(Minghui.org) Selama lebih dari 20 tahun, praktisi Falun Dafa telah mengadakan acara berbagi informasi setiap minggu di berbagai kota di Rumania. Seiring waktu, upaya mereka bersama dengan upaya praktisi di seluruh dunia telah membuahkan hasil: semakin banyak orang yang mengetahui tentang Falun Dafa dan penganiayaan Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Tiongkok.
Pada kegiatan informasi di Brasov pada tanggal 23 Mei, banyak orang menandatangani petisi yang menyerukan diakhirinya penganiayaan. Mereka juga mendorong praktisi untuk terus meningkatkan kesadaran tentang kekejaman yang terjadi di Tiongkok.
Musisi: Praktisi Memperjuangkan Sesuatu yang “Layak Diperjuangkan”
Andrei, seorang musisi, mampir ke stan para praktisi karena Ia pernah menonton film dokumenter tentang penganiayaan Falun Dafa bertahun-tahun yang lalu. Dia berkata, “Saya sudah mengetahuinya selama bertahun-tahun. Saya telah melihat [upaya Anda] di seluruh dunia, dan saya juga telah melihat stan seperti ini dan saya selalu menandatangani petisi.”
Ia mengatakan bahwa orang-orang harus mendiskusikan penganiayaan tersebut, dan menandatangani petisi adalah cara mudah bagi orang-orang untuk menunjukkan dukungan mereka. Andrei berkata, “Mereka tidak meminta apa pun selain tanda tangan Anda. Saya pikir tanda tangan adalah hal terkecil yang dapat kita lakukan. Tujuannya sangat penting.”
Ia juga memuji prinsip-prinsip Falun Dafa yang digunakan para praktisi untuk membimbing hidup mereka: Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar).
Dia menambahkan, “Mengingat kita berada di Rumania, saya percaya nilai-nilai ini sejalan dengan agama Kristen yang dominan di sini, dan saya percaya bahwa pada akhirnya, nilai-nilai ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan setiap orang—artinya setiap orang baik, setiap orang biasa memiliki hati yang baik, dalam diri mereka sendiri, dan jelas bahwa semua orang menginginkan [prinsip-prinsip ini], bukan?”
Ia memuji upaya gigih praktisi dan mendorong mereka untuk terus maju, “Semua gerakan dalam sejarah, semua gerakan di mana orang-orang dianiaya, ternyata mereka dianiaya karena mereka benar. Mereka mengatakan yang sebenarnya. Jadi jika itu bukan sesuatu yang penting dan tidak ada yang menentangnya, mereka akan membiarkannya saja, ... mereka akan diabaikan begitu saja.
Dia mengungkapkan, “Tetapi fakta bahwa [praktisi] menjadi sasaran, itu berarti ada sesuatu di sana yang layak diperjuangkan.”
Falun Dafa Membantu Orang Berkembang
Mihai Miron, yang bekerja di bidang IT, senang bertemu dengan praktisi setelah mengetahui kesulitan yang mereka alami. Dia mengatakan bahwa dia pernah menyaksikan pertunjukan Shen Yun pada tahun 2019 ketika dia tinggal di Inggris.

Mihai Miron menandatangani petisi untuk mengakhiri penganiayaan terhadap Falun Dafa. (Minghui.org)
Mihai berkata, “Saya menyaksikan pertunjukan Shen Yun itu dan saya sangat terkesan. Saya sangat menikmatinya. Saya tidak menyangka akan sangat menyukainya dan itu benar-benar kesempatan yang bagus untuk mempelajari lebih lanjut tentang orang-orang Tiongkok dan tradisi spiritual mereka—terutama Falun Dafa. Saya sangat senang Anda ada di sini, sehingga orang Rumania dapat belajar tentang [Falun Dafa].”
Setelah menyaksikan Shen Yun, Miron melakukan penelitian sendiri tentang penganiayaan Falun Dafa. Dia mengatakan bahwa dia "merasa ngeri" dengan penyalahgunaan kekuasaan PKT dalam skala besar terhadap warganya sendiri.
Mihai berkata, “Saya mendukung praktisi dan rakyat Tiongkok serta mereka yang mewakili di luar perbatasan Tiongkok, agar mereka menemukan pemahaman dan belas kasih, empati dari pemerintah Tiongkok, sehingga mereka dapat menikmati kebebasan hati nurani dan keyakinan.”
Ia mengatakan Shen Yun datang pada waktu yang tepat ketika Ia sedang dalam "pencarian spiritual" untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan hidupnya sendiri. Pertunjukan itu membuka pikirannya terhadap perspektif spiritual baru. Mihai berkata, “Saya dapat mengagumi dan mengamati tradisi masyarakat Tiongkok yang telah berlangsung lebih dari 2.000 tahun dan bukan dimulai pada tahun 1949 atau dengan Long March Mao. Mereka memiliki tradisi dan saya sangat menyukai bahwa mereka membahas bagian ini dalam pertunjukan tersebut dan ada unsur-unsur tradisi di dalamnya.”
Ia yakin bahwa rakyat Tiongkok akan memperoleh banyak keuntungan jika Falun Dafa diizinkan sekali lagi untuk dilatih secara bebas di masyarakat mereka: “Di alam spiritual, gerakan Falun Gong juga bertujuan untuk membantu orang-orang berkembang. Seperti pepatah mengatakan bahwa sebatang kayu kecil dapat menumbangkan gerobak besar, saya yakin bahwa Tuhan dan Sang Pencipta menerima upaya dan penderitaan [praktisi Tiongkok] serta segala sesuatu yang mereka lakukan di sana, dan mereka akan menang. Jangan menyerah; kita akan menang.”
Zhen-Shan -Ren (Sejati, Baik, Sabar) Adalah “Nilai-Nilai Dewa”
Corina Chirilă mempelajari Falun Dafa selama pandemi COVID dan merasa ngeri dengan kebrutalan metode PKT yang digunakan untuk menganiaya para praktisi. Ia berkata, “Saya telah melihat beberapa video mengejutkan tentang pengambilan organ secara paksa dari anggota komunitas ini. Komunisme membawa hal-hal yang sangat buruk, yang juga menimpa kami orang Rumania.”

Corina Chirilă mampir ke stan informasi untuk berbicara dengan para praktisi di Brasov pada 23 Mei 2026. (Minghui.org)
Ia juga memandang tiga prinsip Falun Dafa sebagai mercusuar harapan dalam masyarakat yang menurutnya semakin kacau. Chirilă berkata,“Dengan kondisi masyarakat saat ini, umat manusia mampu menyalibkan Kristus untuk kedua kalinya, karena kejahatan di dunia—selama kebaikan tidak berbuat apa-apa, kejahatan ini akan terus berlipat ganda. Selama [prinsip-prinsip ini] dapat dilatih, ini hanya dapat menjadi nilai-nilai Dewa. Itu sangat bergantung pada setiap individu, pada hati setiap orang untuk mengikuti jalan ini.”
Ia menambahkan,“Kegiatan ini adalah cara bagi pengikut Falun Dafa untuk menyatukan hati orang-orang demi perdamaian, belas kasih, dan toleransi.”
Corina juga menyampaikan pesan kepada praktisi di Tiongkok: “Biarkan mereka memiliki martabat, bersatu, dan sangat bertekad untuk mengubah sesuatu di negara mereka.”
Anak-Anak Mempelajari Latihan Falun Dafa
Radu, yang berlatih Falun Dafa, mengatakan bahwa anak-anak sering datang ke taman tempat dia berlatih, ditemani oleh orang tua mereka. Beberapa dari mereka telah bergabung dengannya dan mempelajari latihan tersebut.

Alexandra (kiri) dan Radu melakukan latihan Falun Dafa bersama di sebuah taman di Brasov pada 23 Mei 2026. (Minghui.org)
Radu berkata, “Hari ini, di taman, seorang gadis berusia 8 tahun duduk dalam posisi lotus di sebelah saya dan berlatih gerakan kelima. Namanya Alexandra, dan ini kedua kalinya dia datang untuk berlatih gerakan. Terakhir kali, dia berlatih empat gerakan pertama bersama empat anak lainnya.”
Seluruh konten dilindungi oleh hak cipta © 1999-2026 Minghui.org