(Minghui.org) Seorang praktisi berbagi cerita dengan rekan praktisi tentang tetangganya, seorang wanita berusia 80-an. Dia telah lama mengetahui bahwa Falun Dafa baik dan bahwa Partai Komunis Tiongkok telah menganiaya para praktisi sejak Juli 1999.

Tetangga itu dengan tulus percaya pada kalimat " Falun Dafa baik, Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar) baik" dan melafalkannya setiap kali ada kesempatan. Dia telah menderita tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun dan bergantung pada obat-obatan untuk mengendalikannya. Suatu hari, dia menyadari tekanan darahnya turun di bawah kisaran normal. Karena percaya bahwa melafalkan kata-kata yang mengandung kebenaran itu membantu meningkatkan kesehatannya, dia berhenti minum obat. Sejak itu, tekanan darahnya tetap normal. Hal ini memperdalam keyakinannya pada Falun Dafa.

Pada awal tahun 2020, putrinya dan seluruh keluarganya pergi ke Wuhan untuk merayakan Tahun Baru Imlek. Tak lama kemudian, wabah COVID-19 dimulai, dan kota itu diberlakukan karantina wilayah. Cucu perempuannya mengalami gejala, dan tak lama kemudian orang dewasa juga jatuh sakit. Mereka ragu untuk pergi ke rumah sakit karena pada saat itu, rumah sakit penuh sesak dan risiko penularan silang sangat tinggi. Dalam keputusasaan, putrinya menelepon ibunya untuk meminta bantuan. Wanita tua itu menyarankan agar seluruh keluarga dengan tulus melafalkan, "Falun Dafa baik, Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar) baik," dan meminta bantauan kepada Guru Li.

Seluruh keluarga mengikuti sarannya dan melafalkan kata-kata yang mengandung kebenaran sepanjang malam. Keesokan paginya, cucu perempuannya berkeringat dingin, demamnya mereda, dan dia mulai merasa lebih baik. Anggota keluarga lainnya juga merasakan kelegaan dari gejala-gejala mereka. Seluruh keluarga menyaksikan apa yang mereka yakini sebagai kekuatan ajaib Falun Dafa.

Selama masa karantina, mereka hanya memiliki sedikit makanan—hanya nasi dan kecap—dan tidak diizinkan keluar untuk membeli persediaan. Namun, hidup sederhana dengan mengonsumsi nasi yang dicampur kecap, sambil terus melafalkan kata-kata yang mengandung kebenaran, mereka tetap sehat. Seluruh keluarga tetap sangat berterima kasih kepada Guru dan Dafa.

Lebih Banyak Keajaiban Kesehatan

Kisah lain datang dari Provinsi Hubei, di mana tetangga seorang praktisi mengatakan penyakit Alzheimer-nya benar-benar hilang. Suatu hari di tahun 2005, ketika saya melewati rumah tetangga saya, dia berkata kepada saya, “Kita semua tahu bahwa mantan pemimpin Jiang Zemin adalah dalang di balik penganiayaan Falun Gong. Tetapi bagaimana dengan mereka yang saat ini berkuasa?”

Saya memberitahunya bahwa Guru berkata dalam puisi “Gelombang Merah Membuyar” bahwa “Demi kekuasaan tidak memedulikan muka 

Pejabat korup sedang menempuh cara yang penuh risiko.” (Hong Yin III)

Dia mengangguk dan berkata, “Itu benar. Sebentar lagi pabrik kami akan dijual, dan putra saya harus pindah ke kota lain untuk mencari pekerjaan. Selain itu, saya didiagnosis menderita penyakit Alzheimer, dan tidak ada yang bisa merawat saya. Kemudian saya menemukan selebaran Falun Gong yang menceritakan kisah orang-orang yang sembuh dari penyakit setelah dengan tulus melafalkan, “Falun Dafa baik, Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar) baik." Jadi saya mulai melafalkan kata-kata itu selama satu jam setiap pagi setelah bangun tidur. Setelah enam bulan, saya kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan, dan penyakit Alzheimer saya telah hilang sepenuhnya.” Saya sangat senang untuknya.

Dua puluh tahun kemudian, pada tahun 2025, saya melihat tetangga saya dan istrinya berjalan di jalan. Istrinya tampak jauh lebih tua dan kurang sehat daripada suaminya. Saya berkata kepadanya, “Anda tahu, kesehatan suami Anda membaik setelah dia melafalkan, “Falun Dafa baik, Zhen Shan Ren (Sejati Baik Sabar) baik.” Jika Anda juga melafalkannya dengan tulus, kesehatan Anda mungkin juga akan membaik. Istrinya setuju.

Lalu pagi ini, saya melihat pasangan itu sarapan bersama. Istrinya sekarang tampak sehat seperti suaminya. Keduanya memiliki kulit kemerahan dan penuh energi—Anda tidak akan pernah menduga mereka berusia 80-an. Dalam hati, saya berharap mereka akan terus percaya pada Falun Dafa dan menjalani jalan mereka dengan penuh keyakinan.