mei 1992. Latihan ini membimbing praktisi untuk meningkatkan karakter moral mereka dan meningkatkan kesehatan mereka berdasarkan prinsip Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar). Falun Dafa telah menyebar ke lebih dari 100 negara dan daerah. Buku-buku Falun Dafa telah diterjemahkan ke dalam 50 bahasa. Guru Li Hongzhi dan Falun Dafa telah menerima lebih dari 10.000 penghargaan, resolusi dukungan, dan surat ucapan.
Melewati Ujian Setelah Berlatih Falun Dafa
Saat mengenang perjalanan kultivasinya, Tian Fu, praktisi Falun Dafa dari Hualien, Taiwan, berkata bahwa tahun 2003 adalah titik balik dalam hidupnya. Suatu hari dia pergi ke sebuah toko dan melihat foto Falun yang sakral dan khidmat di dinding. Itu menarik perhatiannya. Pria di toko memperkenalkannya pada Falun Dafa dan memberinya brosur.
Tian membaca brosur dengan saksama dan terkesan dengan kalimat ini, “Bila Anda ingin berlatih Falun Dafa, silakan beli buku Zhuan Falun di toko buku untuk membacanya terlebih dahulu.” Dia pergi ke toko buku menggunakan sepeda malam itu dan membeli bukunya. Dia merasakan arus hangat mengalir ke seluruh tubuh setelah membaca beberapa halaman buku itu. Dia langsung mengerti bahwa buku ini bukanlah buku biasa, namun sebuah buku yang meningkatkan hidup seseorang.
Sejak saat itu dia telah menempuh jalur kultivasi yang luar biasa. Dia melewati ujian pada dini hari April 2016. Momen itu sungguh menggugah jiwa dan tak terlupakan.
Detak jantung dan napasnya berhenti saat dia tertidur. Istrinya berkata wajahnya tampak sangat suram dan abu-abu pada saat itu. Saat Tian terbangun, istrinya mendesaknya untuk langsung berganti baju dan menemui dokter. Tian belum sepenuhnya sadar dan berkata dia sungguh baik-baik saja. Dia bertanya mengapa istrinya memanggil ambulans. Istrinya menunjuk pada seprai kasur yang benar-benar basah. Tian langsung sadar bahwa dia baru saja melewati ujian hidup dan mati.
Melalui pengalaman ini, dia mengerti bahwa Guru melindunginya sepanjang waktu. Ini memperdalam rasa hormat dan apresiasinya terhadap Falun Dafa.

Tian Fu berkata dia telah melewati ujian hidup dan mati berkat perlindungan Guru.
Mencari ke Dalam Membuat Keluarganya Harmonis
Tian juga berbagi bagaimana dia mengultivasi diri saat terjadi konflik keluarga. Di suatu kejadian, dia berencana pergi ke luar kota bersama praktisi lain. Istri Tian mengkhawatirkannya dan menghubungi praktisi tersebut secara pribadi. Saat Tian Fu tiba di Taipei, dia merasa bahwa praktisi ini memperlakukannya berbeda, dan sedikit menyalahkannya. Tian merasa tidak terima dan malu. Dia tidak tahu bahwa dia harus melenyapkan keterikatan yang ingin menyelamatkan muka. Dia mundur dari kelompok terebut dengan penyesalan.
Saat dia kembali ke Hualien, dia tidak memarahi istrinya. Dia justru berbicara dengan tenang padanya. Istrinya menangis dan dengan suara tercekat bahwa dia mencoba melindungi Tian. Tian merasa bersalah. Dia berkata, “Istri saya tidak berlatih Falun Dafa. Dia khawatir dengan keluarganya dan menggunakan caranya sendiri untuk menjaga saya. Saya menggunakan standar praktisi untuk mengukurnya. Namun saya bahkan sedikit mengeluh. Sikapnya mengingatkan saya bahwa saya harus mengultivasi diri dan menjadi lebih toleran serta belas kasih.”
Dia memperbaiki diri dan berkomunikasi dengan tulus pada istrinya. Saat istrinya tidak mengerti, Tian tidak berdebat maupun berbicara terus. Dia justru menjelaskan pikirannya dengan tenang kepada istrinya. Saat dia melepaskan keterikatannya, suasananya menjadi ringan dan masalah terselesaikan. Dia sadar bahwa kultivasi sejati adalah mencari ke dalam untuk menemukan masalahnya dan melepas keterikatan.
Tian telah berlatih Falun Dafa selama 23 tahun. Dari rasa penasaran hingga ujian hidup dan mati, dia berkata, “Saya belajar mencari ke dalam dan menemukan keterikatan mengapa saya mengalami ujian ini. Berkat pengaturan belas kasih Guru, saya bisa mengultivasikan diri untuk berpikiran lebih terbuka dan fleksibel.”
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org

