(Minghui.org)

Nama: Chen Jiaqing
Nama Tionghoa: 陈家庆
Jenis Kelamin: Laki-laki
Usia: 68
Kota: Chengdu
Provinsi: Sichuan
Pekerjaan: pensiunan insinyur
Tanggal Kematian: akhir Desember 2025
Tanggal Penangkapan Terakhir: 11 Juni 2023
Tempat Penahanan Terakhir: penjara di Provinsi Xinjiang

Seorang pensiunan insinyur berusia 68 tahun di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, dana pensiunnya ditangguhkan setelah ia menyelesaikan hukuman penjara satu tahun pada Juni 2024 karena keyakinannya pada Falun Gong. Ia bergantung pada kerabat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tekanan mental dan finansial berdampak buruk pada kesehatannya. Ia menderita stroke dan meninggal pada akhir Desember 2025.

Chen Jiaqing

Kematian Chen Jiaqing mengakhiri penderitaannya dianiaya selama puluhan tahun karena mempertahankan keyakinannya. Hukuman satu tahun terakhirnya berasal dari penangkapannya pada 11 Juni 2023, di sebuah hotel di Kota Urumqi, Xinjiang, setelah polisi menemukan informasi Falun Gong di ponselnya ketika mereka secara acak menanyai para pengunjung.

Tak lama setelah penangkapan Chen, dua agen dari Departemen Kepolisian Kereta Api Urumqi melakukan perjalanan lebih dari 1.800 mil ke Kota Sanjiang di Provinsi Sichuan dan, bersama dengan rekan-rekan mereka dari Kantor Polisi Kota Sanjiang, menggerebek rumah liburannya.

Polisi menyita tiga telepon seluler, beberapa kartu penyimpanan komputer, sebuah flash drive, dan sebuah pemutar multimedia kecil. Kedua petugas Urumqi juga menggeledah rumah beberapa praktisi Sichuan yang berhubungan dengan Chen.

Keluarga Chen kembali ke Sanjiang (sekitar 140 km dari Chengdu) pada Juli 2023 untuk menanyakan status kasusnya, tetapi mereka tidak dapat memperoleh informasi terbaru dari Kantor Polisi Kota Sanjiang. Mereka juga menghubungi Departemen Kepolisian Kereta Api Urumqi, yang membantah pernah menahan Chen atau mengetahui keberadaannya.

Keluarganya tidak mengetahui tentang hukuman penjara yang dijalani Chen hingga ia dibebaskan pada Juni 2024.

Istri Pernah Dipenjara Selama 3 Tahun

Chen lulus dari Institut Teknologi Harbin di Provinsi Heilongjiang pada tahun 1982. Ia dan istrinya, Liu Guiying, yang juga seorang insinyur, keduanya bekerja di Institut Penelitian ke-29 dari China Electronics Technology Group Corporation di Provinsi Sichuan.

Pasangan ini berulang kali menjadi sasaran karena berlatih Falun Gong. Liu ditolak promosinya dan juga sempat dipecat pada tahun 2000 (kemudian dipekerjakan kembali) karena pergi ke Beijing untuk mengajukan banding atas nama Falun Gong. Ia ditahan di pusat pencucian otak dan kantor polisi beberapa kali pada tahun 2000. Pada tahun 2001, ia dijatuhi hukuman kerja paksa dengan durasi yang tidak diketahui.

Setelah ditangkap pada tahun 2007, ia ditahan di pusat pencucian otak selama empat bulan. Tempat kerjanya menskorsnya dan menghentikan semua tunjangannya pada tahun 2008. Mereka kemudian mempekerjakannya kembali pada waktu yang tidak diketahui.

Pasangan itu ditangkap di rumah mereka pada November 2015 karena mengajukan pengaduan terhadap mantan diktator Tiongkok Jiang Zemin karena melancarkan penganiayaan terhadap Falun Gong. Chen dibebaskan 15 hari kemudian, tetapi Liu dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Bosnya memecatnya segera setelah itu dan melarangnya mengajukan pensiun ketika ia mencapai usia pensiun.

Saat menjalani hukuman di Penjara Wanita Provinsi Sichuan, Liu mengalami berbagai bentuk pelecehan. Ia dipaksa duduk di bangku kecil selama berjam-jam, dengan tempurung lututnya menempel di dinding dan punggungnya tegak. Selama beberapa bulan berturut-turut, ia tidak diizinkan untuk menyikat gigi, mencuci rambut dan badannya. Ia juga tidak diberi tisu toilet. Ia hanya diberi empat gelas kecil air minum dan empat kali izin ke toilet per hari. Porsi makanannya sedikit dan ia selalu lapar.

Liu kembali menjadi sasaran setelah suaminya terakhir kali ditangkap pada Juni 2023. Ia bersembunyi, dan keberadaannya hingga kini tidak diketahui.

Laporan Terkait :

Pensiunan Insinyur Berusia 68 Tahun Dipenjara Satu Tahun, Uang Pensiun Ditangguhkan

Pria Sichuan Ditangkap di Xinjiang, Keberadaannya Tidak Diketahui