(Minghui.org) Praktisi Falun Dafa mengadakan kegiatan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Belanda pada 10, 16, dan 17 Juni 2026, sebelum reses musim panas parlemen. Mereka memperkenalkan latihan spiritual dan meningkatkan kesadaran akan penganiayaan yang telah lama dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT). Iring-iringan kendaraan Misi Eropa Timur melintas di depan praktisi saat mengunjungi Parlemen Belanda.
Banyak anggota parlemen yang lewat mengatakan bahwa mereka telah menerima selebaran dan informasi lain tentang Falun Dafa. Mantan anggota parlemen Harry van Bommel memeluk seorang praktisi ketika ia pergi ke Gedung DPR untuk urusan pribadi.
Praktisi mengadakan kegiatan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Belanda pada 10, 16, dan 17 Juni 2026. (Minghui.org)
Misi Eropa Timur mengunjungi Parlemen Belanda sementara praktisi mengadakan kegiatan di luar gedung parlemen. (Minghui.org)
Konvoi kendaraan Misi Eropa Timur yang dikendarai oleh para praktisi. (Minghui.org)
Praktisi memasang spanduk di sepanjang sisi selatan Prinses Irenepad, tempat sementara Dewan Perwakilan Rakyat, dan di sisi utara Bezuidenhoutseweg.
Beberapa praktisi memperagakan latihan Falun Gong, menarik perhatian orang untuk berhenti dan menonton. Yang lain membagikan selebaran kepada orang-orang yang lewat, berbicara tentang penganiayaan di Tiongkok, dan mengumpulkan tanda tangan petisi.
Siswa SMP Mencoba Latihan
Seorang pejalan kaki memotret sebuah pajangan besar. (Minghui.org)
Sekelompok siswa dan guru mereka mencoba latihan Falun Dafa prangkat keempat. (Minghui.org)
Sekitar 20 siswa sekolah menengah mengunjungi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat pada sore hari 10 Juni, dan berhenti untuk menyaksikan peragaan latihan. Dua siswa laki-laki meniru gerakan tangan para praktisi, menarik perhatian guru mereka.
Ketika guru mengetahui bahwa Falun Dafa dapat melegakan pikiran dan tubuh, dia berkata, “Para murid belajar keras setiap hari. Bisakah mereka mencoba gerakan latihan yang menenangkan ini?”
Kemudian seluruh kelompok siswa dan guru mereka mempelajari latihan prangkat keempat dengan mengikuti gerakan seorang praktisi, termasuk seorang siswa yang mengatakan bahwa ia merasa segar kembali.
Pemuda Belanda: “Apa yang Harus Dilakukan Orang Tionghoa yang Tidak Berkeyakinan?”
Seorang pemuda Belanda berbincang dengan seorang praktisi tentang perjalanannya baru-baru ini ke Tiongkok daratan. Ia juga menghabiskan enam bulan di Taiwan. Ia mengatakan bahwa tidak ada kebebasan di Tiongkok daratan, dan orang-orang di sana fokus pada mencari uang dan berbelanja tanpa keyakinan spiritual. Pengalaman ini membuatnya khawatir, dan ia bertanya, "Apa yang harus dilakukan orang Tiongkok yang tidak memiliki keyakinan?"
Praktisi tersebut mengatakan bahwa rakyat Tiongkok menjalani kehidupan yang sulit di bawah kendali PKT, dan moralitas menurun akibat pencucian otak oleh rezim tersebut. Orang-orang di sana hanya dapat memiliki kehidupan yang benar-benar baik dengan mundur dari PKT. Pemuda itu mengerti dan setuju. Dia mendorong praktisi untuk terus berupaya meningkatkan kesadaran tentang pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan PKT.
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org









