(Minghui.org) Seorang wanita berusia 78 tahun di Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, dibebaskan dengan jaminan pada tanggal 3 April 2026, setelah 19 bulan ditahan di rumah sakit polisi karena keyakinannya pada Falun Gong. Ia kini menunggu putusan setelah tiga kali sidang pengadilan.
An Caifeng (wanita) dan seorang praktisi lainnya, Ma Lingling, wanita berusia 65 tahun, ditangkap oleh petugas Kepolisian Fengdong Boulevard pada tanggal 4 September 2024, dan rumah mereka digeledah. An mengalami tekanan darah tinggi dan stroke saat ditahan di Pusat Penahanan Sanyaocun. Ia dipindahkan ke Rumah Sakit Ankang, sebuah rumah sakit yang berafiliasi dengan kepolisian, dan ditahan di sana hingga pembebasannya baru-baru ini.
Sidang pertama pada tanggal 8 April 2025 dipimpin oleh hakim Zhang Yu dan Liu Yan dari Pengadilan Distrik Weicheng. Jaksa Liu Hongwei dari Kejaksaan Distrik Weicheng merekomendasikan hukuman 15-18 bulan untuk Ma dan 10-12 bulan untuk An, karena materi Falun Gong disita dari rumah mereka berdua.
Pengacara para terdakwa mengajukan pembelaan tidak bersalah untuk mereka. Salah satu pengacara menunjukkan bahwa polisi gagal menunjukkan kartu identitas atau surat perintah penggeledahan mereka selama penggerebekan rumah. Mereka juga tidak memberikan dokumentasi apa pun setelah menyita lebih dari 200.000 yuan dalam bentuk uang tunai dan dokumen deposito bank. Para pengacara juga mencatat bahwa bukti penuntut belum divalidasi secara independen sebagaimana dipersyaratkan oleh hukum. Bukannya menanggapi kekhawatiran para pengacara, hakim Liu malah menunda sidang.
Pada sidang kedua tanggal 13 Mei 2025, jaksa Liu mempertahankan rekomendasi hukuman penjara untuk kedua wanita tersebut. Pengacara An mencatat bahwa kliennya mengalami kondisi medis yang parah di rumah sakit, termasuk detak jantung yang cepat dan tangan gemetar. Ia juga kesulitan makan dan tidak mampu mandi sendiri. Dokter menyarankan untuk membawanya ke rumah sakit di luar untuk perawatan yang lebih baik. Hakim tetap menolak permohonan pengacara An untuk membebaskannya dengan jaminan.
Pengacara An mengunjunginya di Rumah Sakit Ankang pada tanggal 28 Januari 2026, dan memperhatikan bahwa salah satu tangannya gemetar tanpa henti. Ia mengatakan bahwa, karena kondisinya yang tidak stabil, ia telah dibawa ke rumah sakit luar sebanyak lima kali.
Setelah kunjungan tersebut, pengacara dan anggota keluarga An pergi ke Kejaksaan Distrik Weicheng untuk mengajukan pengaduan tentang penahanan sewenang-wenang yang dialaminya. Namun, resepsionis menolak untuk menerima pengaduan tersebut.
Pengadilan menggelar sidang ketiga pada tanggal 5 Maret 2026. Keluarga An dan Ma menghadiri sidang tersebut.
An dibebaskan pada tanggal 3 April 2026, dan sekarang sedang menunggu putusan.
Situasi terkini Ma belum jelas.
Laporan Terkait:
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org