(Minghui.org) Praktisi berkumpul di Hamburg untuk merayakan Hari Falun Dafa Sedunia pada tanggal 13 Mei 2026, di dekat Elbphilharmonie. Mereka memperagakan latihan Dafa dan berbicara tentang bagaimana Falun Dafa mengubah hidup mereka.

Elbphilharmonie telah menjadi salah satu landmark Hamburg yang paling mencolok, terkenal karena arsitekturnya yang khas—perpaduan dramatis antara gudang bata bersejarah yang dimahkotai dengan struktur kaca berbentuk gelombang yang berkilauan, menjulang di atas pelabuhan seperti kristal raksasa. Pengunjung datang sepanjang tahun, tetapi hari libur dan malam hari benar-benar sangat ramai. Orang-orang dari seluruh dunia berkumpul di sini untuk menikmati pemandangan Pelabuhan Hamburg yang luas dan menyaksikan matahari terbenam di balik kota, menjadikannya salah satu atraksi Hamburg yang paling dicintai dan sering dikunjungi.

Pejalan kaki menerima selebaran tentang Falun Dafa. Saat acara hampir berakhir, pemandangan luar biasa pun terungkap—pelangi ganda membentang di langit malam yang berwarna merah muda, menambah ketenangan dan keindahan acara tersebut.

Praktisi memperagakan latihan Falun Dafa selama perayaan Hari Falun Dafa Sedunia di Hamburg. (Minghui.org)

Seorang musisi dari Inggris mengatakan bahwa melihat praktisi semuanya berpakaian kuning membangkitkan rasa ingin tahunya. Dia menjelaskan bahwa dia ingin berjalan-jalan di tepi pelabuhan selama istirahat konferensi yang dia hadiri, dan memperhatikan aktivitas praktisi tersebut.

“Saya menghabiskan beberapa minggu di Tiongkok, dekat Shanghai. Saya sangat menikmati budaya Tiongkok kuno,” katanya. Dia mengatakan akan mencari tahu lebih banyak tentang latihan tersebut dan mengeluarkan ponselnya untuk mengunjungi situs web Falun Dafa.

Falun Dafa Membantu Saya Menghadapi Tantangan

Silvia melakukan perangkat latihan Falun Dafa. (Minghui.org)

“Falun Dafa sangat penting bagi saya karena melalui Falun Dafa, saya menemukan jalan kultivasi saya dan jawaban atas banyak pertanyaan hidup,” kata Silvia. Prinsip Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar), serta mempelajari ajaran Falun Dafa membantunya menjalani kehidupan sehari-hari dan tantangan hidup dengan mudah.

Silvia mengatakan bahwa ia telah berubah “dari cemas, kelelahan, dan tidak percaya diri menjadi lebih berani, lebih kuat, dan lebih berdaya. Keluarga, teman, dan kolega saya juga memperhatikan transformasi positif ini, dan beberapa di antaranya cukup takjub. Kehidupan keluarga saya menjadi lebih harmonis, dan banyak aspek kehidupan saya menjadi lebih teratur.”

Ia merasa jauh lebih mudah membicarakan penganiayaan yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Tiongkok. “Saya terkejut betapa mudahnya beberapa hal terasa bagi saya hari ini—hal-hal yang dulunya tampak seperti rintangan yang tidak dapat teratasi.”

“Saya dengan tulus sangat berterima kasih kepada Guru dan Dafa—bukan hanya atas perlindungan dan pengalaman indah, tetapi juga atas cobaan dan tantangan sulit yang memungkinkan saya untuk meningkat. Terima kasih atas segalanya, Guru yang terhormat!”

Bersyukur kepada Guru karena Telah Melindungi Saya

Maryam dari Iran (Minghui.org)

Maryam, seorang wanita muda Iran, juga berpartisipasi dalam kegiatan untuk merayakan Hari Falun Dafa Sedunia. “Ketika saya pertama kali menghadiri acara belajar ajaran Falun Dafa bersama sepupu saya, saya masih sangat muda,” kenangnya, menambahkan bahwa pada saat itu, mereka memiliki sedikit pengalaman hidup dan tidak dapat benar-benar memahami banyak hal. Namun, karena energi positif dan praktisi yang ramah, mereka merasa bahwa “orang-orang ini— praktisi Falun Dafa—adalah orang-orang yang baik dan dapat dipercaya.”

“Bertahun-tahun telah berlalu sejak saat itu, dan saya ingin mengatakan bahwa hari-hari paling berharga dalam hidup saya adalah hari-hari di mana saya mampu maju di jalur Fa, ” kata Maryam.

Karena pembatasan internet terkait konflik di Iran, dia tidak memiliki kontak dengan praktisi Dafa di sana. Meskipun demikian, dia ingin mengirimkan salam hangatnya dari Jerman dan mengucapkan selamat atas Hari Falun Dafa Sedunia.

“Saya berharap, dalam keadaan apa pun, kita dapat tetap teguh di jalur Fa dan membuat Guru kita yang terhormat bangga,” katanya. “Saya ingin berterima kasih kepada Guru, yang selalu  hadir—dalam semua momen sulit dan bahagia dalam hidup saya—telah menjadi penghibur sejati. Terima kasih, Guru, karena telah ada untuk saya.”

Berharap Lebih Banyak Orang Mempelajari Falun Dafa

Petra bersyukur karena telah mampu berlatih Falun Dafa selama 22 tahun. Ia berkata, “Takdir mempertemukan saya dengan orang-orang yang merekomendasikan Falun Dafa kepada saya. Seorang rekan kerja memberi tahu saya tentang Falun Dafa dan bagaimana ia mendapatkan manfaat dari latihannya.”

Ia belum pernah mendengar tentang Falun Dafa sebelumnya, tetapi berpikiran terbuka dan ingin mencobanya. “Saya merasa bahwa nilai-nilai Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar) sangat penting saat ini, agar umat manusia dapat memiliki masa depan yang baik. Jika kita tidak menjunjung tinggi nilai-nilai ini, saya khawatir orang-orang akan kehilangan kompas moral mereka.”

Petra mengatakan ajaran Falun Dafa dan latihan-latihannya membantunya mengatasi kecemasan dan menjaga kesehatannya. “Saya tidak perlu minum obat apa pun, meskipun usia saya hampir 60 tahun,” katanya. Falun Dafa juga membantunya mendapatkan kejernihan pikiran yang lebih baik.

“Saya berharap lebih banyak orang lagi yang belajar tentang Falun Dafa,” pungkasnya.